Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
53


__ADS_3

Sore itu mereka sudah tiba negara C, mereka lansung membawa juandra menuju rumah sakit mereka. Sampai disana juandra lansung di bawa keruangan yang akan mengeluarkan sisa racun di dalam tubuh juandra. Semua anggota keluarga Gilbert berkumpul disana.


Banyak dari karyawan mereka bertanya tanya apa yang terjadi dengan Tuan muda mereka sampai harus di bawa kerumah sakit bahkan keruangan Uap.


"Dokter keyra.."mereka semua menoleh kearah siapa yang memanggil keyra.


"Tuan,Nyonya." sapanya juga kepada mereka yang bersama keyra.


"Dokter keyra kenapa disini?,ada keluarga sakit kah?" tanyanya.


keyra melirik kearah mertuanya untuk meminta pendapat bagaimana menjelaskannya.


"Iya Dokter roby,ada keluarga saya yang sakit." jawab keyra yang di angguki dokter roby.


"Emm begitu.semoga cepat sembuh ya..kalau begitu saya permisi,mari Tuan nyonya." ucap dokter roby.


Pukul tujuh malam,juandra baru keluar dari ruangan itu bersama Dio dan elisa.


"Gimana Dio?" tanya andreu mengenai putra.


"Semuanya berjalan dengan lancar,besok pagi kita akan mengulangnya memastikan lagi kalau racunnya benar sudah hilang atau masih ada." jawab Dio menjelaskan keadaan juandra.


"Aa syukurlah kalau begitu.." ucap amira.


"juandra kita pindahkan keruangan rawat inap dulu." ucap Dio lagi.


"Iya Dio." ucap andreu.


Mereka semua mengantar juandra keruangan rawat inap VIP.


"Tuan ini makanannya." ucap Rendi yang baru saja tiba bersama Berto membeli makanan seperti pesanan Tuan Dan nyonya mereka.


"Terimakasih rend,Berto." ucap amira yang di angguki mereka berdua.


"Makan dulu" ucap keyra membawa suaminya makan.


"Hmm..," keyra masih meniup niup bubur itu supaya dingin setelah itu perlahan dia menyuapi suaminya hingga bubur habis di makan suaminya,setelah itu barulah giliran keyra yang mulai memakan makanannya.


"Son papi mamy mau pulang sebentar tidak apa kan?,mamy kamu perlu istirahat." ucap andreu memberitahu putranya kalau mereka akan pulang kerumah sebentar.


"Iya Pi,kalian istirahat saja. Disini ada keyra yang menemaniku kalian tidak perlu khuatir." jawab juandra.


"Baiklah.kalau begitu papi pulang." ucap andreu lagi.


"Iya.papi mamy hati hati." ucap keyra.


"Iya sayang" jawab amira kemudian mereka pergi dari sana menuju rumah utama Gilbert.

__ADS_1


"Papa sama mama kalau mau pulang dulu juga nggak apa apa pa,kalian juga perlu istirahat." ucap juandra menanyakan mertuanya.


"Tapi semuanya pada pulang,bagaimana dengan kamu disini..?" ucap Dio.


"Tidak apa pa..keyra bisa jagaian suami keyra.kalian pulang aja dulu istirahat." ucap keyra ikut bicara menyuruh papa mamanya pulang untuk beristirahat.


"Baiklah kalau begitu,besok pagi pagi sekali papa mama kesini,soalnya juan masih satu kali lagi pemeriksaannya." ucap Dio.


"Iya pa.kalian berhati hatilah." ucap Keyra.


"Iya sayang.." ucap Dio.


Mereka berdua pun lansung menuju rumah mereka.


"Kamu mau kemana?" tanya juandra kepada istrinya.


"Aku mau keruanganku sebentar,tidak apa kan aku tinggal,mau ngambilin baju gantiku" jawab keyra.


"Baiklah.jangan lama lama" ucap juandra.


"Iya..suamiku." ucap keyra,kemudian dia keluar dari ruangan suaminya menuju ruangannya.sampainya disana dia lansung masuk keruangan pribadinya,dia lansung mengambil beberapa bajunya yang bersih untuk dia pakai,setelah menyimpannya dia pun kembali menuju ruangan suaminya.


"Dokter keyra.." mendengar siapa yang memanggil dirinya,keyra hanya menghembuskan napasnya,kemudian dia menoleh.


"saya kira dokter sudah kembali,rupanya belum.dokter menginap disini?" tanya dokter roby.


"Em begitu.Sudah makan belum?,kalau belum biar aku belikan makanan gimana..?" ucap Dokter roby.


"Maaf dokter roby,saya sudah makan.


dokter saya permisi dulu ya." ucap keyra pamit.


"Emm baiklah." ucap dokter roby.keyra lansung pergi meninggalkan dokter roby. Karena penasaran siapa yang dokter keyra tunggu perlahan roby mengikuti keyra dari arah belakang namun langkahnya terhenti melihat di depan tempat keyra masuk banyak penjaga yang berjaga disana,saat itu juga roby sedikit bingung kenapa mereka memanggil keyra dengan sebutan nona muda.


"Tadi aku mendengar Putra Tuan andreu tengah di rawat di rumah sakit ini,apa mungkin keyra menunggu Tuan muda itu tapi kenapa keyra yang menunggu dan merawat dia,bukankah banyak dokter lain.sebenarnya apa hubungan mereka.?" Guman roby masih melihat kearah ruangan yang di masuk keyra tadi.


sedangkan di dalam juandra menatap istrinya.


"kenapa lama?" tanya.


"Tadi aku lagi mengemas lemariku. Aku mandi dulu ya setelah itu baru aku ganti perban lukamu." jawab keyra ingin berjalan menuju kamar mandi.


"Itu bukan jawaban dari pertanyaankan keyra..?" ucap juandra dingin,mendengar itu keyra menghembuskan napasnya lalu berjalan mendekati suaminya menatap kearah suaminya.


"Tadi benaran aku masih mengemas ruangan dan lemariku.saat aku menuju kesini aku tidak sengaja bertemu dengan dokter roby,dia menanyakan aku menunggu siapa disini,aku bilang keluarga.apa aku salah bilang keluarga?" jelas keyra.


"kenapa kamu tidak jujur mengatakan dari awal?" tanya juandra lagi.

__ADS_1


"Aku takut kamu salah paham.udah ya jangan marah,aku tidak ada maksud lain." ucap keyra memegang tangan suaminya.


"Siapa roby itu?,apa kamu memiliki hubungan dengan dia..?"


"Suamiku.dia itu dokter disini juga sama seperti aku,aku hanya memiliki hubungan sebatas pekerjaan tidak lebih dari itu." jelas keyra kepada suaminya.


"kamu tidak percaya..?" tanya keyra melihat suaminya hanya terdiam sejak tadi.


"Baiklah aku percaya." jawab juandra membuat keyra tersenyum.


"Aku mandi dulu ya." ucap keyra.


"Emm,jangan lama ini sudah malam.." ucap juandra mengingatkan istrinya.


"Iya.kamu tidak mau ikut?" ucap keyra dengan mengedipkan matanya membuat juandra tersenyum.


"Jangan menggodaku,tunggu aku sembuh jangan harap kau lepas dariku." ucap juandra.


"Aku tunggu suamiku." jawab keyra tersenyum kemudian masuk kedalam kamar mandi, dia mulai membersihkan tubuhnya dengan air hangat.setelah sepuluh menit kemudian dia keluar mengunakan handuk saja membaluti tubuhnya sengaja untuk mengerjai suaminya. Melihat istrinya keluar hanya menggunakan handuk membuat juandra menegang.


"Kau sengaja menggodaku hmm?" tanya juandra.


"Tidak suamiku,aku lupa membawa baju ganti kekamar mandi tadi." ucap keyra sambil memakaikan pakaian dalamnya, semua gerak gerik dirinya di lihat semua oleh suaminya.


****...karena tidak tahan melihat istrinya, juandra lebih memilih memejamkan matanya,dari pada nanti rudalnya hidup,


itu akan menyiksanya,mendengar suaminya gelisah,keyra tersenyum senang karena sudah mengerjai suaminya.


"Suamiku,aku sudah selesai. Sini aku bantuin kamu ganti perban lukamu." ucap keyra.


Juandra melihat kearah istrinya yang saat itu baginya sangat cantik sekali tampa adanya mek up di wajahnya.


"Suamiku..?" panggil keyra melihat suaminya melamunnya,saat itu juandra tersadar.


"kamu tidak ada membawa pengering rambut?" tanya juandra melihat rambut istrinya masih di baluti handuk.


"Lupa aku bawanya." jawab keyra dengan tangannya membuka baju suaminya.


"Suruh pak asep antar kesini pengering rambutmu,atau mau aku beli yang baru saja. Beli baru saja nyuruh pak asep pasti lama." ucap juandra lalu mengambil ponsel mengetik pesan kepada Berto untuk membelikan pengering rambut untuk istrinya.


"Untuk apa beli baru pemborosan itu suamiku." ucap keyra.


"Untuk istriku tidak masalah.setiap rumah yang kita tinggal pengering rambut kamu harus di sediakan biar tidak perlu bawa bawa terus ." jawab juandra.


"Baiklah,tahan ya ini agak perih " ucap keyra membuka perban luka suaminya lalu membersihkannya.


__ADS_1


Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.


__ADS_2