Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
45


__ADS_3

"Hmm..,Siapa dia yang kau maksud sama??" tanya Juandra lalu beralih menatap Bareil.


"Nama itu sama persis dengan nama kekasihnya Gerath!," juandra hanya diam mendengar apa yang Bareil katakan.


"Apa yang Gerath minta saat menemuimu waktu itu?" tanya Juandra.


"Dia memintaku untuk membantu Ayura yang saat ini tengah di hukum orangtua mereka,yang aku dengar Ayura tinggal dengan identitas barunya,tidak lagi sebagai Putri Eden,bahkan Om Geril menarik semua yang Ayura miliki.


Gerath memintaku untuk membantu adiknya bisa bekerja di perusahaan milik Om Dion,tapi aku menolak membantunya. kau pun tau papa seperti apa, jika tau aku membantunya." jelas Bareil.


"Anak itu ambisinya sangat kuat,dia sudah bersekutu dengan orang salah."


"Maksudmu?"tanya Bareil.


"Aku sudah tau semuanya,riska yang menjalin hubungan dengan Gerath,dan Dia juga melakukan bisnis eligal dengan Gengsternya." juandra berjalan yang ikut Bareil dari sampingnya.


"jadi kau sudah tau semuanya.?" tanya Bareil lagi.


"Hmm..,Aku juga sudah tau siapa yang berhianat." juandra berjalan menuju jalan tadi,


mereka berdua kembali ke markas utama juandra lagi.


"maksudmu riska yang membantu Gerath..?,Aku tidak menyangka Jika Gerath melakukan itu" ucap Bareil masih tidak percaya.


"itu kenyataannya" jawab juandra menyakinkan Bareil,sampai disana juandra menyuruh Bareil berisitirahat di ruangan yang tidak jauh dari ruangannya. Setelah itu Juandra masuk keruangannya lalu dia segera membersihkan tubuhnya.


sepuluh menit kemudian barulah selesai.dia lansung mengambil laptop miliknya,dan mengetik sesuatu disana.


Ternyata dia ingin menghubungi istrinya melalu kode rahasianya.


***


Di negara C,pagi itu keyra baru saja selesai mandi karena dia akan pergi bersama mamanya keklinik. Deringan ponselnya mengalihkan kegiatannya sedang memilih pakaian. Keyra lansung mengangkatnya.


"Hallo.." jawabnya.


"Apa istriku ini sudah bangun..?" keyra lansung tersenyum mengetahui suara suaminya.


"Emm. Sudah..aku bahkan sudah mandi..


nanti mau ikut mama keklinik.tidak apakan?" jawab keyra dengan menanyakan suaminya.


"Jangan keluar sendiri selama aku tidak berada disana.." ucap juandra berpesan kepada istrinya.


"iya.."ucap keyra sendu.


huuushs..terdengar juandra menghembuskan napasnya.


"keyra..." pangilnya kepada istrinya.


"Emm..iya.." jawab keyra.


"Aku hanya memanggilmu saja.."ucap juandra lagi.


"suamiku ingin mengatakan sesuatu?" tanya keyra.

__ADS_1


"Malam ini aku akan menyelamatkan Zero, jangan menungguku seperti semalam. Mungkin besok aku akan menghubungimu lagi." mendengar itu keyra lansung menegang,perasaannya kembali takut suaminya yang akan pergi.


"Jangan sedih, aku akan menepati janjiku kembali dengan selamat." lanjut juandra lagi.


"emm.." ucap keyra dengan berderai air matanya,juandra tau kalau istrinya saat itu sedang menangis.


"Ternyata istriku cengeng hmm.


berhentilah menangis,aku tidak suka melihat wanitaku bersedih.kau dengar aku?" ucap juandra,keyra mulai menghapus air matanya.


"Berjanjilah selamat untuk ku" ucap keyra.


"tentu.bagaimana mungkin aku akan meninggalkan istriku yang cantik ini,


bahkan belum aku buka segelnya Hmm.." ucapan juandra membuat keyra tersenyum.


"Iya..,"


"Aku mau beristirahat dulu, hati hati nanti perginya." ucap juandra lagi.


"Bisakah sebentar lagi,aku masih ingin mengobrol banyak..,kita mengobrol sambil aku mau berganti pakaian sebentar." ucap keyra yang membuat juandra tersenyum.


"Apa istriku ingin menggodaku.?" tanya juandra.


"Dasar mesum..,aku tidak mengodamu suamiku.aku benaran ingin memakai pakaian ku" ucap keyra lalu memakaikan pakaiannya.


"Jangan mengunakan baju ketat,aku tidak mau milikku di pandang liar orang lain.gunakan baju kaos longgar saja" mendengar itu keyra melihat baju yang dia gunakan ternyata membuat dua gunung kembarnya sedikit terbentuk,


keyra lansung terheran kenapa suaminya bisa mengetahuinya.


"Iya..suamiku,boleh aku membawa pakaianmu kemari?" ucap keyra lalu menanyakan suaminya apakah di ijinkan tidak,dia membawa sebagian pakaian suaminya kerumah orangtuanya.


"Terimakasih suamiku.aku sudah selesai. " ucap keyra berterimakasih serta memberitahu suaminya kalau dia sudah selesai dengan kegiatannya.


"Hmm..kalau gitu aku mau istirahat dulu. " ucap juandra.


"Iya..," juandra lansung mematikan sambungan telepon dengan istrinya.


Keyra masih tersenyum dengan memegang ponselnya. Namun berapa detik kemudian,Dia segera menyiapkan dirinya untuk ikut bersama mamanya keklinik. Keyra turun kebawah menemui orangtuanya.


"selamat pagi pa,ma,adek.." sapa keyra.


"Selamat pagi juga sayang.." jawab papa mamanya begitu juga adiknya.


"wajah putri papa berseri seri sekali pagi ini,pasti barusan di kabarin suaminya ya?" tanya papanya yang lansung di anggukan keyra kepalanya.


"Iya pa..,oh ya ma nanti mama mau kan antarin aku ke apartemen ambil barang milik suamiku,aku sudah meminta ijin membawanya kesini pa,ma."


"Boleh dong sayang..Aa itu poto pernikahan kalian sudah jadi, tadi mertua kamu ngasi tau mama.. Potonya Mau di bawa kesini dulu apa di apartemen?" tanya mamanya.


"kayaknya bawa sini aja dulu deh ma..tunggu suamiku kembali baru bawa kesana." jawab keyra.


"Baiklah.nanti kita kerumah mertua kamu,kamu lansung kasi tau aja mertua kamu ya.."


"Iya ma.." jawab keyra.

__ADS_1


"Sayang..apa suami kamu ada memberitahu apa yang dia lakukan disana..?" tanya papanya.


"Ada apa..Dia bilang malam ini,mereka akan menyelamatkan Zero." jawab keyra sendu,Dio lansung mengelus belakang putrinya.


"Jangan sedih,Doakan agar suami kamu baik baik saja dengan misinya.,papa yakin juan akan selamat dan baik baik saja." ucap dio menenangkan putrinya.


"Iya pa.." ucap keyra.


Kemudian mereka memulai sarapan pagi mereka dengan ketenangan. Setelah selesai mereka pun lansung bersiap siap pergi ketempat yang akan mereka masing masing tuju.


****


Di tempat juandra,siang itu dia sudah bersiap bersama anak buahnya untuk menuju lokasi yang menjadi tempat Zero di sekap,melalu jalur laut mereka mengitari lautan luas itu. Hingga waktu sudah berubah senja,barulah mereka sampai mendekati titik lokasi zero.


"Bersiaplah dengan posisi kalian masing masing." ucap juandra memperingatkan seluruh anak buahnya.


"Baik Tuan."jawab mereka serentak.


"Juan Kau yakin dengan rencana ini,akan berhasil?" tanya Bareil.


"kau tenang saja.ikuti saja apa yang aku suruh untukmu." jawab juandra.


"Baiklah."


Sebagian dari anak buahnya menyelam mengelilingi pulai tersebut untuk mengambil satu persatu Bom yang ditaman disana tampa sepegetahuan penghuni pulau itu,sedangkan juandra dan lain masuk dengan santainya dari Gerbang Utama pulau tersebut.


"sampaikan pada Bos kalian,juandra Gilbert Edizon disini!" ucap juandra saat melihat anak buah musuh mulai mengepung mereka.mendengar itu salah satu dari mereka memberitahu kedalam mengatakan seperti apa yang juandra ucapkan.


terlihat seringaian di wajah seram Luke mengetahui Juandra berada di wilayahnya.


"Sebentar lagi kau akan masuk perangkap ku keparat.suruh dia masuk" ucap Luke yang menyuruh juandra masuk.


Anak buahnya tadi kembali keluar, sampainya disana. Dia lansung memberitahu juandra yang di persilahkan masuk.juandra lansung masuk.


"Tidak percaya seorang juandra lansung turun tangan demi seorang kacunnya yang kecil.selamat datang di rumahku Juandra." ucap Luke dengan sambil mengejek juandra.


"Bebaskan Anak buahku,kau menginginkan ku bukan?,aku sudah disini." ucap juandra tampa memperdulikan ejekan Luke.


Ck.."Berikan wilayahmu padaku,jika kau ingin kacungmu itu selamat." Luke lansung memperlihat Zero yang saat itu sedang di siksa, tubuhnya sudah di penuh luka cambukan. Juandra mengeram melihat Zero di siksa sangat kejam.


"Mereka tidak akan berhenti menyiksanya sebelum kau memberikan apa yang aku minta." ancam luke.kali ini juandra tersenyum dengan sangat menyeramkan.


"Luke.." juandra duduk mengikuti luke.


"luke putra Zurd.ibumu seorang ****** yang mengemis cinta seorang zurd..apa kau yakin kau putra zurd.?"


"Keparat kau juan..!!" luke lansung menodongkan senjatanya kearah juandra.sedangkan juandra masih dengan santainya dia duduk.


"Kenapa anda begitu marah,saya hanya bertanya..?,Saya tau anda menginginkan wilayah pusaran tiga bukan?,akan aku berikan. Bebaskan Zero sekarang juga."


Ucap Juandra.



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.

__ADS_1



Upnya akan lama ya teman teman, karena lagi di sibukan dengan pekerjaanku.๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2