
Di tengah perjalanan mereka,keyra bingung dengan juandra yang tadi mengatakan mau mengantarnya pulang tetapi arah jalan mereka berbeda.
"kak kita mau kemana?,jalan rumahku kan dari belok kiri sana?,kenapa ini lurus.?" tanya keyra.
"Kita akan menuju kesuatu tempat" jawab juandra yang membuat keyra menatap kearah juandra.
apa yang kak juan rencanakan ya?
Guman keyra dalam hatinya.juandra mengetahui apa yang baru saja keyra katakan dalam hatinya.
"Duduklah tenang,apa kau mengira aku menculik calon istriku sendiri?" tanya juandra.
"Tidak.bukan begitu kak hanya saja aku penasaran saja" jawab keya.
"Sebentar lagi kamu akan mengetahuinya." jawab juandra lalu kembali pokus menyetir mobilnya.tidak lama mereka sampai di tempat yang mereka tuju sebuah Restoran bernuansa alam,Juandra melajukan lagi mobilnya masuk melewati restoran itu. Sampai disana keyra menganggumi Taman Buatan itu.
"Ayo.." ajak Juandra berjalan dengan keyra di sampingnya.
"Papa..mama? Kalian disini?"ucap keyra melihat papa mamanya berada disana
,begitu juga kedua orangtua juandra.
"Iya..,kami di suruh juandra kemari." ucap papanya,mendengar itu keyra melihat kearah juandra yang sudah duduk di dekat daddynya.
"Duduklah sayang.." ucap amira menyuruh keyra duduk,dia pun duduk mendekati juandra dan di sebelahnya ada papanya.
"Kenapa kamu menyuruh kami kemari son..?" Tanya Andreu kepada putranya, juandra belum menjawab ucapan papinya,tetapi dia melihat kearah keyra perlahan mengambil tangan keyra lalu mengangkatnya di hadapan mereka,
membuat mereka berempat terkejut.
"Keyra menerima lamaranku." jawab juandra yang membuat Andreu dan Dio saling pandang,kemudian mereka semua tersenyum.
"keyra.. Benarkah putra tante melamar kamu sayang?" tanya amira,mendengar pertanyaan itu keyra menganggukan kepalanya.
"Iya tante,kak juan melamarku." jawab keyra dengan wajahnya lansung bersemu merah.
"Apa dia memaksamu menerima lamaran ini?"Tanya Andreu.
"Pertanyaan macam apa itu pi?,untuk apa aku memaksa dia.." ucap juandra kesal.
"papi hanya bertanya,siapa tau kamu memaksa dia.." jawab papinya.
"papa mama,om tante..,keyra sama sekali tidak terpaksa menerima lamaran kak juan.kak juan juga tidak memaksa keyra." ungkap keyra dengan malu malu. Mendengar itu mereka berempat tersenyum bahagia.
__ADS_1
"Tidak ku sangka kita akan besanan And.." ucap Dio tidak pernah menyangka putrinya akan menjadi bagian keluarga Gilbert.
"Hmm..,kau benar. ternyata putrimu lah yang bisa mencairkan batu es kami ini" ucap andreu melirik kearah juandra. Sedangkan amira dan elisa tadi lansung berpelukan mengetahui kabar kedua anaknya.
"Ahkirnya aku akan memiliki menantu,yaitu putrimu mbak.." ucap amura senang.
"Aku juga ami..,kita akan jadi besan.." ucap elisa bahagia. Lalu melepaskan pelukan itu.
selamat ya sayang.." ucap amira memegang tangan keyra.
"Iya Tante.."jawabnya.
"jadi gimana?,apa kalian akan tunangan dulu atau lansung menikah?" tanya amira pada putranya.
"Om,Tante..juandra akan menikahi keyra secepatnya tapi tidak membuat resepsi pernikahan ataupun memperkenalkan keyra istri saya di publik untuk semantara waktu.apa kalian keberatan?" ucapan juandra membuat elisa,Dio dan keyra terdiam.
"Bisa katakan alasannya kenapa kau tidak membuat resepsi pernikahan ini..?" tanya Dio sebagai papanya keyra dia sangat ingin mengetahui alasannya.
Juandra belum menjawab tapi dia melirik kearah papinya.
"Katakan saja,Mereka pasti akan mengerti." ucap Andreu menyuruh menceritakan identitasnya.
"Om pernah mendengar king of the black world? Itu adalah sebutan untukku.
Putranya Zurd sampai sekarang masih mengintai keluarga Gilbert,aku tidak bisa membunuhnya dengan mudah karena dia mendapatkan perlindungan dari Negara A." jelas juandra membuat Dio yang juga istri dan putrinya terkejut.
"Itu juga Alasanku tidak memimpin klan Papi yang sekarang di percayakan sama om Hansel." sambung juandra lagi.
"Kenapa kau tidak menceritakan masalah ini padaku And..?" tanya Dio masih dalam keterkejutannya.
"Aku tidak bisa,karena ini permintaan putraku. Apa kau ingin membatalkan pernikahan putrimu dengan putraku?" ucap Andreu.
"Tidak.Bukan begitu.maksudku kenapa kau tidak menceritakan kalau Zurd memiliki putra..?" tanya Dio.
"Waktu itu aku berpikir dia yang masih balita tidak mungkin akan mungkin begini jadinya,tapi aku salah." ucap Andreu.
"Kau menghuatirkan putrimu menjadi istri putraku..?" tanya andreu kepada sehabatnya itu.
"Tentu saja aku kuatir And,putriku akan menikah Dengan putra tunggal Keluarga Gilbert,keluarga yang sangat berpergaruh di dunia,Negara mana tidak mengenal kalian,keyra akan menikahi pemimpin mafia seluruh negara.apa aku tidak bisa kuatir soal ini.?"Dio menarik napasnya melihat kearah putrinya yang terdiam.
"Keyra..papa sama mama menyerahkan semua keputusan sama kamu,karena yang akan menjalankan pernikahan ini kamu, apa kamu sudah siap menerima juandra dengan statusnya serta pekerjaannya..?" ucap Dio kepada putrinya,sedangkan keyra masih terdiam lalu dia melihat kearah juandra yang sejak tadi melihat kearahnya. Keyra kemudian melihat kearah Andreu dan amira yang saat itu melihat kearahnya juga menunggu jawaban darinya. Keyra tersenyum kearah mereka semua.
"Aku siap menikah dengan kak juan, aku akan menerima semua keputusan kak juan dengan pernikahan ini,aku tidak keberatan mengenai pernikahan kami tidak di publikasikan." jawab keyra dengan tenang.
__ADS_1
Mereka semua mendengarnya lansung tersenyum,papanya lansung memeluk tubuhnya dengan melihat kearah juandra.
"Juan..keyra putriku satu satunya,bisa kau berjanji padaku untuk selalu membahagiakan dia,dari kecil hingga sekarang kami tidak memperlakukan dia dengan kasar apalagi membentaknya,jika suatu saat kalian memiliki masalah yang tidak bisa kalian selesaikan,antar dia pulang dengan baik baik kepadaku." pesan Dio yang membuat keyra menangis dalam pelukan papanya.
"Om tenang saja,aku akan mengingat apa yang om katakan. Aku akan membuktikan kebahagian putrimu denganku." ucap Juandra menanggapi apa yang Dio katakan padanya.
"Hm.Om percaya sama kamu," ucap Dio tersenyum dengan menepuk pundak Juandra.disisi lain amira dan elisa kembali berpelukan mendengar itu karena terharu. Dio mengangkat wajah keyra untuk mengusap air mata putrinya.
"Son pernikahan kalian kapan akan di laksanakan?" tanya Andreu.
"Minggu ini saja pi" jawab juandra.
"Apa? Mi..minggu ini..?" tanya keyra terkejut.
"Hm..kamu keberatan..?" tanya juandra kepada keyra.
"Apa tidak terlalu cepat son..?" tanya mamynya.
"Tidak mam." mendengar itu Andreu dan Dio tersenyum.
"Jangan berpikir aku seperti kalian papi dan papa mertua?" serkah juandra membuat mereka berdua semakin tersenyum.
"Kalau bukan cepat melakukan itu lalu apa lagi?" tanya papinya.
"Papi lupa memberikan aku pekerjaan sangat banyak,dan bulan depan ini aku harus kembali ke Negara G mengurus pekerjaanku." ucap juandra yang hari ini mulai banyak bicara.
"Kau memiliki pekerjaan lain juan?" tanya Dio penasaran.
"Iya Om." mendengar itu Dio melirik kearah Andreu meminta penjelasan.
"Dia membuka usaha yang sekarang sangat terkenal di Negara itu,semua karyawannya dia ambil dari anak jalanan dan orang yang tidak bersekolah." jelas Andreu membuat dia mengangumi Juandra.
"Wow..itu benar benar sangat bagus juandra." puji Dio yang di angguki juandra.
"Mengenai pernikahan kalian,maunya dimana dilaksanakannya son?" tanya papinya lagi.
"Om boleh keyra yang menentukan tempatnya." ucap keyra.
"Bisa..,kamu mau dimana?" tanya Andreu.
"Keyra mau di rumah saja om." jawab keyra.
"Bagaimana juan?" tanya Papinya mengenai keputusan keyra yang memilih rumahnya untuk pernikahan mereka.
__ADS_1
"Juan setuju saja pi." ucap Juandra, lalu kemudian mereka mengobrol bersama mengenai pernikahan juandra dan Keyra.