
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Halooo pembaca semua.. bagaimana kabarnya.. semoga semua baik-baik saja dan selalu dalam lindungan Tuhan yang maha esa..
Kali ini.. author akan menginformasikan novel baru yang akan segera up beberapa hari lagi.. author selalu mengharapkan kritik dan saran yang membangun bagi author..
Dan tidak lupa terima kasih author ucapakan kepada pembaca semua, yang sudah setia membaca novel-novel author..
Tetap jadikan favorit yaa di beberapa novel author, agar selalu mendapatkan informasi yang update ..
Author berharap semoga cerita yang sudah author tulis dapat menghibur pembaca semua, silahkan ambil sisi baiknya dan buang sisi negatif nya ya.. author usahakan akan selalu menulis yang baik-baik saja, dengan cerita yang ringan dan semoga bisa di terima oleh pembaca semua.. 🥰🥰🥰
Akhir kata, love...
Author 😘
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
...****************...
__ADS_1
" Dikaa !! " Neta kesal lalu ia melemparkan buku tulisnya ke arah pria itu.
Dika hanya tertawa terbahak setelah ia mengjaili Neta.
Dika yang bernama lengkap Mahardika Bimantara, siswa kelas 3 Sekolah Menengah Atas pada saat itu, ia dikenal sebagai siswa yang berprestasi namun sikapnya yang selengean dan cuek membuat ia terkadang selalu ditegur oleh beberapa guru di sekolahnya.
Ia memiliki satu teman wanita yang tidak pernah akur dengannya, yang bernama Ganeta Nayanika. Entah mengapa walaupun hampir semua guru tahu jika Dika dan Neta tidak pernah akur namun dari kelas 1 hingga kelas 3 ini mereka selalu ditempatkan di kelas yang sama.
Selain tidak akur Dika dan Neta pun bersaing secara akademis, mereka berdua tidak pernah ingin kalah satu sama lain, sampai akhirnya nya mereka berdua lulus dari sekolah menengah atas.
Selepas mereka lulus dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Dika dan Neta belum dipertemukan kembali sampai akhirnya, keadaan yang mempertemukan mereka berdua.
***
" Selamat pagi bu, silakan untuk menempi " Seorang polisi menghampiri Neta.
Duh.. salah jalan lagi kenapa tadi harus lewat sini batin Neta.
Tok.. tok..tok..
Pintu kaca mobil Neta di ketuk, seorang polisi sudah berdiri tepat disamping pintu mobilnya. Neta langsung membuka kaca mobilnya.
__ADS_1
" Mohon maaf Bu perjalanannya terganggu, Ibu bisa lihat rambu lalu lintas disana ? Jalan ini satu arah ya bu, sedangkan ibu melawan arah, maka dari itu Ibu kami tilang boleh saya lihat SIM dan STNK nya " Polisi itu kepada Neta.
" Pak.. ta..tapi... bisa tidak ada kebijakan gitu, saya sudah kesiangan Pak, nanti saya bisa dimarahi bos saya " Neta memohon.
Polisi itu hanya tersenyum sambil terus mencatat di surat tilangnya.
" Maaf, Bu SIM dan STNK nya " Polisi kepada Neta.
Neta mengeluarkan dompetnya lalu mengambil SIM dan STNK lalu diberikan kepada polisi itu.
" Baik bu, STNK ibu kami tahan sedangkan ini SIM silakan dibawa pulang dan ini surat tilangnya, jangan lupa untuk sidang ya bu, tanggal dan waktu sudah tertera disini "
" Pak, masa saya harus sidang sih ? saya mohon Pak, saya akan membayar denda tilang, tapi STNK saya tolong dikembalikan " Neta memohon.
" Silakan ibu menjalani sidang terlebih dahulu, nanti Ibu bisa mengambil kembali STNK nya, silakan untuk melanjutkan kembali perjalan dan bisa putar balik disini bu, selamat pagi " Polisi itu mengarahkan Neta agar putar balik tidak melawan arah.
" Ck.. pagi-pagi ini.. udah sial aja.." Neta menggerutu sambil melihat tanggal dan waktu ia sidang nanti.
Saat Neta akan memutar arah mobilnya dari kejauhan ia melihat wajah seorang polisi yang sangat familiar.
" Eh.. itu siapa ya.. kaya kenal " Batin Neta
__ADS_1
🌹🌹🌹