
"Ini sangat indah sekali suamiku." keyra merentangkan tangannya,mereka berdua tengah menyisiri tepi lautan di dekat markas milik juandra mengunakan speed boat,juandra memeluk tubuh istrinya dari arah belakang.
"Hmm..tapi tidak seindah tubuh istriku" bisik Juandra kearah telinga istrinya, membuat keyra membalik badannya kearah suaminya.
"Dasar mesum."
"Tapi kamu sangat menyukai sentuhanku bukan.?" tanya juandra dengan senyum manisnya,keyra semakin merah wajahnya. dia akui suaminya sangat pandai membuatnya hanyut dalam sentuhan suaminya. Keyra memeluk erat tubuh suaminya.
"Suamiku.." panggilnya.
"Hmm.ada apa?" juandra melihat kedepan.
"Aku hanya memanggil suamiku saja." jawab keyra.
"Suasana ini cocok mencobanya disini" juandra mengedipkan sebelah matanya kearah istrinya.
"Jangan Gila suamiku,kamu lihat sekeliling kita.anak buahmu berjaga dimana mana,bagaimana kamu tidak malu." ucap keyra menghentikan kegilaan suaminya.
"Untuk apa malu,mereka tidak akan berani melihat kearah kita." juandra mengecup tengkuk keyra.
"Suamiku,ajari aku menembak lagi." ucap keyra mengalihan suaminya. Juandra menghentikan kecupannya.
"Baiklah.Ayo kita kembali,aku akan mengajarimu menembak lagi." ucap juandra yang di angguki keyra.
*
*
*
Juandra dan istrinya sudah sampai di lapangan khusus untuknya latihan.
"Posisikan tubuhmu dengan benar baby." Juandra membantu istrinya untuk memposisikan tubuhnya dengan benar menghadap sasaran.
"Sekarang mulailah menembak."
Dor....
"Sasaran tepat Tuan" triak anak buah juandra dari ujung sana memberitahu kalau tembakan keyra mengenai sasaran.
"Bagus Baby." puji Juandra mengusap kepala istrinya.
"Tambahkan 10 meter lagi." ucap juandra menyuruh anak buahnya memundurkan sasaran kejarak 10 meter lagi.
"Siap Baby." keyra menganggukan kepalanya.
"Tembak." Dor..... Tembakan kedua keyra kembali mengenai sasaran.
"Good Baby,kamu sudah melakukan dengan sempurna." ucap juandra memuji istrinya lagi. Juandra menuju kearah meja dimana banyak jenis pedang terletak disana.
"Sekarang aku akan mengajari mu memainkan pedang." ucap juandra.
Juandra memainkan pedangnya dengan sangat lincah,keyra sampai tidak berkedip melihat gerakan suaminya.
__ADS_1
"Cobalah" ucap juandra memberikan pedang itu ketangan keyra yang mengejutkan keyra saat itu.
"Tapi aku takut suamiku,aku tidak pernah belajar menggunakan ini." ucap keyra.
"Jangan takut aku tau kamu pasti sudah tau teknik dasar cara memainkannya bukan?,Ayo serang aku dengan kemampuanmu." ucap juandra.
Dengan gugupnya keyra bangun menghadap kearah suaminya.
"Jangan anggap aku suamimu,tapi lihatlah aku sebagai musuhmu." ucap juandra.mendengar itu keyra memejamkan matanya kemudian perlahan dia mulai menyerang suaminya.
Juandra dan keyra masih saling serang.
"Tuan letnan Ziso ingin menemui anda." mendengar itu juandra menghentikan kegiatannya dengan keyra,keyra menoleh kearah suaminya.
"Pergilah kekamar,bersihkan tubuh mu. Tunggu saja aku di kamar oke." ucap juandra kemudian mengecup sekilas bibir istrinya. Setelah itu dia lansung pergi dari sana menemui orang yang ingin bertemu dengannya. Begitu juga keyra,dia lansung masuk menuju kamar mereka berdua.
Juandra sudah sampai di ruang utama tempat biasa dia menerima tamu luar di markasnya.
"Ada apa anda menemuiku letnan Ziso?" tanya juandra yang sudah duduk di bangkunya.
"Mr Aku datang meminta bantuanmu?"
"Bantuan apa yang kau inginkan?" tanya juandra.
"Ada penyeludupan senjata ilegal di pelabuhan subuh tadi,kami sudah mengepung tempat itu tapi mereka berhasil lolos." jelas Ziso.
"Berapa banyak barang yang mereka seludupkan?" tanya juandra.
"Ini senjata berasal dari Negara A,kau bisa berkordinasi dengan keamanan Negara tersebut. Aku tidak bisa jauh mencampuri urusan kalian, kau tau kami memiliki aturan mengenai ini." jelas Juandra memberitahu ziso.
"Baik Mr.terimakasih anda sudah membantu saya.kalau begitu saya permisi." ucap Ziso yang di angguki juandra.
setelah kepergian Ziso, juandra kembali menyusul istrinya kekamarnya.Juandra masuk kedalam kamar namun tidak menemukan istrinya.
"Baby kau dimana?" juandra melihat kearah kamar mandi namun tidak menemukan istrinya.
"Dia kemana?" Guman juandra lalu menelusuri markasnya.
"Tuan... Nona Tuan_" ucap anak buahnya bergetar.
"Apa terjadi dengan istriku?" tanya Juandra berjalan menuju tempat ruangan menitor untuk melihat dimana istrinya berada,juandra terkejut melihat istrinya tengah berada di dalam kandang Harimau putihnya. Juandra lansung berlari menyusul istrinya keruangan itu.
"Baby..apa yang kamu lakukan disini..?" tanya juandra namun keyra menempelkan jarinya di mulutnya sendiri.
"Suamiku,Apa ini milikmu?"bisik keyra.
"Iya.menyingkirlah kau bisa di gigitnya." ucap juandra merasa panik melihat istrinya sedang di peluk Harimaunya. Sebelumnya tidak ada pernah bisa menaklukan Harimau itu selain dirinya, papi dan mamynya.
"Clody lepaskan istriku,lancang sekali kau membawa istriku kemari." juandra menatap clody dengan mata tajamnya.
Aung..aung..aung..Clody mengelengkan kepalanya dia terus mengendus perut keyra.
"Clody lepaskan istriku atau kau akan aku hukum.." ucap juandra meninggikan suaranya, perlahan clody melepaskan keyra,juandra lansung menarik istrinya kesisinya.
__ADS_1
"kamu tidak apa kan baby? Bagaimana kamu bisa sampai kesini,bukanya aku menyuruhmu membersihkan Tubuhmu?" tanya juandra kepada istrinya.
"Aku tidak apa apa suamiku,aku kira tadi kamu masuk kekamar kita,saat aku menoleh aku lansung terkejut melihat dia masuk kedalam, Aku sangat takut sekali bahkan dia lansung mengigit bajuku lalu membawaku kesini." jelas keyra jujur.
"Clody kau sudah lancang menyentuh istriku." ucap juandra marah dengan Harimaunya.
Auuuung.. Harimau itu mengaung ketakutan dengan juandra.
"Jangan marah padanya suamiku, kamu tau dia membawaku kesini ternyata dia ingin menyuruhku melihat istrinya,kamu tau istrinya tengah mengandung suamiku." jelas keyra membuat juandra terkejut.
"Benarkah clowy hamil?,Clody Apakah itu benar..?"tanya juandra belum percaya.
Aung aung...Hamirau itu mengaung seolah menjawab ucapan juandra.
"Bagus clody,anakmu akan menjadi teman anakku." ucap Juandra mengusap kepala clody.
"Pergilah temani istrimu, aku akan menyuruh mereka memberikan makanan kesukaanmu yang banyak nanti untuk kalian bertiga." clody sangat patuh kepada juandra, dia lansung pergi menemui istrinya.
"Ayo kita kembali kekamar" juandra mengendong istrinya menuju kamar mereka.
"Kita mandi bersama,Aku akan menghukum mu karena sudah mau di sentuh clody." ucap juandra dingin.
"Tapikan_"
"Tidak ada penolakan." keyra hanya pasrah suaminya membawanya mandi bersama yang akan berahkir bercinta di kamar mandi. Sampainya di kamar mandi juandra membuka seluruh pakaiannya lalu kemudian membuka pakaian istrinya.
Cup..juandra lansung mengecup lembut bahu mulus keyra kemudian membawa istrinya masuk kedalam bak,dia mendudukan istrinya keatasnya bahkan rudalnya lansung dia masukan kedalam milik istrinya.
Ahhh.." milikmu membuatku tidak bisa jauh lama lama dari mu baby." ucap juandra bergairah lalu mencium istrinya. Air itu mulai bergejolak karena pompaan kenikmatan mereka lakukan. Merasa belum puas bermain disana,
juandra mengangkat tubuh istrinya lalu membawanya berpindah kekamar mereka. Juandra kembali mengempur istrinya hingga siang berubah menjadi malam lagi.
melihat istrinya sudah kelelahan ulahnya,juandra menyudahi permainannya.dia mengambil pakaian untuk istrinya lalu memakainya. Setelah menyelimuti istrinya juandra mengecup kening istrinya.
"Tidurlah,aku ada pekerjaan yang harus aku selesaikan." bisik juandra kemudian dia keluar dari kamar itu menuju ruangannya.
"Bos ini informasi yang anda minta." juandra mengambil ipad milik Zarel dan melihatnya.
"Dia ingin mencari tau informasi mengenai istriku.tidak semudah itu." Juandra menajamkan matanya.
"Apa Bos aku kembali Besok?" tanya Zarel.
"Iya.pekerjaanku sudah lama aku serahkan kepada Berto dan Zelo." juandra memberikan lagi ipad tadi kepada Zarel.
"Tetap awasi dia,jika dia duluan menyerang lumpuhkan saja markasnya.". Ucap Juandra.
"Baik Bos." juandra bangun dari tempat duduknya menuju dapur,dia mencari bahan makanan lalu mengolahnya karena teringat istrinya belum makan apapun sejak siang karena di gempur olehnya. Setelah selesai memasak,
juandra lansung membawa makanan itu kekamar ingin menyuruh istrinya makan terlebih dahulu.
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐๐,dan komentar๐๐ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐๐.
__ADS_1