Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
67


__ADS_3

Juandra dan istrinya sudah sampai di rumah utama Gilbert. Mereka berdua masuk kedalam namun tidak melihat keberadaan orangtuanya juandra disana. Namun dari arah dapur terdengar suara mamy tengah bicara dengan pelayan.


"sepertinya mamy ada di dapur suamiku."


"Ayo kita menemui mamy." ucap juandra,


Mereka berdua berjalan menuju arah dapur.


"Mamy.." pangggil keyra mengejutkan amira dan pelayan.


"sudah datang rupanya kalian.." Ucap amira lansung memeluk tubuh menantunya lalu mengelus perut menantunya.


"Papi mana my?" tanya juandra.


"Papimu di ruangan kerjanya son" jawab mamynya.


"Baby aku mau menemui papi dulu."


keyra menganggukan kepalanya menanggapi ucapan suaminya. Juandra melanjutkan langkahnya menuju ruang kerja papinya.


"Mamy lagi masak apa?" tanya keyra melihat bahan makanan banyak di meja di olah oleh beberapa pelayan.


"Mamy lagi masak pesanan kamu tapi sudah selesai kok sayang,kamu bersihkan tubuh kamu dulu setelah itu kita makan ya." ucap mamy amira memberitahu menantunya.


"Iya my,kalau begitu aku kamar dulu."


"Iya sayang"


Keyra berjalan menuju kamar suaminya, sampai di dalam dia lansung membersihkan tubuhnya.


Di ruangan lain Juandra sudah masuk kedalam ruangan kerja papinya.


"Kenapa papi mengampuni Tuan Zidan ?" tanya juandra.


Andreu menghentikan kegiatannya lalu bangun dan berjalan berpindah kearah sofa di ruangannya mendekati putranya.


"Papi tau Tuan Zidan tidak terlibat, papi memberikan dia kesempatan untuk memperbaiki kehidupan pribadinya." jawab Andreu.


"Penyerangan tadi bukanlah suruhan serly saja." lanjut andreu.


"Aku tau pi.ada pihak lain mengambil keuntungan dari itu." Jawab juandra.


"Berhati hatilah mereka mengincar istrimu son,mereka menganggap dia adalah kelemahanmu. Papi tidak mau menantu dan cucu cucu papi kenapa napa." ucap andreu mengingatkan putranya mengenai keselamatan menantu dan cucu cucunya.


"Baik pi.Papi sama mamy jadi mau liburan?" tanya Juandra.


"Lusa mereka papi sama mamymu berangkat,Kalian Tinggalah disini kasian istrimu di apartemen tidak ada yang temani kalau disini banyak pelayan. " ucap Andreu menyuruh putranya tinggal di rumah itu selama mereka pergi.


"Sebenarnya aku mau membawanya pulang kerumah papa,tapi nanti aku tanyakan keyra pi mau disini atau di rumah papa." jawab juandra.


"Ya begitu juga bisa,Dimana nyamannya istri kamu." tanggap Papinya.

__ADS_1


"Iya pi.Aku mau kekamar dulu" andreu menganggukan kepalanya menanggapi ucapan putranya. Juandra keluar dari sana menuju kamarnya namun sebelumnya dia menuju dapur.


"Istriku dimana my?" tanya juandra tidak melihat istrinya disana.


"Istri kamu sudah pergi kekamar kalian, mamy suruh membersihkan tubuhnya,


udah itu mamy mau ajak dia makan." jawab amira.


"Iya my,aku kekamar dulu." ucap juandra.


"Ya sayang" jawab mamynya.


Juandra berjalan menuju kamarnya, perlahan dia membuka pintu kamar dengan matanya melihat kiri kanan dalam kamarnya,terdengar istrinya sedang berganti pakaian di ruang ganti.


"Baby..." panggilnya.


keyra membuka pintu ruang ganti, juandra masuk kesana lalu memeluk tubuh istrinya.


"mamy anak anak sudah wangi.." ucap juandra mencium bahu istrinya.


"Daddy anak anak masih bau asem." ucap keyra membuat juandra tersenyum lalu menatap wajah istrinya.


"Baiklah,Aku mandi dulu kalau begitu." cup..kecupan lembut juandra berikan di kening istrinya setelah itu juandra berjalan keluar menuju kamar mandi sedangkan keyra melanjutkan berganti pakaian lalu segera turun kebawah menemui mertuanya.


"Juandra mana sayang?" tanya mamynya.


"Masih mandi ma.."


Di kamar Juandra baru saja menyelesaikan mandinya,dia keluar namun tidak melihat istrinya. Juandra berpikir mungkin istrinya sudah duluan turun kebawah ingin segera memakan makanannya. Juandra segera memakai pakaiannya,setelah itu dia segera menyusul istrinya namun sampainya di bawah dia melihat suasana menjadi sepi,bahkan semua keluarga dan istrinya tidak ada disana.


"Baby.." panggil juandra namun tidak ada jawaban.juandra kembali berjalan menuju kamar orangtuanya.


Tok..tok..


"My..Juan my.." namun tidak ada juga jawaban, juandra membuka pintu kamar itu namun orangtuanya juga tidak ada di kamar mereka.


'Mereka kemana?" Guman juandra berjalan cepat turun kebawah menuju kedepan namun dia lansung mengkerutkan keningnya melihat beberapa mobil yang tidak asing baginya.


"Papa mama disini?" juandra menelisik taman di depan namun tidak juga melihat satu pun dari mereka disana.


"Apa mungkin di taman belakang?, sebaiknya aku kesana." Guman juandra melangkahkan kakinya kearah taman belakang.


Sampainya disana juandra juga tidak menemukan mereka,membuat dia semakin binggung kemana mereka semua pergi.


"Disini juga tidak ada." Guman Juandra


yang kemudian ingin kembali masuk kedalam rumah.


"Suamiku.." Juandra menghentikan langkahnya lalu membalik badannya menoleh melihat istrinya di depannya.


"Kamu ngapain disini?" tanya juandra.

__ADS_1


tut tut. Lampu taman itu padam,sebuah meja di atasnya terletak Sebuah kue ulang tahun berukuran besar bertuliskan daddy anak anak mendekati mereka berdua yang kemudian yang lain juga keluar dari persembunyian mereka. Melihat itu juandra menjadi terdiam.


"Selamat ulang Tahun, selamat ulang Tahun.." Keyra menyanyikan lagu ulang tahun membuat juandra baru mengingat hari ulang tahunnya.


Lagu itu berulang kali di nyanyikan keyra begitu juga anggota keluarga yang lain.


"selamat Ulang tahun suamiku,daddy anak anak." ucap keyra dengan senyuman manisnya.juandra masih terdiam mematung menatap istrinya dan lainnya.


"Tiup lilinnya tapi sebelumnya berdoalah " ucap keyra.


Juandra mengikuti apa yang istrinya katakan, dia memejamkan matanya setelah itu Juandra meniupkan lilin itu,


juandra memeluk tubuh istrinya dan menciumnya.


"Terimakasih istriku,papi mamy dan papa mama ,semuanya atas kejutan kalian." ucap juandra terharu. Andreu mendekat lalu memeluk putranya.


"Papi tau kamu tidak menyukai perayaan ulang tahun son,tapi papi harap kedepan kamu menyukainya. Selamat ulang tahun putraku." ucap andreu menepuk belakang putranya.


"Terimakasih Papi."


Andreu melepaskan pelukannya yang kemudian Giliran amira memeluk tubuh tegap putranya.


"Selamat ulang Tahun son." amira memeluk tubuh putranya dengan meneteskan air matanya.


"Terimakasih mamy." juandra membalas pelukan mamynya lalu menghapus air mata mamynya.


"Mamy menangis bahagia son,mamy mengingat kamu mamy lahirkan dan mamy besarkan dan sebentar lagi kamu akan memiliki anak."ucap Amira terharu.


"Iya mamy." ucap juandra terharu juga mendengar ucapan mamynya.


kini giliran Dio dan elisa memeluk tubuh menantunya memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk menantunya.


"Selamat Ulang tahun Juand." Ucap Dio.


"Terimakasih papa."


"Selamat ulang Tahun Juand" ucap Elisa.


"Terimakasih ma.." jawab juandra. Setelah itu giliran yang lain mengucapkan selamat ulang tahun kepada juandra.


Keyra begitu bahagianya melihat senyuman suaminya yang terus terukir di bibir suaminya. suaminya itu sejak kecil tidak menyukai kalau ulang tahunnya di rayakan seperti anak pada umumnya dengan pesta dan kue ulang tahun yang mewah,Baginya itu hal yang tidak bermanfaat,Di ulang tahunnya juandra memilih cukup makan bersama dengan keluarganya, membagi bagi makanan serta uang kepada anak yang kurang mampu sudah cukup baginya.


Sekarang mereka menuju meja makan yang sudah di siapkan di taman itu.


"Besok kita membagikan rejeki kita kepada orang yang tidak mampu." ucap juandra kepada istrinya.


"Iya suamiku." jawab keyra.


Setelah berdoa mereka mulai makan bersama malam itu dengan canda tawa tidak terlepas dari wajah bahagia mereka semua.


__ADS_1


Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.


__ADS_2