
Di dalam kamar Senja duduk di depan meja rias ia mengikat rambutnya karena akhir-akhir ini ia merasa selalu kegerahan padahal ia sudah mandi.
Ia baru ingat belum membuka kotak kecil tadi yang diberikan oleh suaminya.
Senja mengambil kotak itu saat akan membukanya terdengar suara pintu kamar dibuka.
Ceklek... Pintu terbuka terlihat Langit langsung masuk lalu menutup pintu kembali menghampiri Senja.
" kamu pegang apa ? " tanya Langit
" ini kak, kotak yang kakak berikan tadi, ini apa sih kak ? aku buka ya "
" hemm.. buka aja " Langit duduk disamping Senja
Senja membuka kotak kecil itu, saat kotak dibuka terlihat sesuatu yang berkilau apalagi jika terkena cahaya lampu semakin memancarkan kilaunya, Senja mengambil benda itu, ternyata itu adalah cincin, cincin berlian yang Langit belikan untuk Senja sebagai hadiah darinya.
" Kak... " Senja menoleh ke arah Langit
" cukup ga ? semoga cukup ya, kalo ga cukup besok kita harus menukarnya "
Senja masih terdiam di posisinya, ia sangat terharu ia tahu barang ini bukan barang yang murah, padahal Langit sempat bilang ia akan menabung agar bisa membelikan rumah untuknya, tapi sekarang Langit malah membelikan hadiah yang cukup lumayan nilainya jika di rupiah kan.
" kok malah bengong, sini kakak pakein yaa " Langit mengambil cincin dari tangan Senja
__ADS_1
Ia lalu memakaikan cincin nya di jari tengah Senja, karena dijari manisnya sudah ada cincin pernikahan mereka.
" nah kan pas yaa.. Alhamdulillah.. " Langit telah memasangkan cincinnya
" Kak.. makasih banyak yaa.. " Senja berkaca-kaca
" sama-sama, kamu kok ... ? kenapa ? ga suka ? " tanya Langit karena melihat mata indah Senja berkaca-kaca
" aku suka banget kak, aku seneng banget.. tapi kak ini kan mahal.. katanya kakak lagi nabung kan, buat beli rumah.. kenapa kakak beliin aku cincin semahal ini "
" sutt... ga ada yang mahal kalau buat kamu, untuk masalah rumah, insyaallah ada rejekinya, kamu doain kakak ya.. "
" iya kak.. " Senja memeluk Langit, Langit pun balas memeluk Senja, terasa tendangan dari dalam perut Senja
" Aww... kamu kenapa nak ? kamu seneng juga yaa.. papa kasih cincin ke mama " Senja mengelus-elus perutnya
Langitpun melihat kearah perut Senja, lalu ia pun mengelus-elus perut Senja
" Sayang... anak papa Langit, sebentar lagi kita ketemu yaa.. sehat-sehat kamu di perut mama, sekarang mama akan fokus buat kamu, tinggal papa nih yang harus nya ada terus sama mama dan kamu " Langit terus berbicara ke arah perut Senja tidak lama terlihat perut Senja bergelombang seolah mengisyaratkan bahwa anak mereka mengerti dengan apa yang diucapkan oleh papa nya.
" aduhh.. jangan gini dong nak.. " Senja sedikit meringis
Langit kembali mengelus-elus perut Senja agar anak yang didalam kandungannya bisa tenang.
__ADS_1
" kak.. dokter Camelia sempat bilang ke aku, pak Aksa pemilik hotel yang tempo hari nawarin kakak bergabung di klinik nya, itu ternyata teman sekolah nya dokter Camel, dia juga nawarin ke aku, dia bilang ga terlalu menyita waktu kalo di klinik, gimana apa aku ambil aja tawarannya ? " tanya Senja ke Langit
" hmm.. kalo kakak sih gimana kamu aja, tapi nanti ya setelah anak kita lahir, sekarang kamu fokus dulu ke kehamilan dan persalinan nanti "
" iyaa kak.. tapi nanti kalo seandainya udah ada dokter yang mengisi gimana ? "
" ya ga apa-apa, berarti bukan rejeki kamu, kakak juga sebetulnya ingin menghadap pimpinan, bisa ga kalo kontrak kakak di desa diperpendek "
" hahh.. beneran kak ? "
" iyaa.. "
" semoga bisa segera pindah kesini lagi ya kak, masa kita jauh-jauh an terus sih " Senja sedikit memajukan bibirnya
" iya sayang.. semoga bisa yaa.. kita berdoa aja, kakak juga ga mungkin meninggalkan kamu terus-menerus "
" hmm..iya kak.. udah malem kak.. ayo tidur .. "
" heem.. "
Senja berjalan ke arah kasur,diikuti oleh Langit, Senja merebahkan tubuhnya di kasur, yang sekarang sudah mulai sulit memilih posisi tidur yang nyaman, Langit membantu Senja untuk memilihkan posisi yang nyaman, setelah dirasa nyaman, Senja dan Langit terlelap tidur, beristirahat setelah aktivitas tadi siang yang cukup melelahkan.
πΈπΈπΈ
__ADS_1
Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar π₯°π₯°ππ