
Langit sampai di rumah sekitar pukul 10 malam, sebelumnya Langit menghubungi dahulu Senja ia akan pulang malam karena masih rapat dengan perusahaan.
Langit menunggu di teras rumah, lalu menghubungi Senja untuk membukakan pintu.
" Halo... kak "
" sayang.. kakak di depan tolong buka pintu "
" oh iya kak, sebentar "
Senja menutup teleponnya, lalu beranjak dari kamar menuju ruang tamu sambil menggendong Bintang, karena Bintang mulai mengajak begadang.
Ceklek pintu rumah terbuka
" Assalamu'alaikum.. "
" Waalaikumusalam.. "
Senja menyodorkan tangannya lalu mencium tangan Langit.
" anak papa belum tidur ? " tanya Langit
__ADS_1
" dia mulai begadang kak.. "
" hmm.. yaa... nanti sama papa ya nak, papa mau bersih-bersih dulu jadi papa belum bisa gendong Bintang "
Senja hanya tersenyum, terlihat Bintang menatap wajah Mamanya lalu berpindah ke Papanya, Setelah menutup pintu, mereka berjalan kembali ke kamar.
Langit langsung membersihkan tubuhnya ke kamar mandi, Senja masih menggendong Bintang, karena jika Bintang ditidurkan di box nya ia akan gelisah dan menangis.
30 menit Langit berada di kamar mandi, ia keluar kamar mandi sudah menggunakan pakaian tidurnya. Langit merapihkan rambutnya di depan cermin lalu menghampiri Senja yang duduk di sofa sambil menggendong Bintang.
" Sini Bintang, papa gendong yaa.. " Langit meraih bintang dari pangkuan Senja
Senja masih duduk di sofa lalu menyenderkan punggungnya sekedar untuk meluruskan semenjak tadi ia menggendong Bintang.
" Oya kak.. kok sampai malam ? " tanya Senja memulai obrolan
" iya tadi setelah mewawancarai, langsung rapat bersama HrD dan pimpinan perusahaan untuk menentukan siapa nantinya yang akan diterima bekerja di klinik "
" oh begitu.. kakak udah makan ? " tanya Senja
" sudah.. tadi di kantor Pak Aksa "
__ADS_1
" Iyaa kak.. "
Langit masih menggendong Bintang,
" Kak.. sini Bintangnya sama aku aja, kakak pasti lelah, kakak istirahat saja besok ke perusahaan lagi kan ? " tanya Senja
" Iya, besok mempersiapkan segala yang dibutuhkan klinik, engga apa-apa, kamu tidur duluan saja, nanti kalo kakak udah ngantuk banget baru kakak bangunin kamu "
" Hmm.. yaudah..aku duluan ya kak " Senja sesekali menguap karena tidak bisa dipungkiri memang Senja sangat mengantuk karena daritadi siang Bintang tidur pun tidak terlalu nyenyak dan ingin selalu di gendong
Senja berjalan menuju kasur ia langsung merebahkan tubuhnya dan langsung terlelap tidur, Langit yang melihat Senja langsung terlelap tidur merasa kasihan, mungkin seharian ini Senja kurang istirahat demi mengurus anaknya.
Langit masih menggendong Bintang sesekali ia mengajak ngobrol bintang, walaupun belum bisa menjawab apa yang papa nya katakan namun tatapan bintang seolah mengisyaratkan bahwa ia mengerti apa yang Langit ucapkan.
Bintang sudah mulai akan terlelap, mata langit pun sudah mulai terasa berat, saat Bintang sudah terlelap tidur Langit akan mencoba untuk menidurkannya di box bayi, Langit sangat pelan-pelan sekali menidurkan Bintang di box bayi, saat tangan Langit akan dilepaskan, Bintang kembali membuka matanya, ia kembali bangun lalu mulai gelisah dan mennagis
Langit kembali mengangkat Bintang lalu menggendong nya, ia baru tahu ternyata benar Bintang lebih nyaman di gendong, Bintang kembali terlelap, takut bangun lagi Langit tetap menggendong Bintang di pangkuannya, ia duduk di sofa sambil menyenderkan tubuhnya dan Langit pun tertidur di sofa sambil menggendong Bintang.
πΈπΈπΈ
Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar π₯°π₯°ππ
__ADS_1