Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
75


__ADS_3

Hari ini keberangkatan Juandra bersama istrinya dan mertuanya keNegara B untuk menghadiri acara pernikahan Bareil dan Sofia hari lusanya.


"Pa lihat putrimu,bawa makanan sebanyak ini.." Ucap Mama Elisa sambil mengelengkan kepalanya melihat kelakuan putrinya semenjak hamil.


"Biarkan saja,Ibu hamil pasti ada saja tingkahnya,sama seperti kamu dulu." Ucap Dio.


"Hmm iya juga sih." ucap Elisa.


Di mobil lain,juandra terus melihat kearah istrinya yang masih mengunyah makanannya.


"baby sudah ya makannya,kamu udah banyak memakannya." Ucap juandra menyuruh istrinya berhenti memakan cemilannya karena sudah terlalu banyak yang dia makan.


"Tapi nanti aku mau lagi ya suamiku" ucap keyra.


"Iya nanti,ini kamu sudah menghabiskan kripiknya sudah tiga bungkus baby." ucap Juandra.


Semenjak hamil istrinya meningkat sekali napsu makannya.


Mereka sudah dalam perjalanan menuju bandara. Setelah sampai disana,mereka lansung masuk Kedalam pesawat pribadi milik keluarga Gilbert,setelah semuanya sudah siap,mereka lansung berangkat karena perjalanan mereka cukup jauh jarak yang mereka tempuh.


*


*


*


Di Negara B,


Persiapan acara pernikahan Bareil dan sofia sudah rampung 99% persiapannya,


Hotel yang akan menjadi tempat berlansungnya acara resepsi pernikahan mereka berdua sangat di jaga ketat oleh anak buah Juandra,dan pihak berwajib Negara itu.Disana juga sudah di tempati seluruh keluarga Sofia yang sudah Duluan datang keNegara itu.


Di dalam kamar Sofia,Bareil sedang membantu tunangannya untuk meminum obatnya setelah sebelumnya mereka sarapan bersama.


"Minum obatmu dulu." Ucap Bareil memberikan obat kepada tunangannya,


sofia menyambutnya lalu meminumnya.


"Terimakasih B." Ucap Sofia.


"Hmm..,Mau jalan jalan pagi..?" tanya Bereil.


"Boleh,aku juga bosan di dalam kamar terus." jawab Sofia.

__ADS_1


Mereka berdua keluar dari kamar,


Bareil mendorong kursi roda tunangannya turun kebawah menuju taman belakang.


"Selamat pagi Oma,Opa.." sapa Bareil kepada kakek nenek dari mamanya.


"Pagi juga B.kalian berdua mau kemana..?" tanya Oma Tarisa.


"Aku mau membawa Sofia pergi ketaman oma,biar dia tidak bosan di rumah." jawab Bareil.


"Baiklah,pergilah." ucap Oma tarisa.


"Iya Oma,kami permisi oma, opa." ucap Bareil lalu kembali mendorong kursi roda milik Sofia menuju taman belakang.


"Ami cucu menantu kita sudah berangkat belum mereka?" Tanya mommy tarisa kepada Amira yang baru saja meletakan minum dan kue kearah mertuanya.


"sudah mam,palingan nanti sore datangnya." jawab Amira.


"Hmm iyalah,mommy sudah tidak sabar bertemu keyra,mommy merindukan keyra." ucapnya.


"Iya mam,amira juga. Ami mau kedapur lagi ya Mam mau antarkan minuman untuk suamiku.." mommy hanya menganggukan kepalanya. Amira pergi kedapur ikut bergabung dengan maora dan calon Besanya sedang ikut bersama pelayan memasak.


"Juand sama istri sudah berangkat kak?" tanya maora.


"Sudah,mereka belum lama berangkat." jawab Amira.


"Sudah Beres semuanya,kakak tenang saja." jawab Maora.


"Baiklah,kakak mau antar ini keruang kerja kakak kamu." ucap Amira.


"Iya kak." jawab Maora.


Amira berjalan menuju ruang kerja suaminya,sampainya di depan pintu Amira lansung masuk kedalam.


"Hubby.." panggil Amira sampai di ruangan suaminya. Amira meletakan kopi tersebut di atas meja suaminya.


"Ini kopinya hubby."


"kemarilah." Amira mendekati suaminya.


Andreu mendudukan istrinya di atas pangkuannya.


"kamu sibuk sekali disini,Aku sampai di lupakan." Ucap Andreu.

__ADS_1


Mendengar itu Amira tersenyum kearah suaminya.


"suamiku ini tidak pernah berubah,Aku ikut maora menyiapkan makan siang,aku juga melihat sayuran untuk menantu kita,kamu taulah putramu itu gimana dia menjaga istrinya." Ucap Amira.


"Hmm..sama sepertiku." Andreu memegang kedua pipi istrinya.


Cup..dia mencium bibir istrinya dengan sangat lembut,Amira mengulurkan tangannya keleher suaminya,dia pun membalas ciuman suaminya yang selalu membuatnya mabuk kepayang itu. Berapa menit kemudian dia melepaskan cium itu lalu mengangkat tubuh mungil istrinya berpindah kearah sofa.


"Hubby.." panggil Amira.


"Pagi ini aku belum mendapatkan sarapan yang membuatku kenyang honey." Andreu kembali mendudukan istrinya di atas pangkuannya,dia kembali mencium istrinya dengan tangannya mengangkat baju yang istrinya pakai naik keatas dan melepaskannya.ciumannya mulai turun kebawah sampailah dia kepuncak Gunung istrinya dan lansung menyesapnya dengan kuat.


Ahh.."Suamiku.."


******* pun keluar dari mulut Amira karena ulah suaminya. Amira membuka baju suaminya lalu melemparnya kebawah. Andreu mengangkat tubuh istrinya lalu membaringkannya di sofa besar itu,dia mulai melepaskan celananya dan juga milik istrinya. Andreu memanahkan Ular cobranya kedepan milik istrinya lalu memainkannya membuat Amira merecau hebat meminta suaminya segera memasukannya kedalam miliknya. Andreu kembali mencium istrinya sambil di bawah perlahan memasukan Ular Cobranya kedalam sarangnya.


Ahhh.."Milikmu selalu membuatku ingin dan ingin honey." recau andreu mulai memaju mundur kayuhannya. Pertempuran panas pasangan yang sudah tidak muda lagi itu terjadi di Pagi itu,Andreu sampai mengulangnya beberapa kali sampai waktu sudah lewat makan siang andreu belum juga menyudahi permainanya dengan istrinya.


Di luar Nathan baru saja datang kerumah,dia lansung mencari istrinya. Ternyata mereka semua sedang makan siang Bersama.


"Sayang..." Nathan lansung mengecup bibir istrinya tampa memperdulikan mereka semua melihat apa yang di lakukannya.


"Kamu ini nggak lihat apa,besan kamu sama menantu kamu." bisik Maora.


"Aku tidak perduli." jawab nathan lalu meminum air putih di gelas istrinya.


"Dimana kak Andreu dan istrinya.?" tanya Nathan melihat di meja makan hanya ada papa mama mertuanya,calon Besannya, Bareil dan tunangannya dan juga papanya nathan.


"Kamu seperti tidak tau saja kakakmu nathan,dia kan' semakin Tua semakin Hot sama istrinya." Ucap Mommy tarisa membuat papa mama Sofia saling pandang,begitu juga sofia menatap kearah Bareil yang saat itu mengedipkan matanya kearah sofia membuat sofia tersenyum malu.


Mendengar itu nathan lansung mengerti lalu Dia duduk di dekat istrinya.


"Mau apa?,makan?,sana mandi dulu,papa itu baru saja datang dari luar pa." ucap Maora mengomeli suaminya,terpaksa nathan mengikuti ucapan istrinya takutnya nanti dia di suruh tidur di luar lagi.


"Saya permisi dulu" Ucap Nathan lalu berjalan menuju menuju kamarnya.


"Tidak usah heran ya Tuan wilson,


keluarga kami memang begini kalau bermesraan tidak tau tempat atau jamnya." Ucap Opa jhon.


"Bukan keluargamu saja jhon,Kami juga begitu." Ucap Papa mertua maora.


Kemudian mereka tertawa bersama di tengah makan siang bersama itu.

__ADS_1



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.


__ADS_2