
Lantai 5 Sandyakala Corp
" Baik dokter Langit, untuk administrasi sudah lengkap semua, tadi pak Aksa meminta dokter Langit untuk keruangan nya " Kepala HRD kepada Langit
" ya, terimakasih banyak pak "
" sebentar saya coba hubungi dulu sekretaris nya, tadi pagi beliau ada meeting, saya coba hubungi apakah sudah selesai atau belum " Kepala HRD menghubungi Rossa sekretaris Aksa
" Silahkan pak " Langit masih duduk ditempatnya ia sesekali melihat ke Kepala HRD yang sedang berbicara di telepon
" oke dokter Langit, Pak Aksa sudah di ruangannya, jadi dokter bisa Langsung ke ruangannya, dilantai 12 ya dok khusus ruangan Presdir "
" baik pak, terimakasih kasih banyak, saya permisi " Langit berlalu meninggalkan ruang HRD ia berjalan menuju lift tidak lama pintu lift terbuka Langit masuk kedalam lift menutup pintu lalu memijit tombol 12 .
Tring... pintu Lift terbuka Langit berjalan keluar Lift ia melihat sekeliling nya hanya ada beberapa ruangan, terlihat dari jauh seperti meja resepsionis " mungkin itu meja sekretaris pak Aksa " Batin Langit ia menghampiri meja itu
" Permisi, selamat siang " Langit kepada Rossa
" Oh ya, selamat siang Pak, ada yang bisa bantu ? " Tanya Rossa
" Saya mau bertemu dengan Pak Aksa "
" Apakah bapak sudah ada janji sebelumnya ? " tanya Rossa lagi
" Saya dokter Langit "
" Oh mohon maaf dok, mari silahkan sebelah sini ruangnya, mari saya antar " Rossa mengantarkan Langit menuju ruangan Aksa, Langit mengekori Rossa dibelakangnya.
Tok.. tok... tok...
" Masuk.. " terdengar suara barintorn dari dalam sana
Rossa membuka pintu
__ADS_1
" kenapa Ros ? " Aksa langsung bertanya
" Maaf pak, ada dokter Langit ingin bertemu "
" Oh ya mana, persilahkan masuk " Aksa sangat antusias
" Silahkan Pak dokter, sudah ditunggu " Rossa kepada Langit, lalu Langit masuk kedalam ruangan Aksa
" Kalau begitu saya permisi " Rossa berpamitan lalu menutup pintu ruangan Aksa
" Silahkan dokter Langit .. silahkan duduk " Aksa langsung menyambut lalu menyalami Langit
" Terimakasih pak Aksa " Langit menganggukan kepalanya tanda hormat
" bagaimana kabar ? baik ya ? istri sudah melahirkan ? " tanya Aksa
" Alhamdulillah kabar baik, istri saya sudah melahirkan, Alhamdulillah "
" Semoga lancar pak persalinan istrinya nanti "
" Aamiin.. aamiin.. terimakasih, bagaimana sudah ke HRD tadi ya, sudah melihat-lihat kliniknya ? " tanya Aksa
" kalau ke HRD sudah, hanya untuk ke klinik belum pak "
" oh yasudah nanti kita kesana, lagi ga buru-buru kan ? " tanya Aksa lagi
" tidak pak, tenang saja "
" oke.. hmm... sudah makan belum ? kita makan ya.. saya pesan makanan nih.. makan siang disini saja "
" waduh pak terima kasih banyak, saya masih kenyang.. "
" jangan begitu lah, sebagai tanda memulai kerjasama kita.. " Aksa tersenyum
__ADS_1
Langit pun menerima ajakan Aksa ia merasa tidak enak juga jika terus menolak. Mereka banyak berbincang dan juga diselingi dengan perjanjian kerjasama mereka berdua, disepakati jika untuk Klinik yang akan bertanggungjawab adalah Langit, langit boleh merekomendasikan tenaga kesehatan dan non kesehatan untuk bekerja di klinik nanti, namun tetap dibawah pengawasan dan persetujuan Aksa melalui HRD Sandyakala Corp.
Walaupun sudah selesai klinik belum beroperasi karena masih harus menunggu perijinannya selesai dan juga karyawan tenaga kesehatan nya masih belum mumpuni sambil berjalan setelah surat ijin praktek Langit keluar klinik akan beroperasi dan dapat dipergunakan oleh seluruh karyawan Sandyakala Corp tanpa terkecuali, baik keluarga karyawan maupun masyarakat umum yang tinggal dekat perusahaan Aksa.
Setelah makan siang bersama, Aksa mengajak Langit untuk melihat-lihat klinik nya, mereka berdua berjalan menuju Klinik yang berada di samping kiri perusahaan dekat Gerbang pintu keluar perusahaan.
" Nah beginilah klinik nya dok " Aksa kepada Langit
" Sangat luas pak Aksa bisa menampung beberapa pasien kalau begini "
" Iyaa, mungkin tenaga kesehatan juga perlu disesuaikan ya dok "
" iya betul sekali pak "
" ini, ruang pendaftaran, lalu ruang tunggu keluarga pasien, ruang tindakan, ruang pengambilan obat, di samping kanan ada ruang laboratorium, di samping kiri ruang jaga karyawan, di belakang ini ada dapur dan tempat-tempat peralatan kesehatan "
" oke pak Aksa, terimakasih room tour nya.. "
" sama-sama dokter Langit, oya mulai besok dokter sudah boleh bebenah nanti dibantu oleh ob dan beberapa karyawan disini, dokter hanya perlu memantau saja biarkan karyawan saya yang melakukan pekerjaannya, dan satu lagi besok saya minta dokter dengan HRD untuk mewawancara karyawan baru untuk di klinik, kita membutuhkan 1 dokter lagi, 6 perawat, 2 orang laboran, 2 orang untuk administrasi, 3 orang apoteker, untuk yang lainnya mungkin nanti menyusul, itu yang intinya dulu saja " Aksa kepada Langit
" baik pak Aksa, terimakasih banyak.. jika sudah cukup , saya pamit dulu, besok pagi saya kembali kesini "
" sama-sama dokter Langit.. semoga kerjasama kita diberikan kelancaran dan diberkahi oleh yang maha kuasa "
" Aamiin... kalau begitu saya permisi pak "
" oke.. hati-hati dijalan, salam untuk keluarga " Aksa kepada Langit
" Terimakasih banyak pak Aksa " Langit pamit setelah menyalami Aksa, ia kembali keparkiran mobil untuk segera pulang, karena ia merasa mulai rindu kepada Bintang.
πΈπΈπΈ
Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar π₯°π₯°ππ
__ADS_1