
Subuh itu keyra masih tengah tertidur dengan lelapnya,karena kelelahan jadi tidak merasakan tangan suaminya tengah mengusap lembut kepalanya.
Juandra baru saja sadar,awalnya dia sadar dia melihat kiri kanannya,
Setelah itu dia menyadari kalau dirinya sedang di rawat di rumah sakit.ketika dia melihat kesisi kirinya,juandra lansung tersenyum mendapati istri tercintanya tengah menemaninya.
Juandra masih mengusap kepala istrinya.
Berapa menit kemudian,keyra menggerakan tubuhnya karena merasa ada seseorang membelai belai kepalanya.keyra mengangkat kepalanya perlahan dan lansung menoleh keatas mendapati suaminya sudah membuka matanya bahkan tersenyum padanya saat itu. Karena belum merasa yakin suaminya sudah sadar,beberapa kali keyra mengusap matanya.
"jangan di gosok terus,nanti matamu sakit." ucap juandra lemah.
Deg..jantung keyra berdetak kencang mendengar suara suaminya. juandra melepaskan saluran oksigen di mulutnya lalu perlahan mengambil tangan istrinya untuk dia pegang.
Keyra bangun mendekati suaminya yang perlahan juandra menyuruh istrinya mendekati dirinya.
Hiks...hiks..saat itu juga keyra lansung menangis lagi.
"Terimakasih suamiku,kau sudah sadar.." ucap keyra bahagia.
"Jangan sedih.aku ingat janjiku padamu." ucap juandra sambil menghapus air mata istrinya.
"Tunggu sebentar aku mau memberitahu Dokter Dego dan lainnya" ucap keyra lalu menekan tombol yang membuat Andreu terbangun dari tidur lelapnya dan lansung masuk kedalam.
"Ada ap.., Son.,syukurlah kau sudah sadar.." ucap Andreu bahagia atas kesadaran putranya,andreu lansung memberikan ciuman di kening putranya.
"Apa ada yang sakit,beritahu papi.?" tanya andreu.
"Tidak pi,aku baik baik saja. Dimana mamy?" ucap juandra lalu menanyakan mamynya.
"Ada,mamymu masih tidur,sejak kemarin lalu mendengar kabarmu terluka, mamymu tidak bisa tidur bahkan makan saja susah." mendengar itu juandra merasa bersalah lalu dia melihat kearah istrinya.Tidak lama Dego datang dan lansung masuk keruangan juandra.
"Syukurlah kau sadar Bro..,aku priksa kau dulu." ucap Dego mengecek semua kondisi juandra.lima menit kemudian Dego sudah menuliskan semua hasilnya.
"Son..kau sudah sadar syukurlah.." amira lansung mencium kening putranya, dia terbangun dari tidurnya karena mendengar suara brisik di telinganya, saat menoleh kearah kaca ruangan putranya,membuat Amira lansung bangun dan segera masuk kedalam.
"Iya mam..,maafkan juan sudah membuat mamy dan lain khuatir" ucap juandra, mendengar itu amira meneteskan air matanya sambil mengangukan kepalanya.
"Om,tante, Nona keyra. Saya akan memberitahu kalian mengenai pemeriksaan kesehatan juandra." ucap Dego.
"katakan saja "pinta Andreu.
"Seperti yang kita bicarakan semalam,
racun itu belum semuanya bisa di keluarkan,jika tidak segera di keluarkan,akan patal untuk kesembuhan juandra terutama Hatinya karena sudah sedikit terinfeksi,beruntungnya fisik juandra kuat kalau tidak mungkin dia tidak akan cepat sadar." mendengar penjelasan Dego mereka bertiga melihat kearah Juandra.
"Jangan terlalu khuatir aku akan baik baik saja." ucap juandra tidak ingin membuat orangtuanya dan istrinya khuatir dengan kondisinya.
"Atur saja persiapan juandra untuk membawanya ke negara C hari ini" ucap Andreu,dia memutuskan akan membawa putranya lansung kembali ke negara asal mereka. Bersamaan dengan itu Dio dan istrinya dan lain juga masuk menemui juandra.
"Syukurlah kau sudah sadar.." ucap Dio melihat menantunya sudah sadar.
"Apa juan mau di bawa kembali And??" tanya Dio.
"Iya,kondisi kesehatannya seperti amira dulu,aku mau kau dan istrimu menangani pengobatan putraku semantara waktu sama seperti kau dulu merawat istriku." ucap Andreu lalu meminta besannya lansung merawat putranya.
__ADS_1
"Tentu saja aku tidak akan menolak." jawab Dio.
"Rend persiapkan semuanya,pagi ini kita lansung berangkat." ucap Andrue yang lansung di iyakan Rendi asisstennya,dia lansung keluar menyiapkan semua keperluan keberangkatan mereka kembali kenegara c.
Setelah itu Mereka semua keluar,
tinggalah keyra masih bersama suaminya.
"Naiklah kemari.." ucap juandra.sejak koma berapa hari ini sampai sekarang dia hanya bisa terbaring miring karena dua luka di belakangnya cukup dalam,
jika di bawa baring terlentang bisa membuat luka jaitannya akan kembali berdara ataupun infeksi.
"Nanti bisa mengenai luka kamu.." keyra belum mengikuti kemuan suaminya.
"Tidak..,kemarilah." mendengar itu keyra perlahan naik keatas ranjang suaminya,
Setelah naik saat itu juga juandra lansung memeluk istrinya.
"apa kamu tidak merindukanku..?"tanya juandra.mendengar itu keyra tersenyum kearah suaminya.
"tentu saja aku merindukanmu,setelah kita sampai.kamu harus mengikuti apa yang aku katakan,aku akan merawatmu sampai sembuh." ucap keyra.
"Baiklah Istriku dan juga Dokterku." ucap juandra.
mereka berdua masih saling pandang sampai kemudian juandra menyatukan keningnya kearah kening istrinya.
"Aku sudah berapa hari belum mandi." ucap juandra yang di mengerti keyra. Cup...keyra lansung mengecup bibir pucat suaminya dengan lembut.
"Aku tidak perduli,kamu adalah suamiku,nanti aku bantu membersihkan tubuhmu." mendengar itu juandra tersenyum.
"kaget kenapa??"
Juandra belum menjawab pertanyaan istrinya,mereka berdua di kejutkan kedatangan Evelyn dan soraya.
"Kami tau kalian pengantin baru tapi ingat sakitmu." ucap evelyn. Wajah keyra lansung memerah,dia perlahan turun dari ranjang suaminya.
"Syukurlah kau sudah sadar juandra, kakak sangat menghuatirkan kamu, lain kali berhati hatilah." ucap evelyn serius.
"Iya kak.kakak membuat kami semua khuatir. Apalagi istri kakak" ucap soraya yang juga ikut bicara,juandra tidak menjawab dia hanya menganggukan kepalanya.
"Sebentar lagi kita akan berangkat, jadi kamu harus makan makanan ini dulu, setelah itu minum obat ini." ucap evelyn Lalu memberikan makanan dan obat tersebut kepada keyra.
"Ya sudah kakak sama soraya keluar dulu.kalian lanjutkan saja.." ucap evelyn menggoda.mereka berdua kembali keluar. Sedangkan keyra setelah itu lansung membantu suaminya bangun untuk duduk,kemudian dia membantu suaminya makan dan meminum obatnya. Setelah itu,Keyra membantu mengelap tubuh suaminya.
"Apa kamu sudah terbiasa mengelap tubuh pasienmu?" tanya juandra tidak suka.
"Tidak pernah,biasanya yang mengurus membersihkan pasien perawat tapi jika pihak keluarganya tidak ada,kalau ada pasti mereka yang akan membersihkannya." jawab keyra masih mengelap semua tubuh suaminya.
"Baguslah kalau begitu."
"Apa suamiku cemburu aku menyentuh tubuh orang lain??" juandra lansung menatap istrinya.
"Tentu saja aku tidak menyukai itu." ucap juandra dingin.
"Aaa begitu,bagaimana kalau papaku..?" ucap keyra ingin sekali mengoda suaminya
__ADS_1
"Itukan papa mu,ya itu kan lain ceritanya." jawab juandra.
"Hmmm...baiklah.bisa suamiku membuka sedikit kakimu..?" ucap keyra ingin melepaskan pakaian dalam suaminya.
"Apa dalamanku akan di ganti juga..?" tanya juandra.
"Iya,harus di ganti nanti tubuhmu bisa gatal kalau tidak di ganti apalagi pemakaiannya sudah beberapa hari,aku sudah menyiapkan semua keperluanmu." ucap keyra.
"kamu yakin mau mengantinya..?" tanya juandra.
"Iya..memangnya kenapa..?" tanya keyra dengan tangannya sudah mulai menarik pelan celana pasien di tubuh suaminya,
hingga tinggalah Boxer juandra yang masih melekat disana. Saat itu keyra masih berpikiran seperti dokter layak pekerjaannya.
"Aku akan pelan membukanya.." ucap keyra kemudian mulai membuka celana boxer suaminya.
Glup....saat sudah setengah menuruni celana boxer itu keyra menghentikannya membuat juandra tersenyum.
"kenapa berhenti istriku..?" tanya juandra sedikit nakal senyumannya, keyra menggelengkan kepalanya.
"Ti..tidak apa apa suamiku.." ucapnya gugup lalu perlahan mulai kembali membuka boxer suaminya hingga terlepas,kemudian dia mulai mengelap kaki dan areal milik suaminya dengan sangat telaten,setelah selesai dia lansung menutup milik suaminya mengunakan handuk setelah itu dia lansung berjalan menuju koper.
Benaran itu milik suamiku??,Ya ampun tidak hidup saja sebesar itu,bagaimana kalau hidup....ya ampun aku mikirin apa sih..
Keyra mengusap wajahnya karena pikirannya selalu tertuju milik suaminya.setiap apa yang keyra lakukan terlihat oleh juandra yang saat itu tersenyum karena mengetahui isi pikiran istrinya.
Keyra kembali mendekati suaminya dengan membawakan pakaian dalam milik suaminya dan juga pakaian biasa yang lembut untuk suaminya pakai.
keyra membantu suaminya memakaikan pakaian dalam serta pakaian suaminya.
Hap..juandra menahan tangan istrinya saat istrinya ingin berjalan menuju koper lagi ingin memasukan pakaian kotor suaminya.
"Duduklah.." pinta juandra yang lansung di ikuti keyra.
"pertanyaanmu sudah terjawab bukan?,
Dia memang besar dan panjang.." bisik juandra sensual membuat mata keyra melotot.
Buk...Aukh...
"maafkan aku suamiku..kamu sih pikirannya mesum sekali..." juandra tertawa kecil mendengar ucapan istrinya.
"kau istriku tidak salah aku mesum dengan istriku sendiri."ucap juandra lalu memeluk tubuh istrinya.
"Keyra..." panggil juandra.
"Iya.."
"Aku membuat kita menunda malam pertama kita,apa kau tidak marah padaku..?" tanya juandra.
"Tidak sama sekali,aku tau keputusanmu adalah hal yang baik untuk semuanya.emm aku mau bersiap ya kita akan kembali." ucap keyra lalu turun dari ranjang suaminya lalu menyimpan segala keperluannya dan suaminya.
Satu jam kemudian mereka semua sudah di bandara bahkan mereka sudah dalam pesawat. Tidak lama pesawat itu lansung membawa mereka kembali kenegara C.
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐๐,dan komentar๐๐ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐๐.