Senja Untuk Langit

Senja Untuk Langit
BAB 77


__ADS_3

Sudah 3 hari Senja di rumah Sakit, kondisinya sudah berangsur pulih, ia pada proses persalinan menggunakan metode terbaru persalinan dengan operasi yang minim rasa sakit, jadi di hari ketiga ini ia sudah bisa bangun sendiri, melakukan aktifitas sendiri, sehingga dokter sudah memperbolehkan ia untuk pulang ke rumah, namun ia belum bisa pulang bersama bayinya, karena masih harus menunggu beberapa terapi lagi sampai dinyatakan bayi sehat dan bisa pulang ke rumah.


" Selamat siaang dokter Senja, bagaimana keadaannya sekarang ? " tanya Dokter Ayesha


" Alhamdulillah dok, sudah lebih baik "


" Alhamdulillah, bagaimana makan sudah enak ? tidur nya ? "


" Sudah dok, sudah mulai-mulai normal lagi, cuma ini


mungkin ASI nya tersumbat jadi agak bengkak "


" oh ya nanti saya resepkan obat untuk memperlancar ASI nya ya dok "


" hmm.. terimakasih " Senja mengangguk

__ADS_1


" karena kondisi dokter Senja sudah berangsur pulih, maka hari ini juga dokter Senja sudah diperbolehkan pulang, hanya mungkin bayi dokter masih harus menginap disini beberapa hari kedepan, bagaimana dokter Berliana sudah menjelaskan dok ? " tanya dokter Ayesha


" Alhamdulillah dok kalau saya sudah diperbolehkan pulang, untuk bayi kami memang dokter Berliana sudah menjelaskan akan diberikan beberapa terapi lagi walaupun masa kritisnya sudah lewat dan berangsur pulih, hanya karena bayi dengan lahir prematur berbeda penanganan nya, jadi saya dan suami juga putuskan agar bayi kami tetap di sini dulu untuk terus dipantau, paling saya setiap hari kesini untuk memberikan ASI perah kepada bayi kami "


" ya lebih baik seperti itu dok, agar bayi pulih dulu dan sudah benar-benar sehat , kalau begitu saya permisi ya dok, nanti resep nya akan ada perawat yang mengantar kesini, untuk jadwal kontrol berikutnya, satu minggu lagi dok "


" iya baik, terimakasih dok "


" sama-sama "


Semua perlengkapan sudah siap, Langit memeriksa kembali takut ada yang tertinggal, setelah menyelesaikan administrasi dan perawat pun menyerahkan obat dan surat kontrol, Senja langsung pulang dari rumah sakit, sebelumnya ia kembali pergi ke ruang bayi untuk melihat anak nya sebentar.


Senja merasa berat meninggalkan anak nya, walaupun mereka belum dirawat gabung semenjak lahir namun Senja bisa beberapa kali melihat anaknya ke ruangan bayi, tapi sepertinya untuk besok dan seterusnya ia hanya akan ke rumah sakit jika menyerahkan ASI perahnya kepada suster untuk diberikan kepada bayinya.


Di balik kaca Senja memperhatikan bayinya yang tertidur, ia melihat perkembangan yang besar kepada anak nya, jika bangun ia lebih aktif dan pipinya sekarang agak menyembul karena sekarang ia diberikan ASI nya tidak melalui pipet sudah melalui dot jadi lebih banyak ASI yang terminum.

__ADS_1


" Alhamdulillah.. semoga ga lama lagi kamu bisa pulang juga ya nak, kita berkumpul di rumah " Guman Senja


" Kenapa sayang ? " Langit yang mendengar Senja berbicara namun tidak jelas berbicara apa


Senja menoleh ke arah Langit lalu tersenyum


" Aku berharap anak kita segera pulih dan diperbolehkan pulang, aku ga sabar kak pengen berkumpul sama anak kita "


" sabar ya.. ga akan lama lagi kok, tuh lihat bayi kita sudah mulai aktif sekarang " Langit kepada Senja


" hmm.. iya kak "


Tidak lama Langit dan Senja berlalu meninggalkan ruang perawatan bayi, ia menuju parkiran untuk pulang ke rumah, karena ayah dan ibu sudah menunggu di rumah


🌸🌸🌸

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜


__ADS_2