Senja Untuk Langit

Senja Untuk Langit
BAB 28


__ADS_3

Senja keluar dari kamar mandi, saat ini ia tak kuasa untuk melihat wajah Langit, bukan karena takut tapi karena ia malu, sekarang mereka berdua sudah menjadi sepasang suami istri seutuhnya.


Langit duduk di samping kasur sambil memainkan ponsel nya, ia melihat sekilas ke arah istrinya, Senja pelan-pelan duduk di depan kursi rias, ia menyisir rambutnya yang basah, Langit menghampiri Senja, ia mengambil sisir ditangan Senja lalu Langit menyisir kan rambutnya, sekilas Langit melihat merah dipergelangan Senja ia sadar mungkin ini karena perbuatannya mencengkeram tangan Senja begitu keras.


" Tangan kamu..... "


" euhhh.. engga apa-apa kok kak " Senja menutupi pergelangan tangannya


" Sini kakak liat " Langit memegang tangan Senja


Senja hanya diam pasrah


" Maafin kakak yaa.. kakak salah sama kamu, tunggu sebentar kakak ambil salep dulu "


Langit keluar kamar untuk mengambil salep di kotak obat, lalu kembali ke kamar, ia langsung membuka salep dan mengoleskan nya ke tangan Senja.


" kak.. "


" hemm " Langit mendongkakan wajahnya


" maafin aku juga ya.. aku salah, ga seharusnya aku nerima tawaran Arkan untuk mengantarku pulang, seharusnya aku tetap menunggu kakak datang "


" iya.. kakak juga minta maaf, kakak kebawa emosi, di rumah sakit pasien sangat banyak, kakak merasa lelah tadi, tapi kakak ingat setelah kamu hubungi kakak, kakak harus menjemput kamu ke rumah sakit, kamu di telepon susah, kakak khawatir kamu pasti menunggu kakak lama, ga lama setelah selesai memeriksa pasien, kakak langsung meluncur ke rumah sakit, hujan deras dan juga angin kencang kakak ga peduli, tapi apa yang kakak liat, saat kakak sampai sana istri kakak naik mobil mantan kekasihnya, dianterin sampe rumah lagi huuhhhh menyebalkan "


" Kakak... mantan siapa sih, aku cuma deket aja bukan mantan ! " Senja tidak terima


" Sama aja ! "

__ADS_1


" bedaa dong kak, lagian juga siapa yang mau sama laki-laki brengsek gitu "


" hemmm... kakak ga pernah ngajarin kamu ngomong kasar ya sama orang "


" maaf " Senja menutup mulutnya


" hemm "


" aku juga tadi udah ga kuat kak, dingin banget mana angin kencang, aku tunggu kakak lama, Arkan nawarin aku, yaudah aku terima aja ajakan nya daripada aku nanti mati kedinginan, yang penting aku cepet nyampe rumah "


" iyaa udah ya.. kita maafan sekarang, Langit menyodorkan jari kelingkingnya ke Senja, Senja pun menyambut dengan mengaitkan jari kelingkingnya juga


" kamu masih sakit ga ? "


" apanya ? " tanya Senja


" ckk... jangan ngomong itulah aku malu tau kak "


" kenapa harus malu, kakak kan suami kamu, sini kakak lihat "


" enggaaaa.. ga usah.. "


" anggap aja diperiksa sama dokter "


" aku juga dokter, aku bisa ngobatin sendiri "


" hmm... yaudah terserah kamu deh "

__ADS_1


Langit menarik tangan Senja ia memeluk Senja dengan erat, Senja yang diperlakukan seperti itu secara tiba-tiba menjadi kaget.


" berjanji yaa.. apapun yang terjadi, apapun kesalahpahaman yang terjadi.. jangan sampai membuat kita menjadi terpisah, seharusnya kita menjadi semakin dekat dan cinta kita semakin kuat " Langit ke Senja


" hmm.. iya kak "


" kakak sayang banget sama kamu .. "


" aku juga kak "


Tidak lama terlihat Langit menjauh dari Senja, Senja pun heran.


" kenapa kak ? "


Langit tidak menjawab.. tiba-tiba.....


Hatcihhhh... hatcihhh.....


Langit menutup mulutnya


" kak.. pasti gara-gara kehujanan, sebentar aku ambilin air hangat dulu ya "


Senja berlalu dari kamar menuju dapur untuk mengambilkan air hangat untuk Langit.


🌸🌸🌸


Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2