Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
90


__ADS_3

"Oma kenapa Opa belum pulang juga?, Apa opa akan lama disana?" tanya Desya merindukan Opanya.


"Opa masih ada kerjaan disana sayang,


nanti kita coba telepon Oppa,mau..?" ucap Amira menanyakan Cucu perempuannya.


"Mau Oma,sekarang aja oma.Aku mau lihat Opa sedang apa sekarang?" ucap Desya meminta Amira menghubungi Andreu saat itu juga.


"Baiklah,Oma coba hubungi Opa kamu dulu." Ucap Amira mengambil ponselnya mencoba menghubungi suaminya.


"Hallo Honey..,Aku merindukanmu." jawab Andreu.


"Hubby ada Desya,dia ingin bicara sama kamu,Apa kamu lagi sibuk?." tanya Amira.


"Baiklah,Tidak lagi sibuk,Alihkan." Ucap Andreu lalu menyuruh istrinya mengalihkan teleponnya menjadi vedio call.


"Opa...,Opa kapan pulang,?,Desya rindu Opa."Ucap Desya sangat senang sekali melihat wajah Opanya.


"Nanti malam Opa balik sayang?,Cucu Opa yang cantik ini lagi apa sama Oma cantiknya Hmm..?" Ucap Andreu.


"Desya lagi main rumah rumahan sama Oma Opa,kakak nggak mau main sama Adek." Ucap Desya mengadu dengan Andreu.


"Hubby benaran mau pulang nanti malam?" tanya Amira.


"Iya nanti malam jadwal keberangkatanku.Kalian baik baik saja kan disana.?" ucap Andreu lalu menanyakan keadaan istrinya dan cucu cucunya.


"Kami baik baik saja Hubby. Hanya saja cucu lelakimu,dia hari ini Sangat murung sekali wajahnya." Ucap Amira lalu memberitahu mengenai keadaan Dean.


"Dimana Dia?" tanya Andreu.


"Di kamarnya Hubby."


"Apa ada sesuatu yang terjadi membuatnya kesal Honey?" ucap Andreu menanyakan Dean.


"Desya tadi pukul kakak Opa,Kakak bantingin poto mamy sama daddy Opa." jawab Desya membuat Andreu disana mengerut keningnya.


"Itu memang benar hubby,Dean membuang poto Juandra dan keyra kelantai yang membuat kacanya poto itu berhamburan di lantai.Aku sudah menanyakan kenapa dia membantingnya tapi dia selalu tidak mau menjawabku hubby." jelas Amira.


"Berikan ponsel ini padanya,aku mau bicara dengannya." Ucap Andreu.


"Kamu disini dulu ya sayang Oma mau menemui kakak kamu dulu." Ucap Amira yang di angguki Desya kepalanya.


"Baik Oma." jawabnya.


Amira bangun lalu berjalan menuju kamar Dean.Amira membuka sedikit pintu kamar cucunya.

__ADS_1


"Oma boleh masuk sayang?" tanya Amira,dan seperti biasanya Dean tidak mau menjawab ucapan Omanya. Dengan perlahan Amira masuk berjalan mendekati Cucunya yang saat itu tengah memainkan robot mainannya.


"Ini Ada Opa telepon,Opa mau bicara dengan kakak." Ucap Amira lalu mengarah ponselnya kearah wajah dingin cucunya.


"Hey Boy..,Are you okey...?" Tanya Andreu.


"Can Opa see if i'm okay?." jawab Dean dengan wajah dinginnya,sedangkan Andreu,dia tersenyum kepada Cucunya.


"Honey tinggalkan kami berdua." Ucap Andreu menyuruh istrinya keluar karena dia ingin bicara berdua dengan cucunya itu.


"Ia hubby." jawab Amira lalu memberikan ponselnya kearah Dean,setelah itu Amira membawa suster Dean keluar dari kamar itu.


"Opa." terdengar suara sendu cucunya. Andreu sudah mengetahui jika Cucunya itu ingin mengatakan sesuatu padanya.


"Ada apa Boy?,tadi Oma bilang kamu membuang poto Mamy sama daddy,


kenapa?,Cerita sama Opa.." Tanya Andreu.


"Dean tidak menyukainya Opa." jawab Dean yang lansung di mengerti Andreu arti dari jawaban cucunya,Dean selalu mengira jika Juandra hanya memperdulikan mamy mereka dan juga pekerjaan saja.


"Dean kalau mamy bisa kembali apa yang mau Dean katakan?" Tanya Andreu.


"Apa mungkin mamy bisa kembali?." tanya Dean balik.


"Kalau bisa kembali bagaimana?" ucap Andreu kembali balik bertanya pada cucunya.


"Tentu saja boy,Doakan selalu mamy supaya mamy Dean bisa kembali sama Dean sama Adek." ucap Andreu.


"Baik Opa."


"Opa malam ini pulang." ucap Andreu lalu memberitahu kepulangannya.


"Baik Opa.Opa masih di tempat Aunty?" ucap Dean lalu menanyakan Ayura.


"Ia Tapi Opa masih di luar,aunty mu di rumah Boy,Ada apa?." Ucap Andreu.


"Baiklah Opa.tidak ada Opa."jawabnya.


"Baiklah,pergi temui Oma dan adikmu minta maaf pada Adikmu boy,oke." ucap Andreu.


"Oke Opa,By."


Andreu mematikan sambungan telepon bersama cucunya.Dia sudah puas berjalan mengelilingi ibu Kota Negara tersebut diantar Anak buah Gerson. Kini Dia kembali menuju rumah Ayura.


"Oma.." panggil Dean.

__ADS_1


"Ia sayang.."


Dean menatap Deysa yang tengah asik bermain dengan susternya,Dean mendekati Deysa lalu mengulurkan tangannya.


"Kakak minta maaf." ucapnya. Desya belum menyambut uluran tangannya tapi dia menatap kakaknya.


"Berjanjilah kakak tidak melakukan itu lagi." Ucap Desya.


"Emm.aku berjanji." Ucap Dean membuat Desya lansung memeluk tubuh kakaknya sampai terhuyung kebelakang. untungnya suster lansung memegang tubuh Dean dan Deysa.


"Desya memaafkan kakak." ucap Desya.


"Ia." jawab Dean lalu melepaskan pelukan adiknya.


"Aku mau kekamar lagi Oma." pamitnya lalu berjalan menuju kamarnya.


Amira hanya tersenyum melihat Cucunya yang satu itu.


Aku ingin menyakinkan hatiku jika mamy kalian masih hidup,tapi apa yang harus aku lakukan jika semua bukti mengarahkan harus percaya mamy kalian memang sudah tiada.semoga hubby bisa mencari kebenaran dalam masalah sudah berlalu ini menjadi lebih terang lagi supaya hati ini lebih tenang dan bisa benar benar mengiklaskan kepergia mamy kalian.


Batin Amira bicara dengan matanya menatap cucu perempuannya yang sedang asik bermain.


"Sayang Mainnya sama suster ya,Oma mau siapkan makanan dulu untuk kalian makan malam nanti ya." Ucap Amira.


"Baik Oma.jangan lupa Ayam Gorengku Oma dan kebab kesukaan mamy." Ucapnya.


"Tentu saja sayang." jawab Amira lalu keluar dari ruangan bermain Cucunya.


"Mbak.."Ucap Maora melihat Ami berjalan menuju dapur.


"Kamu kenapa pucat sekali,kamu sakit?" ucap Amira lansung memeriksa kening dan tubuh Maora .


"Nggak mbak,pusing aja kepalaku.Aku mau ambilin minum." jawab Maora.


"Kalau pusing kenapa keluar kamar,kan bisa manggilin bibik antar minum.Ayo aku antar kamu kekamar lagi." Ucap Amira lalu membawa Maora menuju kamarnya lagi.sampai di dalam kamar Amira membantu Maora berbaring menyandar.


"Mbak.Aku tadi bermimpi ketemu keyra mbak,tapi dia nggak kenal aku mbak,dia nggak kenal kita semua.Karena itulah aku bangun terkaget,inilah yang membuat kepala aku lansung pusing. Apa maksud mimpi ini mbak?,sudah lama dia ninggalin kita dan baru tadi datang dalam mimpi aku." ucap Maora menceritakan mimpinya kepada Amira membuat Amira terdiam.


"Aku juga tidak tau Maora,pertanda apakah ini?.ya sudah kamu beristirhatlah Aku mau kedapur lagi menyiapkan makan malam untuk kita. Nanti makan malam kamu di bawa kekamar saja,entar bibik antarkan." Ucap Amira.


"Ia Mbak." Jawab Maora.


Amira keluar dari kamar adik iparnya itu menuju ruang dapur ingin memberitahu bibik pelayan menyiapkan menu makan malam mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca dan setia menanti setiap lanjutan Episode Novelku ini,bantu like dan komentar yang baik biar Author semangat Update,jika ada salah ketik nanti akan di perbaiki tulisannya.🙏🙏


__ADS_2