Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
94


__ADS_3

"Kita mau kemana lagi Nander??" Tanya Ayura melihat arah jalan pulang mereka berbeda.


"Menemui Dante,Dia akan mengecek obat obat ini." Jawab Gerson.


"Kamu menyuruh dia datang kesini?" Tanya Ayura tidak percaya tunangannya akan menyuruh sahabat dekatnya yang seorang Ahli dalam hal obat obatan kekota itu juga,padahal Ayura tau jika sahabat tunanganya itu sangat sulit di temui,bahkan misterius karena wajahnya selalu di tutupi masker seperti Ninja.setiap bertemu tidak pernah melihat wajah aslinya.


"Sebuah rencana akan berhasil jika semua sistem pendukungnya sudah di persiapkan semua sayang." jawab Gerson tersenyum.


"Baiklah aku mengalah dalam hal ini Nander,kamu memang tidak bisa aku duga." ucap Ayura tersenyum juga.


Setelah menempuh perjalanan selama 3 jam,ahkirnya sekarang mereka berdua sampai.Ayura melihat kiri kanan tempat itu yang terlihat seperti Gedung yang sudah usang. Gerson mencoba menghubungi Dante.


"Kau dimana Bray?" tanya Gerson kepada sahabatnya.


"Aku sudah di rumah kita." jawabnya.


"Baiklah,aku sedang menuju kesana." ucap Gerson.


"Rumah kita,maksudnya..?" ucap Ayura tidak mengerti ucapan Gerson bersama Dante.


"Kamu akan tau nanti sayang.." jawab Gerson.


"Ayo kita masuk." Gerson memegang tangan Ayura untuk membawanya masuk kedalam.Gerson menekan jari jempolnya dan lansung terbuka sebuah lif disana,Mereka turun menuju kebawah.


"Tempat ini punya siapa Nder?" tanya Ayura baru melihat tempat itu.


"Ini markas ketiga Lion Golden." jawabnya.


Tidak lama mereka sampai di bawah yang lansung di sambut oleh anak buah Gerson.


"Selamat Datang Ketua." sapa mereka. Gerson menganggukan kepalanya. Gerson melanjutkan langkahnya membawa ayura keruangan pribadinya.


"Bro.."


"Bray.."


Gerson dan Dante saling memberikan pelukan.


"Hallo nyonya Gerson." sapa Dante menundukankan kepalanya yang lansung di angguki Ayura.


Gerson mengeluarkan Obat yang tadi ayura barikan lalu memberikan obat itu kepada Dante.


"Periksa kandungan obat ini." Ucap Gerson.


"Baiklah.sepuluh menit selesai." Ucap Dante.dia membuka tasnya lalu mengambil peralatan miliknya lalu mulai mengecek obat itu. Sepuluh menit kemudian hasilnya lansung keluar.


"Gila Bro..,ini obat punya perusahaan Gue sendiri.obat ini untuk menghilangkan ingatan seseorang dan juga semua memory yang lainnya. Obat ini tidak di perjual belikan secara bebas.


kami hanya mengedarnya hanya untuk penelitian ilmuan dan bisnis tertentu." jelas Dante sedikit terkejut.


Di samping mereka berdua,Ayura sangat terkejut mendengar penjelasan dari sahabat tunangannya itu.


"Kau serius Dante..!!" Ucap Gerson.

__ADS_1


"Aku serius Bro,ini kau lihat.Disini tertulis semuanya data dari mana obat ini berasal.kau dari mana dapat obat ini.?" Ucap Dante lalu menanyakan dari mana Gerson mendapatkan obat itu.


"Ceritanya panjang Bray,Begini akan aku ceritakan intinya." Ucap Gerson lalu dia mulai menceritakan masalah keluarga andreu kepada Dante.dalam penjelasan Gerson, ayura juga ikut menjelaskan kepada Dante.


"Ini benar benar kasus Berat Bro..." Ucap Dante sangat teriris hatinya mendengar cerita Gerson.


"Tunggu Bro.kau bilang Roby yang mungkin terlibat disini?." Gerson menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan Dante.


****..."Bedebah sialan,keparat.Dia pasti meminta bantuan papanya mengambil obat ini Bro,papa dia bekerja di perusahaanku bagian produksi." kesal Dante.


sial.."Aku akan membunuh pak Tua itu jika benar dia terlibat." Geram Dante.


"Eksekusi bray.." Ucap Gerson.


"Tentu saja.mengenai wanita itu kalau bisa kalian cari cara agar wanita itu tidak meminum obat tadi lagi." Ucap Dante.


"Nanti malam Aku akan menyuruh anak buahku mengambil semua obatnya." ucap Gerson.


"Jika begitu nanti tukarkan saja obat itu dengan Vitamin yang selalu aku kirim kerumah sakitmu." Ucap Dante.


"sebenarnya itu yang mau aku lakukan nantinya." Ucap Gerson.


"Oke.ngomong ngomong kenapa Juandra tidak lansung kemari menyelesaikan ini Bro..?" tanya Dante.


"Kau tau dia tidak mudah percaya apa pun bray,bahkan dia masih saja demdam denganku." Ucap Gerson yang lansung mendapatkan senyuman licik dari Dante.


"Kurasa___"Dante menaikan alisnya mengejek Gerson.


"Sialan kau..!!" Ucap Gerson meninju bahu Dante.


melihat itu Ayura hanya Geleng geleng kepala karena melihat kelakuan mereka berdua.


"Baiklah,aku tidak membahas itu lagi."


Emms.." mengenai masalah tadi,aku siap membantumu."


Dante mengambil tiga botol yang sama lalu memberikan kepada Gerson.


"Berikan ini kepada Juandra,kau pasti tau maksudku." Ucap Dante.


"Baiklah." Ucap Gerson.


"Oke kalau begitu,Aku pergi dulu." Ucap Dante masuk kedalam sebuah kotak yang kemudian membawanya masuk kedalam Air dan pergi dari sana.


"Nander..,obat apa ini..?" tanya Ayura penasaran.


"Obat ini akan mempercepat pemulihan ingatan seseorang,Obat ini tidak di edar bebas karena dosisnya sangat tinggi, Hanya orang tertentu bisa memiliki ini." Jelas Gerson.


"Aneh sekali..,Kenapa tidak mau menjualnya kan bisa buat membantu orang yang lupa ingatannya.." Ucap Ayura.


"Inilah yang nama bisnis Nyonya Gerson,Kamu percaya Dante memberikan ini hanya percuma.!!" Ucap Gerson membuat Ayura bingung.


"Terus gimana maksudnya."

__ADS_1


"Itu urusan Dante dan juandra nanti." jawab Gerson,lalu mengendong Ayura menuju kamarnya disana.


"Nander Jangan jangan mbak Lisa itu benaran kak Kerya,Karena jelas ini Ada yang sengaja Nander." ucap Ayura menyimpulkan apa yang di jelaskan Dante tadi.


"Mungkin saja tapi ini masih perlu di pastikan Ayura.kasus ini bukan mengenai roby saja,ada pihak lain terlibat.Kamu tidak perlu banyak berpikir,biar ini urusanku dengan Tuan Andreu."


Cup..Gerson mencium sekilas bibir Ayura.


"Istirahatlah,aku mau menghubungi Tuan Andreu sebentar."


Ayura menganggukan kepalanya patuh dengan Ucapan Gerson.


Tut...


"Hallo Gerson."jawab Andreu disana.


"Tuan andreu,Aktifkan sensormu aku mau bicara serius dengan anda." Ucap Gerson.


"Baik.tunggu sebentar." jawab Andreu lalu dia membuka laptopnya dan mengaktifkan apa yang Gerson suruh.


"Sudah siap." jawab Andreu.


Gerson mulai berkomunikasi rahasia dengan Andreu sampai selesai. Setelah itu Gerson kembali melalui teleponnya.


"Tuan andreu,secepatnya anda kemari membawa juandra,sebelum semuanya terlambat." Ucap Gerson membuat Andreu menegang.


"Baiklah akan aku usahakan,nanti malam kami berangkat pulang keNegara C,sampai disana aku akan mencari cara memberitahu Juandra." Ucap Andreu.


"Baiklah Tuan Andreu." Ucap Gerson.


"Baik..,terimakasih banyak sudah membantuku Gerson." Ucap Andreu.


"Hmm,katakan pada juandra jika aku yang memintanya kemari."


"Baik Nak." Ucap Andreu.Gerson mematikan sambungan teleponnya.


Andreu lansung membuka vedio yang Gerson berikan padanya barusan.


"Kak kau sibu__" Terputus.


"kemarilah nath.." Ucap Andreu lalu mengajak nathan bersama sama menonton dan mendengar vedio yang Gerson barusan.


Trang..Sebuah vas bunga pecah terlempar oleh Andreu.


"Akan ku bunuh siapa pun yang membantu anak itu." Ucap Andreu geram sedangkan nathan dia juga mengepalkan tangannya.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang kak..?" tanya Nathan.


"Kau kumpulan semua anak buah kita dan anak buah juandra tapi jangan beritahu juandra masalah ini, cari siapa musuh kita itu yang terlibat. Sedangkan aku akan menyakinkan juandra mengenai ini." Ucap Andreu.


"Baik kak." Ucap nathan.


Dari arah Pintu,Mereka berdua tidak tau jika Amira mendengar pembicaraan mereka berdua.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terimakasih semuanya yang selalu setia menunggu kelanjutan episode novel ini😍😍😍😍.jangan lupa dukungan kalian klik 👍 dan 💌 agar author semangat Update.kalau ada kata yang salah ketik dan kurang akan di perbaiki menyusul🙏


__ADS_2