
Malam Hari itu Juandra bersama istri dan mertuanya tiba di Negara B, mereka lansung menuju kekediaman Nathan. Tidak lama mereka sampai Disana yang lansung di sambut oleh seluruh keluarga besarnya,Namun mereka terkejut melihat Juandra mengendong istrinya yang terlihat sangat pucat dengan tangannya sudah terpasang selang infus.
"Keyra kenapa son..?" tanya Mamy Amira panik melihat keyra sangat pucat sekali dalam gendongan Juandra.
"Bawa dia lansung kekamar.." Ucap Maora begitu sama panik melihat menantu kakaknya itu.juandra lansung membawa istrinya menuju kamarnya di rumah tante dan Omnya itu.
"Keyra muntah trus sejak tadi Ami,kalian tidak perlu khuatir dia akan baik baik saja.." Ucap Elisa.
Mereka semua masuk kedalam kamar Juandra untuk melihat keadaan menantu Keluarga Gilbert itu.
"Baby..kamu dengar Aku..?" tanya Juandra kepada istrinya.
"Aku dengar." jawabnya lemah.
"Ayo kita semua keluar biarkan menantuku beristirahat." Ucap Andreu,mendengar itu mereka semua keluar dari sana.
"Mama akan menggantikan Infusnya." Ucap mama Elisa lalu mulai mengantikan air infus putrinya yang tinggal sedikit.
"Mama tunggu istriku,aku mau membersihkan tubuhku."pinta Juandra kepada Mama mertuanya.
"Baiklah,kamu mandi saja Mama akan menjaga istri kamu." jawab mama Elisa.
Juandra masuk kedalam ruang Ganti mengambil pakaiannya lalu menuju kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya.
"Ma.." panggil Keyra perlahan membuka matanya.
"Iya sayang,kamu masih pusing.?" tanya mamanya.
"Iya Ma lumayan,aku mau minum Ma.." Ucap Keyra bangun di bantu mamanya menyandar,mamanya memberikan air putih untuknya yang lansung keyra minum.
"jangan lupa vitamin kamu di minum nanti ya sayang,tensi kamu menurun sayang." Ucap mamanya.
"Iya Ma nanti keyra minumnya." Jawab Keyra.
Di luaran sana mereka semua tengah berkumpul di ruang tamu.
"Kau yakin menantuku tidak apa apa Dio?" Tanya Andreu menghuatirkan keadaan Keyra.
"Tidak apa apa And,karena kehamilannya membuat dia mudah lelah sekarang,Keyra juga mulai sering Mual dan muntah itu juga membuatnya lemah,
Tapi semuanya sudah aku periksa sebelum kami berangkat kesini,mereka sangat sehat sekali." Ucap Dio.
"Syukurlah kalau begitu." Ucap amira merasa lega mendengar kondisi menantu dam cucunya baik baik saja.
"Menantumu sudah Hamil And?" Tanya Papanya Nathan.
"Sudah Om, sudah mau 4 bulanan." jawab Andreu tersenyum.
"Hmm..bagus,semoga kondisinya selalu sehat sampai melahirkan." Ucap papa nathan dan juga mendoakan kesehatan keyra.
"Amin."jawab mereka serempak.
__ADS_1
"Kamu berisitirahatlah Dio,nanti kita akan makam malam bersama." Ucap Andreu.
"Baiklah,kalau begitu semuanya saya permisi." Ucap Dio lalu berjalan menuju kamar yang sudah di siapkan.
"Kak kalau aku tidak salah dengar kak Dio mengatakan mereka baik baik saja, maksudnya gimana kak?." tanya Maora penasaran.
"Kakak lupa memberitahu kalian Kalau keyra hamil anak kembar." jawab Andreu,mendengar itu Maora dan lainnya terkejut dan bahagia.
"Wah..sayang,kita akan memiliki cucu Dua.." Ucap Maora bahagia mendengar ucap Andreu barusan.
"Benar benar bibit unggul." Ucap Papa nathan.
"Ems.tentu saja Om." jawab Andreu yang membuat mereka semua tertawa.
Di atas Sofia mendengar Tawa mereka.
"B kenapa mereka di bawah tertawa kuat sekali.?" tanya Sofia.
"Sepertinya Kak juandra dan istrinya sudah sampai." jawab Bariel membantu mengeringkan rambut tunangannya.
"Bawa aku kebawah B,aku mau melihat kakak ipar kalian." ucap Sofia ingin sekali bertemu dengan keyra.
"Baiklah," jawab Bareil lalu membantu tunangannya itu duduk di kursi rodanya, setelah itu Bareil membawa Sofia menuju kebawah.
"B...sofia.." Ucap Amira.
"Mam apa kak Juand sudah datang?" tanya Bareil.
"Sudah nak,mereka masih di kamar." jawab amira.
"Sebaiknya nanti saja B,kakak iparmu sedang istirahat karena kelelahan menempuh perjalanan tadi." Ucap mamanya.
"Baiklah Ma."Jawab Bareil kemudian
Mereka berdua bergabung duduk dengan keluarga besarnya dan mengobrol bersama dengan mereka.
Satu jam kemudian,mereka pun beramai ramai menuju ruangan makan untuk makan malam bersama.
"Hey calon pengantin baru." Ucap Dio menepuk bahu kanan Bareil.
"Om.."Ucap Bareil tersenyum.
"Sudah siap sekali?" tanya Dio sambil menggoda Bareil.
"Sangat siap sekali Om." jawab Bareil.
"Enam bulan waktu yang cukup lama B,kau benar benar tidak boleh melanggar aturan itu B." Ucap Dio.
"Dio Setidaknya masih ada setengah yang bisa dia cicipi." Ucap Andreu ikut menggoda Bareil.
"Jangan menggoda putraku,Apa kalian tidak mau tidur di luar..?" Ucap nathan melirik kearah wanita mereka. tidak lama mereka tertawa bersamaan,
__ADS_1
sedangkan sofia,wajahnya memerah malu karena mereka terus membicarakan dirinya dan Bariel.
Tidak lama Juandra datang kesana hanya sendirian saja.
"Istri kamu mana Son?" tanya mommy Tarisa.
"Keyra sekarang sangat sensitif penciumannya oma,dia sering mual mual kalau mencium berbagai Aroma Parfum dan lainnya. Aku menyuruhnya makan malam di kamar saja takutnya nanti mualnya kambuh menganggu kalian makan." jawab Juandra lalu berjalan kedapur mengambil makanan untuk istrinya.
"Itu memang benar,kau tidak mencium parfumku And,keyra memberikan kami Parfum bayi,jika tidak begini kami tidak bisa mendekatinya selain Putra mu itu." ucap Dio membenarkan apa yang Juandra katakan.
Andreu mengendus baju Yang Dio pakai.
"Benar benar Cucu cucu kita ada saja kelakuannya masih dalam perut." Ucap andreu.
"Kau tau kenapa Kenzo tidak ikut bersama kami,Keyra sangat tidak menyukai Kenzo,dia selalu mual jika melihat Kenzo." Ucap Dio lagi.
"Hmms..benar benar cucu cucu kita." Ucap Andreu.
Mereka kembali makan dengan sambil mengobrol,setelah selesai mereka kembali berkumpul di ruang Tamu untuk membahas pernikahan Bareil dan Sofia.
"Suamiku.." panggil keyra.
"Kenapa Hmm?" tanya juga mendekati istrinya.
"Aku mau Makan sesuatu?" ucap keyra.
"Mau Apa?"
"Aku Mau kebab Isi sosis sama daging,
tapi aku maunya di belikan sama papi." jawab Keyra.
"Baiklah,Aku beritahui papi dulu." Ucap Juandra.
"Aku mau ikut." Juandra lansung mengendong istrinya menuju keluar.
"Sayang..." ucap Amira lansung mendekati menantunya namun terhenti.
"Mamy tidak mengunakan apapun sayang." ucap Amira,setelah memastikan bau tubuh mama mertuanya,Keyra lansung memeluk mamy Amira.
"Aku merindukan mamy.." Ucap Keyra memeluk mamy amira.
"Mamy juga sayang." Amira mengurai pelukannya "Ayo kita duduk." Ucap Mamy Amira.
"Mamy Keyra ingin mengatakan sesuatu." Ucap Juandra.
"Kamu mau bilang apa sayang?" tanya Mamy Amira.
"Aku mau makan kebab isi sosis sama daging." Ucap Keyra.
"Keyra mau papi yang membelikan makanan itu untuknya." Sambung juandra membuat Andreu menatap kearah menantunya.
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐๐,dan komentar๐๐ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐๐.