Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
99


__ADS_3

Gerson dan Ayura tengah makan bersama dengan juandra dan Andreu saat ini.


Bersamaan dengan itu ponsel Ayura berdering.


"Hallo Ma.." jawabnya.


"Sayang data yang Gerson minta sudah papa kirim kemarin yang lalu,kamu sudah terima?" tanya mamanya.


"Data apa ma?" tanya Ayura bingung lalu melirik kearah Gerson yang saat itu menatapnya.


"Data untuk mendaptar pernikahan kalian.." Jelas mamanya,membuat Ayura mengeryitkan keningnya kearah Gerson lagi.


"Iya ma.,makasih ma.Ayura masih makan.disini ada uncle sama kak juandra." Ucap Ayura.


"Iya sayang,semoga masalah mereka cepat selesai ya..kalau begitu mama tutup dulu,mis you girl."


"Iya ma..,mis you to." Ayura mendekati tunangannya.


"Nanti kita bicarakan." Ucap Gerson yang di angguki ayura,dia pun kembali makan.tidak lama mereka menyelesaikan makan mereka.


"Tuan Andreu dan juandra beristirahatlah.aku ingin mengurus sesuatu dengan Ayura." ucap Gerson yang di iyakan juandra dan Andreu.


Gerson lansung membawa Ayura masuk kedalam kamar mereka.


"Nander tadi mama bilang kamu meminta data untuk mendaptarkan pernikahan kita,kamu sudah daptarkan?" tanya ayura.


"Sudah.kemarin aku sudah mendapatkan pernikahan kita,dan surat yang kamu tanda tangan itu untuk pembuatan akte pernikahan kita.


sekarang kamu sudah sah jadi Istriku." Ucapnya lalu memeluk pinggang Ayura perlahan mencium bibir Ayura dengan lembut. Ciuman mereka berdua semakin larut,ayura merangkul tangannya kearah leher Gerson.


"Kamu bahagia sayang..?" tanya Gerson. Dengan tersenyum ayura menganggukan kepalanya.Gerson kembali mencium Ayura sampai berapa menit kemudian dia menghentikannya karena ponsel Ayura kembali berdering.


"Mbak Lisa Nder..,aku angkat dulu." Ucap Ayura yang di angguki Gerson yang masih memeluknya.


"Iya Mbak.."Jawab Ayura.


"Ayu Mbak udah siap ini." Ucapnya.


"Iya mbak,Aku jemput mbak kesana lima menit lagi ya."


"Iya Ayura." jawab Lisa.


Ayura mengahkiri sambungan telepon mereka.Gerson mengangkat tubuh ayura membawanya keatas tempat tidur dan memeluknya.


"Hmmm..karena mereka kita menunda malam pertama kita." ucap Gerson menundukan wajahnya di cerut leher Ayura.Mendengar itu ayura menegang namun perlahan mengusap belakang Gerson.


"Terimakasih Nander.." ucapnya. Gerson mengangkat wajahnya melihat wajah istrinya.


"Aku sangat mencintaimu,tentu saja aku akan melakukan apapun untukmu." Gerson mengecup lembut kening istrinya.


"Aku Juga sangat mencintai kamu Nanderku." ucap Ayura memeluk erat tubuh suaminya.


"Aku tau." Gerson membawa ayura berbaring telentang dengan wajahnya melihat kearah Ayura.


"Hmms..Ayo jemput lisa. Aku mau mereka menyelesaikan ini dengan cepat.aku tidak sabar membawamu pergi honeymoon." Ucap Gerson mengelus wajah Ayura.


"Baiklah.aku siap siap dulu." ucap Ayura turun dari tempat tidur menuju ruangan ganti.


"Sayang,aku kebawah dulu memberitahu om kamu dan juandra." ucap Gerson bangun lalu berjalan keluar kamar menuju kebawah menemui Andreu dan juandra yang saat itu tengah mengobrol serius.


"Ayura mau menjemput lisa sekarang,


Bersiaplah untuk rencana kalian." ucap Gerson.


"Baiklah." jawab juandra jantungnya mulai berdetak kencang karena tidak sabar ingin bertemu dengan lisa wanita yang mirip sekali dengan istrinya.

__ADS_1


"Mengenai dalang semua kejadian ini, apa yang akan kalian lakukan.?" tanya Gerson.


"Tentu saja aku akan membunuh mereka tidak secara lansung.." Ucap juandra.


"Baiklah.besok pagi kita keMarkasku." Ucap Gerson.


Tidak lama Ayura datang dengan pakaian santainya.


"Ayo Nander.." ucap Ayura.


"Kami pergi dulu." Ucap Gerson pamit.


"Baiklah,jika kalian sudah mendekati rumah nanti kabari kami." Ucap Juandra.


"Kau tenang saja." Ucap Gerson lalu berjalan keluar villa dengan mengandeng tangan Ayura. Mereka berdua lansung masuk kedalam mobil kemudian melajukannya menuju tempat Lisa.


"Menurut papi,Apa Gerson mau membantu kita mencari cara untuk mengobati ingatan jika benar dia istriku pi?." Tanya Juandra.


"Papi rasa dia mau membantu kita, nanti kita tanyakan padanya.sekarang yang kita pikirkan memastikan dia istrimu atau bukan dulu." Ucap Andreu.


"Iya pi. Juand tidak sabar lagi pi." ucap juandra sedikit tersenyum.


"Papi rasa kau harus merapikan penampilanmu son,lihat wajahmu seperti semak blukar." Ejek Andreu tersenyum.


"Sungguh begitu pi..?" juandra serius menanggapi ucapan papinya.


"Pergilah kekamar lihat sendiri,apa kau tidak pernah berkaca selama ini hah.." ucap Andreu.


"Untuk apa aku harus melihat penampilanku,yang penting aku sudah memakai pakaian dan mandi bersih itu sudah cukup bagiku." jawab juandra.


"Benar benar kau..,sana pergi rapikan penampilanmu.jika benar dia menantuku,dia pasti akan takut melihat kau seperti ini." omel Andreu perlahan membuat Juandra bangun dari tempat duduknya patuh dengan ucapan papinya, dia pun pergi menuju kamar.


Juandra perlahan melihat dirinya kearah kaca.


"Inikah aku sekarang...!!" Guman Juandra terkejut melihat dirinya sendiri, perlahan juandra mengusap wajahnya yang banyak di tumbuhi bulu bulu di rahangnya dan kumisnya pun lebat, begitu juga rambutnya juga panjang.


Juandra mengambil pencukur kumisnya, kemudian dia mulai mencukur semua bulu bulu yang tumbuh di wajahnya sampai bersih.Dia juga mengunting sedikit rambutnya dengan alat cukurnya.


Setelah selesai juandra mencuci wajahnya.


"Pantasan saja mamy sering bilang aku seperti tukang cilok." Gumanya tersenyum.


"Lebih baik aku mandi saja." ucapnya lagi.Juandra masuk kedalam kamar mandi lalu membersihkan semua yang ada di tubuhnya sampai bersih dan wangi.


Di luar.


Gerson dan Ayura baru saja tiba di Villa mereka lagi dengan membawa Lisa.


"Ayura Rumah kamu bagus sekali. Besar lagi." ucap Lisa yang baru saja keluar dari mobil.


"Biasa aja mbak,ayo kita masuk." ucap Ayura lalu membawa Lisa masuk. Mereka pun masuk kedalam, dimana Andreu lansung menoleh mendengar suara seseorang masuk. Betapa kagetnya Andreu melihat Lisa yang benar benar mirip dengan menantunya.


Gerson dan Ayura membawa Lisa mendekati Andreu yang saat itu tengah mematung.


"Apa itu papa kamu Ayu..?" bisik Lisa.


"Bukan mbak,dia uncleku saudara papaku." jawab Ayura.


"Om.." Lisa mengulurkan tangannya kearah Andreu yang kemudian membuat Andreu tersadar dari lamunannya lalu dia lansung membalas uluran tangan Lisa menyalimi tangannya.


Dari arah depan mereka,juandra juga berjalan menuju mereka lansung terhenti,karena terkejut melihat wajah Lisa yang sangat benar benar mirip dengan istrinya.


"Baby.." Gumannya.


"Mari duduk mbak.." Ucap Ayura yang di angguki Lisa.

__ADS_1


"Sayang Aku mau keruang kerjaku dulu." ucap Gerson memberikan kode kepada Andreu.


"Iya Nder.." jawab Ayura.


Gerson dan Andreu berjalan menuju ruang kerja Gerson.


Puk..Gerson menepuk bahu Juandra menyadarkan lamunan juandra.


"Temui dia." ucap Gerson lalu kembali melanjutkan langkahnya.


"Kau sangat tampan putraku." ucap Andreu tersenyum lalu memberikan kode untuk menemui Lisa.


Juandra masih terdiam di tempatnya, tiba tiba kakinya susah di gerakan, jantungnya sangat tidak bisa di ajak diam.


"Kak juand kemarilah.." ucap Ayura membuat Lisa menoleh kearah Juandra, dan saat itu tatapan juandra dan Lisa lansung bertemu.


Deg! Semakin berdetak kencanglah jantung Juandra karena menatap mata indah Lisa,sedangkan Lisa hanya tersenyum lalu menundukan kepalanya memberi hormat.


"Sini kak." ucap Ayura lagi.


Perlahan juandra berjalan mendekati Ayura dan Lisa,dia pun duduk berhadapan dengan Lisa dengan matanya terus menatap wajah cantik Lisa.


"Mbak ini kak juandra kakak sepupuku." Ucap Ayura.Lisa mengulurkan tangannya dengan tersenyum kearah juandra,perlahan juandra membalasnya.


"Melisa." ucapnya.


"Juandra Gilbert Edizon." Ucap juandra namun perlahan membuat kepala Lisa mengambang dan dia hampir terjatuh dengan cepat juandra menahan tubuhnya.


"Kamu tidak apa apa..?" Tanya juandra.


"Tidak apa apa, berapa hari ini aku memang sering pusing tapi hanya sebentar,terimakasih kak." Ucapnya.


"Di minum dulu mbak." ucap Ayura memberikan air putih satu gelas kepada Lisa.


"Terimakasih Ayu.."


" Iya mbak sama sama.Oh ya mbak aku mau siapkan makanan dulu untuk mbak, mbak aku tinggal dulu ya,nanti kak Juandra sama mbak disini." ucap Ayura.


"Iya ayu." jawab lisa.


Ayura berjalan menuju dapur meninggalkan juandra dan lisa sama sama terdiam.


"Kakak keluarganya Ayura.?" tanya Lisa memecahkan keheningan mereka.


"Iya.kamu sudah lama berteman dengan Ayura?" tanya juandra.


"Belum lama,dia anak yang baik sekali padaku.Entah kenapa aku merasa dekat sekali dengannya." ucap Lisa tersenyum.


"Iya dia memang sangat baik." jawab juandra.


"Emm..,Apa kakak sudah menikah?" tanya Lisa.


"Belum.saya belum menikah." jawab Juandra berbohong. Lisa menganggukan kepalanya mendengar jawaban Juandra.


"Bagaimana denganmu?" tanya Juandra menatap Lisa dengan serius.


"Aku?.Aku sudah tunangan tapi sebentar lagi kami akan menikah." jawaban Lisa membuat juandra mengepalkan tangannya.


"Siapa pria yang akan menikahimu?" tanya juandra.


"Dia,Dokter Roby." jawab Lisa jujur. Semakin bergemuruhlah dada juandra menahan amarah.


πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„


Ada yang panas tapi bukan bara api melainkan hatinya juandra.haduhai panasnya sampai berasa di jari jariku.

__ADS_1


Hay kakak semua jangan lupa dukungan kalian,like dan komentar yang baik supaya author semangat Update.πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2