Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
81


__ADS_3

Malam itu Juandra dan orangtuanya berangkat menuju Negara B untuk memenuhi permintaan Dean dan Desya.


"Daddy tadi di sekolah Ada ngejekin Adek." Ucap Desya kembali mengadu kepada Juandra.


"Ngejekin Adek?,siapa yang berani negejekin putri Daddy yang cantik ini?". Ucap Juandra.


"Iya daddy,mereka Ngejekin Adek sama kakak, karena kita sekolah di anterin terus sama suster bukan sama Daddy dan Mamy.


Mendengar penjelasan Putrinya, juandra kembali terasa di iris iris hatinya.Ini semua salahnya,Dia terlalu larut dalam kepergian istrinya sampai dia mengabaikan putra putrinya. Juandra merangkul kedua anaknya lalu mencium kening mereka berdua.


"Maafin Daddy sayang,kedepan Daddy akan mengantar kalian kesekolah atau pun kemana pun" Ucapnya.


"Benarkah Daddy?,tapi daddy bilang daddy sibuk kerja untuk beli mainan kakak sama adek." Mulut Comel putrinya membuat juandra menyadarkan kembali kesalahannya karena sudah begitu mengabaikan mereka berdua.


"itu dulu sayang,kedepan Daddy akan selalu memberikan waktu untuk ajak kakak sama adek main,jalan jalan dan antarin kakak sama adek sekolah." Ucapnya lagi.


Yeyeyeyey...."Hore....,Daddy nggak sibuk lagi..." Triak Desya riang sekali. Juandra tersenyum melihat tingkah lucu putrinya.


sedangkan Dean,dia hanya diam. Sifatnya sangat menurun sekali seperti daddynya masih kecil,Bicara pun hanya seperlunya.


Baby maafkan Aku karena belum menerima kenyataan kalau kamu sudah pergi dari kehidupan kami,Aku sampai mengabaikan anak anak kita,Aku berjanji baby setelah ini aku akan memperhatikan anak anak kita,


memberikan sepenuhnya kasih sayangku kepada mereka.


Guman Juandra dengan kembali mencium pucuk kapala anak anaknya.


Tidak lama mereka sampai di Bandara dan lansung segera berpindah kedalam pesawat,setengah jam kemudian mereka Mendarat Menuju Negara B.


"Hubby lihat,Aku senang juandra sekarang sudah mengerti apa yang sebenarnya anak anaknya inginkan By."


Ucap Amira melihat putranya bercanda ria di kamar dalam pesawat itu bersama anak anaknya.


"Iya Honey,Baguslah dia menyadari kesalahannya sekarang sebelum terlambat,jika terlambat aku tidak tau gimana Dean,dia sangat tertutup sekali sikapnya, bisa jadi dia bisa membenci daddynya.." Ucap Andreu ikut bahagia putranya sudah sadar akan kesalahannya.


"Jangan salahkan cucuku,Dia itu keturunan siapa?,Kalian yang pria dingin,cuek,dan sombong." Ucap Amira membuat Andreu tersenyum lalu memeluk istrinya dan mengecup sekilas bibir istrinya.


"Tapi kamu menyukainya kan'?,Apa lagi Ular Cobraku yang membuat kamu mendesah setiap malam." Ucap Andreu mengoda istrinya.


Buk..pukulan Amira di dada suaminya.


"Dasar mesum,Sudah Tua,malu sama cucu cucu kita." Ucap Amira.


"Mereka memang harus mengetahuinya jika Opa Oma mereka sangatlah romantis sampai menua.Apalagi hal ranjang kan..,?" Ucap Andreu terus menggoda istrinya.


"Kamu ini Ih.." Ucap Amira tersenyum malu, mereka pun lansung menautkan kembali bibir mereka,berciuman sangat Mesra kemudian setelah itu andreu kembali memeluk istrinya.


Di dalam kamar pesawat,Juandra berbaring di tengah anak anaknya yang saat itu sudah tertidur lelap.


***


Pagi itu Di kediaman Bareil.


"Sayang.. Jam berapa ini?" Ucap Bareil dengan matanya silau saat istrinya membuka tirai kamar mereka.


"Sudah jam 6 pagi Pa,bangun gih..Katanya mau jemput Mamy papi." Ucap Sofia mengelus kepala suaminya.


"Hmm..Aku bangun." Bareil bangun lalu duduk.

__ADS_1


Cup.."selamat pagi istriku,aku mau mandi dulu." Ucap Bareil lalu bangun menuju kamar mandi,sedangkan sofia hanya mengelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya. Sofia keluar dari kamar menemui anak anak mereka.


"O...Debora sudah bangun rupanya,tau ya kalau Opa oma mau kesini ya..?" ucap Sofia mengajak anak keduanya bicara.


"Bik Davin sudah bangun belum?" tanya Sofia.


"Belum Non,bibik bangunkan nanti pasti dia marah." Ucap bibik pengasuh.


"Biar aku saja bik,bibik mandikan Debora saja." Ucap Sofia lalu memberikan Debora kepada bibik Hana.


"Mama bangunin kakak dulu ya sayang." Ucap sofia lalu berjalan menuju kamar putranya yang terhubung dengan kamar putrinya.


"Ya ampun Kakak tidurmu.." ucap Sofia mendekati putranya tertidur melintang kasurnya.


"Kak...Bangun kak,jadi ikut papa jemput kak Dean nggak?,papa udah mau berangkat loh." ucap Sofia berbisik.


Davin membuka matanya,lalu melihat kearah mamanya.


"Benaran Ma..?" Ucap Davin bangun lalu duduk.


"Benaran..masa mama bohongin kamu, Ayo kita mandi dulu bersiap siap." Ucap sofia.


"Iya Ma.." Davin bangun berjalan menuju kamar mandinya. Dia lansung mandi di bantu mamanya. Setelah mandi dan mengunakan pakaiannya,Davin keluar bersama mama menemui papanya.


"Selamat pagi Jagoan papa..,?" Ucap Bareil mengusap kepala putranya.


"Pagi juga pa,kata Mama,Papa mau jemput kak Dean.?" tanya Davin.


"Iya Boy,kamu jadi ikut?" tanya papanya.


"okey,kalau begitu kita sarapan dulu setelah itu baru kita pergi." Ucap papanya.


"Baik pa."


Mereka sarapan bersama pagi itu,


setelah itu barulah mereka pergi menuju bandara menjemput Juandra dan rombongannya.


"Pa Davin mau cerita?" Ucap Putranya yang baru berusia tiga tahun itu.


"Kamu mau cerita apa boy..?" tanya Bareil masih pokus mengendarai mobilnya.


"Semalam Davin Bermimpi bertemu mamy keyra,Davin mau memeluk mamy tapi mamy semakin sulit Davin gapai. Udah selesai karena mama bangunin Davin."Ucap Davin dengan mulut cerewetnya. Bareil yang mendengar cerita Davin hanya tersenyum.


"Kamu yakin itu mamy keyra Boy?" Tanya Bareil.


"Yakin pa." Davin mengambil tapnya lalu membuka galery potonya.


"seperti ini pa wajah mamy." ucapnya memperlihat satu poto keryra di tabnya.


"Dari mana kamu mendapatkan poto ini boy?" tanya Bareil.


"Mama yang mengirimnya." jawabnya lalu memainkan tabnya lagi.


Bareil mengusap kepala putranya dengan tersenyum.


Tidak lama mereka sampai di bandara.

__ADS_1


"Kakak.." triak Davin melihat Dean. Dia lansung berlari menghampiri Dean dan mereka berdua lansung berpelukan, sedangkan Bareil menyalami andreu dan Amira lalu berpelukan dengan juandra.


"Davin Nggak mau peluk kak Desya?" tanya Deysa cemberut.


"Nggak.kamu wanita.." Jawab Davin membuat mamy amira,Andreu,juandra dan Bareil tersenyum.


"Davin semakin besar sekarang,Davin nggak mau peluk Oma..?" tanya Amira berjongok.melihat itu Davin melihat kearah Dean.


"Apa Davin boleh memeluk Oma kakak..?" tanya lucu Davin.


"Hmm,jangan kamu ambil saja nanti Harimaunya mengamuk." jawab Dean menyindir Opanya.


"Son kamu menyindir Opa?" tanya Andreu.


"Apa Opa merasa tersindir..?" tanya Dean balik membuat Andreu Geram melihat cucunya.


"Hubby.." Ucap Amira melototkan matanya kearah suaminya.


"Ayo kita pulang." Ucap Bareil,mereka pun menuju mobil dan pergi dari sana.


"Kebetulan sekali mereka papi kemari jadi kita nanti menginap dirumah mama papa.Aku dengar papa di undang makan malam kerumah om Geril acara syukuran kepulangan Ayura setelah hampir 5 tahun tidak pernah pulang." ucap Bareil bercerita.


"Ayura pulang?,memangnya dia kemana dulu?" Tanya Juandra.


"Son..kamu ingat saat kita menemui ayura kerumahnya dulu ternyata,Ayura bukannya pergi untuk kegiatan sosialnya tapi dia pindah keluar Negeri.


dia tidak mengijinkan orangtuanya memberitahu kepada kita karena itu permintaan Ayura,dia ingin melupakan apa yang pernah dia lakukan dan juga melupakan...Kamu pasti mengertilah." jelas mamy Amira.


mendengar itu juandra tidak bertanya lagi.


"Aku dengar,dia juga membawa calon suaminya juga mamy kemari.." lanjut Bareil.


"Oh ya..?Ahkirnya Anak itu akan menikah juga." Ucap mamy Amira.


"Apa pria itu Gersonnander Berneo Murai?" tanya Andreu.


"Aku tidak tau pi." jawab Bareil.


"Memang siapa pria itu hubby?" tanya Emma penasaran.


"Putra Tunggal Jordan Berneo murai,


pengusaha pertambangan,minyak dan bausit terbesar di Di Negara Bagian Timur.Negara yang terkaya di bagian timur dan sulit di tembus sembarangan orang asing masuk kesana.Geril pernah menyuruhku menyelidiki pria yang mendekati Ayura sampai aku berurusan dengan kepolisian bagian Negara itu.


jika benar dia papi ingin menanyakan sesuatu padanya." Jawab Andreu.


"Apa yang mau hubby tanyakan?"


"Apa yang mau papi tanyakan?"


Ucap Amira dan juandra bersamaan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca dan setia menanti setiap lanjutan Episode Novelku ini,bantu like dan komentar yang baik biar Author semangat Update,jika ada salah ketik nanti akan di perbaiki tulisannya.🙏🙏


Episode selanjutnya akan berkaitan dengan novel *perjuangan Cinta.* Putra Tunggal dari Jordan Berneo murai dan Naira putri tama. tapi disini nggak banyak akan di ceritakan.

__ADS_1


__ADS_2