
"Berto kau suruh Zelo keluar cari kesemua toko buah, buah mangga muda untuk istriku." perintah juandra lansung di angguki Berto.
Berto berjalan keluar menemui Zelo keruangannya menyampaikan apa yang juandra perintahkan,Zelo pun lansung menjalankan apa yang atasannya perintahkan,dia keluar dari kantor dengan bersama anak buah juandra lainnya untuk mencari buah mangga tersebut keseluruh tempat toko buah namun mereka tidak menemukannya juga karena saat ini bukanlah musimnya. Zelo kembali dengan tangan kosong kekantor,dia lansung melaporkan kepada juandra mengenai itu.
metting itu pun ahkirnya selesai,juandra dan asistennya serta seketarisnya sudah mau keluar dari ruangan itu namun terhenti karena ucapan bawahannya juandra.
"Tunggu Tuan muda!."
"Ada apa Burhan?" tanya Berto.
"Maafkan saya Tuan jika saya lancang, saya tadi tidak sengaja mendengar kalau Tuan muda sedang mencari buah mangga muda." ucap burhan terhenti.
"Iya itu memang benar,istriku tengah mengidam ingin memakan buah itu." jawab juandra menatap kearah burhan.
"Tuan muda jika Tuan mau,Tuan bisa mengambil di rumah saya,kebetulan Ada Tuan Muda." mendengar itu juandra sangat senang sekali.
"Benarkah?,kalau begitu ayo kita kerumahmu..?" ucap juandra.
"Baik Tuan.." Jawab Burhan.
Tampa menunggu lagi mereka lansung pergi menuju rumah burhan,karyawan divisi keuangannya.
Sekitar dua puluh menit kemudian mereka sampai di rumah burhan.terlihat mamanya di depan rumah.
"Ibu ini Atasan saya,Istrinya lagi mengidam mau makan buah mangga muda jadi aku mau memberikan punya kita kepada Tuan.." Ucap Burhan memberitahu mamanya.
"Oh Ya Han kasi aja.." ucap mamanya.
"Mari Tuan." Ucap Burhan membawa juandra mendekati pohon mangganya.
"Ini Tuan pohonnya.." ucap burhan.
Benar ternyata pohon mangga milik anak buahnya itu banyak sekali berbuah buah mangga masih muda.
"Aku ambil sepuluh biji" pinta juandra yang lansung di iyakan burhan.
"Baik Tuan." Burhan lansung memetik buah mangganya untuk juandra di lebihkannya lima biji jadi lima belas biji, setelah itu dia memberikan buah mangganya kepada juandra.
"Ini Tuan.." Ucap Burhan,Buah tersebut lansung di ambil Juandra.
"Ini untuk kamu." ucap juandra memberikan lumayan banyak lembaran uang kepada burhan namun di tahan oleh burhan.
"Tidak perlu Tuan,saya iklas memberikan ini kepada Tuan dan istri Tuan muda,saya memahami bagaimana seorang ibu hamil Tuan." jawab burhan sendu,dia jadi teringat istrinya yang sudah meninggal tahun lalu. mendengar itu juandra mendekati burhan lalu menepuk bahunya.
__ADS_1
"Kau memang sungguh baik,baiklah. Sebagai tanda terimakasihku bulan ini Gajimu 2x lipat dan mengenai biaya anakmu akan aku tanggung sampai dia menempuh pendidikan sampai kuliah." burhan lansung terkejut mendengar itu
"Terimakasih banyak Tuan muda..,Anda memang sangat baik.saya ucapkan sekali lagi terimakasih Tuan muda." Ucap Burhan sangat bahagia sekali.
"Hmm..,kau tidak perlu lagi kekantor lagi aku memberimu waktu libur sampai besok." ucap juandra lagi yang di angguki Burhan.
"Baik Tuan."
Juandra lansung pergi menuju mobil lalu meninggalkan rumah Burhan menuju rumah sakit.
Tidak lama juandra sampai di rumah sakit,Dia lansung melangkahkan kakinya menuju ruangan istrinya.
"Baby.." Juandra membuat kerya terkejut karena saat itu dia sedang ada pasien tengah konsultasi dengannya.
"Sebentar suamiku.." ucap keyra.
Juandra melanjutkan langkahnya masuk keruangan istirahat Keyra meunggu istrinya di dalam.
"Suaminya dokter?" tanya ibu itu.
"Iya ibu suami saya.." jawab keyra ramah.
"Walah..sesuai sekali dengan dokter,
dokter sangat cantik,suami dokter juga sangat tampan.." Ucap ibu itu memuji keyra dan suaminya.
setelah itu ibu itu pamit keluar dari ruangan keyra,keyra melepaskan jas dokternya lalu masuk menghampiri Suaminya.
"Nggak sibuk..biasa jam segini sibuk?" tanya keyra yang saat itu perlahan juandra bawa kedekatnya. Juandra berjongkok di depan perut istrinya.
"Anak anak daddy.." Cup...Juandra mencium perut keyra sangat lembut,
juandra bangun lalu menyuruh istrinya duduk di atas pangkuannya.
"Aku ada bawakan sesuatu untukmu." Ucap juandra.
"Apa?" tanya Keyra penasaran,juandra mengambil bungkusan yang dia bawa tadi lalu memberikan kepada istrinya.
tangan keyra membuka bungkusan itu, betapa terkejutnya dia melihat buah mangga di dalamnya.
"Buah mangga muda..?"ucap keyra sangat senang sekali.
Aaa.." makasih suamiku.." cup..keyra lansung mencium bibir suaminya,Mereka berdua pun saling bertukar silva saat itu sampai berapa menit kemudian.
__ADS_1
"Mau makan sekarang??" tanya juandra sudah menghentikan ciuman mereka.
"Mau suamiku..." jawab keyra sudah mau keluar air liurnya tidak sabar rasa mau memakannya. Juandra menurunkan istrinya untuk duduk di sofa,dia mengambil tempat untuk meletakan buah tersebut untuk istrinya memakannya. Sebelum juandra menuju rumah sakit,Dia singgah di restoran miliknya menyuruh anak buahnya membersihkan berapa biji buah mangga dan membuatnya menjadi rujak. Setelah itu barulah juandra membawanya menuju rumah sakit.
"mmmm...Enak sekali suamiku.." ucap keyra dengan santainya dia memakan buah mangga muda itu..
"Coba ya.." keyra menyuapi suaminya satu sisih mangga,seketika itu juandra lansung merubah ekpresi wajahnya..
"Asam sekali Baby.." ucap Juandra.
"nggak kok,ini enak banget suamiku." jawab keyra kembali memakannya.
"Suamiku apakah masih ada buahnya..?" tanya keyra.
"Masih ada tapi kamu tidak boleh memakannya terlalu banyak,ini asam sekali baby,kasian mereka berdua." jawab juandra.
"Baiklah,Aku mau membawa mama memakannya nanti suamiku.." ucap keyra mengatakan keinginannya.
"Baiklah,terserah kamu.nanti bilang saja mama.." ucap juandra mengikuti saja keinginan istrinya, dia tidak pernah menolak apapun keinginan istrinya selama itu masih wajar.
"Baik suamiku.."
Ucap keyra kembali memakan buah mangganya,sedangkan juandra hanya menemani istrinya.
Hingga waktu sore hari juandra membawa istrinya kembali pulang menuju rumah kediaman mertuanya. Sampai di rumah keyra lansung mencari mamanya sedangkan juandra lansung menuju kekamar untuk segera membersihkan tubuhnya.
"Mama.." panggil keyra kepada mamanya.
"Iya sayang.." jawab mamanya yang saat itu tengah di dapur melihat makanan yang pelayannya masak untuk menu makan malam mereka.
"Mama lihat ini?" Keyra memperlihatkan bungkusan buah mangga muda tadi kepada mamanya.
"Hmm..kamu sudah mendapatkan buahnya,? Senanglah cucu cu oma.." ucap mamanya lalu mengusap perut keyra.
"Suamiku ma yang mencarinya..,Iya oma cu" ucap keyra.
"Iyalah,jadi mau di gimanakan buah ini..?" tanya mamanya.
"Di buat rujak ma,setelah makan,aku mau mama dan bibik dan lainnya ikut aku memakannya.." pinta Keyra membuat semua pelayan saling pandang kali ini akan menjadi tumbal ngidam nona mereka lagi, seperti kemarin mereka harus menghabiskan kebab begitu banyak mereka makan,Ada juga roti panggang membuat mereka tidak bisa lagi rasa bangun karena kekenyangan.
"Baiklah..biar bibik olah dulu jadi rujaknya,mama tidak mengijinkan kamu memakannya terlalu pedas ya oke..." ucap mamanya lalu menyerahkan buah mangga itu kepada bibik pelayan.
"Baiklah ma..kalau begitu aku kekamar dulu.." ucap keyra lalu berjalan menuju kamarnya menyusul suaminya.
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐๐,dan komentar๐๐ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐๐.