
Masih di tempat yang sama.
Semua tamu undangan sudah pulang satu persatu,tinggal keluarga Andreu dan Dio masih berada disana.
Sejak tadi juandra tidak pernah melepaskan gengaman tangannya dari tangan istrinya.
"Ayo kita turun.." perlahan juandra mengiring istrinya menuju keluarganya yang saat itu tengah berkumpul mengobrol bersama,mereka sangat bahagia atas pernikahan juandra dan keyra.dengan penuh canda tawa dan Godaan mereka ucapkan kepada pengantin baru yang tengah menghampiri mereka,membuat wajah keyra saat itu lansung memerah,tidak dengan juandra, dia hanya biasa saja dengan wajah dinginnya.Namun berapa menit kemudian keluarga mamynya berpamitan ingin pulang.
"And kami pamit pulang dulu.." Ucap marsel mewakili keluarganya.
"Ia bang,Terimakasih kalian semua sudah hadir." Jawab Andreu begitu juga kepada keluarga amira lain,andreu juga mengucapkan banyak terimakasihnya kepada mereka.Setelah berpamitan dengan Andreu dan amira,kini mereka beralih memberitahu juandra dan keyra dan juga keluarga Dari pengantin perempuan.
"Mereka Paman pamit pulang Dulu juand,sekali lagi selamat untuk kalian berdua." ucap marsel lalu memeluk tubuh juandra.
"Ia paman,Terimakasih" jawab juandra yang juga membalas pelukan Marsel,
kemudian kini giliran yang lain juga pamit kepada pengantin baru itu,tidak lupa Evelyn dan juga soraya juga pamit.
"Selamat ya untuk kalian berdua,semoga juandra junior segera launcing.." Ucap Evelyn menggoda sepupunya.
"Tentu saja." jawab juandra dengan sedikit tersenyum.
"Selamat ya kakak kakakku sayang,
cepat berikan aku ponakan.." ujar Soraya saat ini tengah memeluk tubuh juandra lalu beralih memeluk tubuh keyra.
"Terimakasih mbak,soraya.." ucap keyra yang di iakan kakak beradik itu.
setelah keluarga mamy,papi dan juga mertuanya pulang,kini yang masih tinggal disana,orangtuanya dan mertuanya juga nathan sekeluarga.
Seperti apa yang juandra dan papinya rencanakan tadi,juandra mengajak keluarganya duduk bersama.
"Aku ingin memberitahukan kalian sesuatu yang sangat penting." jeda juandra melihat kearah orangtuanya, mertuanya dan yang ikut bersama mereka duduk disana.
mereka tengah menunggu apa yang ingin juandra katakan.
"Malam ini,aku harus berangkat menuju negara G.Keadaan disana cukup kacau."
__ADS_1
Deg...
Keyra terkejut mendengar suaminya akan pergi,begitu juga yang lain.
"Apa yang sebenarnya terjadi juan?" Tanya papa mertuanya ingin mengetahui apa yang terjadi disana.
"Post pertahanan satu sudah lumpuh di serang musuhku,semua anak buahku berjaga disana tewas,akibat Menghirup Gas beracun.setengah jam lalu pertahanan kedua juga sudah di serang musuhku,ada yang sudah berhianat kepadaku. Aku tidak bisa menunda keberangkatanku lebih lama lagi,Zero juga menghilang saat ini."
Mendengar itu Dio dan elisa melihat kearah putrinya yang saat itu tengah terdiam,nampak wajahnya sedang menahan sedih.
"papa mertua,untuk semantara aku akan meninggalkan istriku di rumah kalian, aku tidak bisa membawanya bersamaku, itu sangat membahayakan keselamatannya.Apa papa tidak keberatan?"tanya juandra.
mendengar itu Dio melihat lagi kearah putrinya.
"Tentu saja juan.,kamu tenang saja." jawab Dio mengerti apa yang menantunya katakan.
"bisakah kamu tidak berangkat kesana juan" ucap nathan yang tiba tiba membuat mereka semua melihat kearahnya.
"Aku setuju dengan kak Damian,om sedikit keberatan kau berangkat kesana juan."timpal Dion yang juga ikut bicara.
"Aku tidak bisa,ini menyangkut banyak nyawa Anak buahku" jawab juandra.
"Papi akan ikut bersama kamu kesana son." ucap andreu serius.
"Tidak pi,itu akan menguntungkan pihak musuh.Papi tetap disini,semua keluarga ini tanggung jawab papi yang menjaga mereka.kalian tenang saja Zarel dan Berto bersamaku disana.
"Bawalah Bareil bersama kamu Juand" ucap Nathan,mendengar itu juandra melirik kearah Bareil.
"Baiklah." ucap juandra setuju.
Setelah itu,juandra pamit ingin membawa istrinya menuju Apartemen miliknya,Sedangkan keluarga mereka berdua juga pulang menuju rumah mereka masing masing.
"Pa.. jujur mama ada rasa khuatir menantu kita pergi pa.." ucap elisa.
"Tenanglah percayakan semuanya padanya,papa yakin dia akan baik baik saja.dia juga sangat berat meninggalkan istrinya pada kita.jangan menampilkan wajah kekhuatiran kamu di hadapan keyra nanti." ucap Dio yang di angguki istrinya. Mereka pun lansung melajukan kendaraan mereka menuju rumah mereka.
Di tengah perjalanan,amira terdiam karena memikirkan ucapan Nathan dan Dion yang tidak mengijinkan putranya pergi,amira merasa ketakutan di dalam dirinya.andreu menyadari istrinya tengah menghuatirkan putranya,perlahan dia mengemgamkan tangan istrinya.
__ADS_1
"Tenanglah.percayakan semuanya kepada putra kita.aku juga akan membantunya kesana." ucap andreu yang membuat amira tersenyum.
"Iya hubby.." jawab amira
***
Satu jam kemudian,juandra sudah sampai keapartemennya.dia lansung membawa istrinya masuk kedalam kamar mereka.dimana kamar tersebut sudah di sulap menjadi kamar pengantin.
"Kenapa diam Hmm..?" Tanya juandra memeluk tubuh istrinya dengan tangannya bergerak melepaskan jepitan di rambut istrinya.setelah selesai juandra perlahan membuka rek sleting belakang Gaun istrinya dan ingin menurunkannya, namun di hentikan keyra tangannya.
"Aku ingin ikut." ucap keyra menatap kearah suaminya,juandra tersenyum dengan tangannya membelai rambut istrinya.
Cup...juandrea mencium seluruh wajah istrinya.
"Jangan dulu,setelah semua keadaannya membaik,aku akan menjemput kamu dan kita akan berbulan madu disana." keyra lansung menggelengkan kepalanya tidak mau nanti kesana,dia ingin sekarang ikut bersama suaminya.
"Dengarkan aku,percayalah aku akan kembali dengan selamat." keyra lansung meneteskan air matanya dengan di iringi gelengan kepalanya.
"Aku mau ikut kamu sekarang suamiku" hiks...hiks..hiks.. "aku mau ikut suamiku.." Tangisan keyra lansung pecah.juandra menghembuskan napasnya,jujur sebenarnya dia sangat berat hati ingin meninggalkan istrinya.
Juandra mengendong tubuh istrinya menuju ruangan Ganti,sampai disana dia kembali membantu istrinya membuka Gaunnya,Lalu dia mengambil satu set baju tidur untuk istrinya.
Dengan menahan hasratnya karena melihat tubuh molek istrinya,apalagi Gunung kembar milik istrinya yang ternyata cukup besar,juandra membantu istrinya memakaikan baju tidur itu sampai selesai.Kini Giliran Juandra yang membuka bajunya, setelah itu dia kembali mengendong istrinya menuju tempat tidur mereka.
"Ayo kita beristirahat." ucap juandra lalu membawa istrinya berbaring lalu memeluk istrinya yang saat itu masih menangis. Juandra mengangkat wajah istrinya lalu mengelap air mata istrinya dengan kecupan manisnya.
"Aku mau ikut kamu" ucap keyra lagi yang tidak mau di tinggal pergi.
Cup...juandra mencium istrinya dengan lembut masuk kedalam,********** dengan sangat lembut membuat keyra menghentikan tangisannya,dan perlahan membalas ciuman suaminya. Hingga lima menit kemudian juandra menyudahi ciuman mereka karena merasa Gejolak tubuhnya sangat panas.
"Beristirahatlah aku mau menyiapkan barang barangku sebentar" ucap juandra ingin bangun namun di hentikan keyra.
"Ada apa hmm,?"Tanya juandra sambil membelai rambut istrinya.
"Suamiku..,apa kamu tidak ingin melakukan malam pertama kita,sebelum kamu berangkat?" Tanya Keyra sejak tadi memikirkan kata kata itu untuk segera dia ucapkan kepada suaminya,karena melihat suaminya sedang menahan dirinya. Sedangkan juandra mendengar ucapan istrinya terdiam,tapi sebenarnya juandra juga ingin melakukan malam pertama mereka tapi dia memikirkan keadaan istrinya,nanti pasti istrinya akan kesakitan sendiri,apalagi dia akan pergi malam ini.
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐๐,dan komentar๐๐ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐๐.