
"Kamu bersembunyi dulu di belakangku baby." Ucap Juandra yang di iyakan Keyra.
Mereka berdua berjalan perlahan mendekati keluarganya,dengan mata keyra masih di tutup dengan kain.
Sampainya di depan mereka,perlahan Juandra menepi kearah samping istrinya.
Juandra pun membuka pelan pelan kain yang menutupi mata istrinya.
"Bukalah matamu baby.." Ucap juandra.
Perlahan lahan Keyra membuka matanya,saat itu juga dia lansung melihat keseluruh keluarganya.
Deg! Mereka semua sangat terkejut melihat keyra,apalagi Elisa Mamanya lansung meneteskan air matanya. Begitu bercampur aduknya perasaan mereka saat itu.
"Mamy..." Guman Dean dan Desya bersamaan.
"Maaamy....." triak Desya lansung berlari kearah keyra yang saat itu lansung keyra menyambut tubuh putrinya.
Hiks...hiks...hiks..
"Mamy...." Ucap Desya dalam tangisannya.
"Iya sayang ini mamy..maafkan mamy nak,maafkan mamy..." ucap keyra mengusap belakang putrinya yang ikut menangis.
mereka semua yang melihat itu sangat bahagia.
"Keyra...." Amira lansung berlari kearah menantunya,lalu memeluk dan mencium kepala menantunya.
Hiks...hiks..hiks..tangisan Amira lansung pecah.
"Terimakasih Tuhan menantuku masih hidup,dan sekarang engkau satukan kembali dengan kami.." ucap Amira memeluk erat tubuh keyra. Berapa menit kemudian Amira melepaskan pelukannya melihat keyra lagi.
"Ini mamyku Baby.." ucap juandra memberitahu istrinya.
"Mamy maafkan aku tidak mengingatmu." ucap keyra merasa bersalah.
"Tidak apa apa sayang,yang terpenting sekarang kamu kembali berkumpul dengan kami." ucap Amira.
"Iya mamy." ucap Keyra.
Di belakang mereka berdua,Dio bersama istrinya mendekati mereka.
"Sayang.." panggil Dio membuat keyra beralih melihat mereka berdua, dia lansung terdiam dan bertanya tanya,sedangkan Elisa di samping Dio sudah menangis melihat putrinya.
"Ini Mamamu sayang.." Ucap Dio yang perlahan membuat keyra mendekati Mamanya,mungkin karena adanya ikatan batin.keyra lansung meneteskan air matanya.
"Mama..." ucap keyra memeluk Mamanya yang saat itu duduk di kursi rodanya.Elisa semakin kuat menangis, dan dia lansung mencium seluruh wajah putrinya.
"Mama masih tidak percaya ini kamu sayang,mama___." Ucap Elisa yang bisa di mengerti keyra, mendengar itu keyra pun lansung menangis melihat keadaan mamanya seperti itu.
"Maafkan aku mama,aku tidak mengingat kalian sama sekali,
maafkan aku,maafkan aku Ma..." Ucap keyra. Mendengar itu Dio duduk berjongkok mengikuti putrinya,dia pun memeluk istri dan putrinya,mereka bertiga menangis bersama.
Juandra dan lainnya juga ikut meneteskan air mata mereka melihat itu.
__ADS_1
"Sekarang putri kita sudah kembali ma..,kamu jangan bersedih lagi.."
Ucap Dio dalam tangisan bahagianya yang di angguki Elisa.
Berapa menit kemudian Dio dan Keyra kembali berdiri,keyra kembali masuka dalam pelukan papanya,setelah itu keyra mendapat pelukan dari keluarganya yang lain.
Keyra kembali mendekati suaminya dan putrinya.
"Boy...kemarilah,Kamu tidak merindukan Daddy sama Mamy..?." Ucap Juandra kepada putranya.
"Temui daddy sama mamymu Boy.." Ucap Andreu.
Dean menatap Opanya lalu kembali menatap daddynya kemudian beralih melihat kearah mamynya yang tersenyum sudah merentangkan tangannya,yang saat itu ingin sekali memeluk tubuh putranya.tiba tiba Dean lansung pergi dari hadapan mereka semua masuk kedalam membuat semua keluarga terkejut, begitu juga dengan keyra,dia lansung meneteskan air matanya.
"Dean..."Panggil Juandra namun Dean tidak mendengar panggilan daddynya.
"Ayo kita semua masuk.." Ucap Andreu.
"Kak Antar aku menemui putraku." Ucap Keyra.
"Ayo..aku akan membawamu menemui Dean." Ucap juandra.
Seluruh keluarga sudah masuk kedalam,Juandra dan keyra lansung berpamitan dengan keluarganya untuk menemui putra mereka.
Mereka berdua sampai di depan kamar Dean.
"Dean...ini Daddy boy..,daddy mau bicara.buka pintunya boy.." Ucap Juandra.
"Biar aku saja Kak.." Ucap Keyra.
Tidak lama pintu itu terbuka,Keyra dan juandra lansung kedalam.
Keyra mendekat kearah putranya yang saat itu tengah duduk diatas tempat tidurnya menatap kearah mereka berdua.
"Dia bukan mamyku,mamyku sudah lama meninggal."ucap Dean.
"Dean.." Ucap juandra melihat putranya menatap tajam kearah mamynya.
"Kak jangan meninggikan suaramu." Ucap Keyra tidak menyukai suaminya menakuti putranya.
"Dean Maafkan mamy ya sayang..,
mamy tau kamu pasti sangat marah sama mamy,mamy minta maaf sayang.." ucap Keyra meneteskan matanya.
Dean hanya menatap datar mamynya.
"kalau benar kamu,mamyku,kenapa baru sekarang kembali setelah lama pergi meninggalkan kami." Ucap Dean membuat keyra semakin menangis. Juandra mengusap wajahnya,karena dia bingung bagaimana menjelaskan kepada putranya alasan istrinya baru sekarang kembali.
"Dean..,Daddy minta maaf,ini semua salah daddy.." Ucap Juandra kasian dengan istrinya,kehadirannya tidak di terima oleh putranya.
"Pargilah dari kamarku." Ucap Dean lalu menutup tubuhnya dengan selimutnya.
"Dean...,maafin mamy sayang..,
Dean.." ucap keyra ingin menyentuh putranya namun Dean menjauh.
__ADS_1
"Pergilah,Dean benci kalian..?" Ucap Dean berteriak menangis.
"Bawa istrimu keluar dulu Son,biarkan papi bicara dengan putramu." Ucap Andreu yang sudah tau pasti cucunya akan menolak kehadiran mamynya.
"Tapi kak__" Ucap Keyra tidak mau keluar dari kamar putranya.
"Berikan putra kalian waktu,dia masih anak anak,dia belum memahami semua ini,kalian tidak boleh memaksanya." Ucap Andreu.
"Baiklah pi.." Jawab juandra.
Juandra lansung membawa istrinya keluar dari kamar putranya dengan masih menangis.
"Boy..kemarilah." Ucap Andreu.
Dean membuka selimutnya,dan lansung memeluk tubuh Andreu.
"Opa.." Ucap Dean menangis yang lansung Andreu hapus air mata cucunya.Dean sejak kecil memang sangat dekat sekali dengan Andreu,
makanya dia sangat mematuhi apa yang andreu katakan.
"Jangan menangis,nanti wajahmu jelek." Ucap andreu lalu mengambil bungkusan di sampingnya.
"Ini hadiah dari Om Gerson untukmu." Ucap Andreu memberikan sebuah kotak berisikan mainan tapi bukan permainan yang biasa.Dean pun lansung tersenyum.
"Terimakasih Opa,ternyata Om Nander menetapi janjinya padaku." Ucap Dean senang,dia lansung melihat mainannya dan mulai mengotak atiknya.
"Hmm,Boleh Opa tau kenapa Dean marah sama mamy..?" tanya Andreu.
"Dean tidak Marah Opa,Dean hanya mengerjai Daddy sama Mamy.Dean sudah tau semuanya Opa,kalau dia benaran mamynya Dean." Ucap Dean menaikan sebelah alisnya dengan senyuman liciknya,membuat Andreu mengeryitkan keningnya lalu mencubit gemas hidung Cucunya.
"Dari mana kau belajar sejail ini Hmm?." Tanya Andreu Geram.
"Tidak tau." jawab Dean tersenyum.
"Kau bisa menipu Daddymu Dean, tapi tidak dengan Opa.." Ucap Andreu saat itu juga lansung mengelitiki tubuh cucunya,mereka berdua pun saling tertawa bersama.
"Jangan lama lama mengerjai daddy sama mamymu boy,mamymu merasa sangat bersalah karena tidak bisa mengingat kita semua,sekarang dia pasti sedih berpikir kamu menolak kehadirannya boy.." Ucap Andreu memeluk Cucunya.
"Baik Opa..,tunggu mamy benar benar memohon padaku,barulah aku menyudahi dramaku ini." Ucap Dean.
"Kau ini licik sekali..,sehari saja kau bertemu Om Gerson,kau sudah licik mengikuti dia." Ucap Andreu mengusap kepala cucunya.
"Dia patut aku tiru Opa..,lihatlah bagaimana dia mengurus musuh musuh Opa sama daddy. Kalian sangat Payah Opa..ck..ck..ck" ucap Dean meremehkan Opanya.Andreu melototkan matanya mendengar ucapan Cucunya.
"Kau benar benar,kalau bukan cucuku sudahku hukum kau.." Ucap Andreu kembali memeluk Cucunya dan menciumnya.
"Baiklah,Opa mau bermesraan dengan Oma dulu.kau bermainlah dengan peralatan barumu itu,tapi ingat jangan membuat Opa Bobymu pusing lagi kau sering mengerjainya mengunci jaringannya boy.." Ucap Andreu.
"Siap Opa..pergilah.lama lama Oma bisa mencari opa baru." Ucap Dean meledeki Andreu.Andreu geleng geleng kepala karena ucapan Cucunya,dia pun lansung keluar dari kamar cucunya mencari istrinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hay kakak semua jangan lupa dukungan kalian,like dan komentar yang baik supaya author semangat Update.😊🙏
Jika ada salah dalam penulisan,akan menyusul di perbaiki.🙏
__ADS_1