Senja Untuk Langit

Senja Untuk Langit
BAB 88


__ADS_3

Semenjak ada kiriman kue misterius ke Langit, hari-hari berikutnya ada saja kiriman makanan untuk Langit, Langit masih tidak curiga ia masih menganggap mungkin itu adalah pasien-pasiennya yang sudah berobat ke klinik.


Namun hari ini ada yang berbeda si pengirim bukan mengirimkan Kue melainkan barang.


Amel yang menemukan barang itu tersimpan di kursi tunggu ia membawanya, pasti itu untuk dokter Langit pikir Amel,Amel Langsung menyerahkan kotak itu ke Langit.


" Dok.. seperti biasa ada kiriman " Amel kepada Langit


" boleh makan aja.. saya masih kenyang "


" bukan makanan dok kayanya, ini apa yaa.. " Amel membolak-balik kotak itu


Langit menghampiri Amel


" Kotak apa mel ? " tanya Langit


" Ini dok.. " Amel mneyerahkan kotak itu


Langit mengernyitkan dahinya, sekarang ia mulai penasaran siapa yang selalu mengirimkan makanan dan terakhir ini barang, karena tidak ada nama pengirim di kartu ucapannya.


Ia mengingat-ingat ia pernah membantu siapa saja selama di klinik


" Siapa yaa.. " Langit membuka kotak itu, ternyata isinya sebuah dasi bergambar Mickey mouse


" Hah.. dasi Mickey mouse ? Lucu banget sih ini yang ngirim ? duhh siapa yaa ? ckkckkk.. kalo dibawa pulang Senja nagmbek ga ya.. klo engga, aku ga jujur dong .. hmmm.. " Gumam Langit


Langit masih saja memikirkan siapa pengirim dasi itu.

__ADS_1


" Dok.. " Rizki memanggil


" Eh iya ki.. " Langit langsung menutup kotak dasi itu


" Maaf dok, saya ijin ke kantin dulu ya sama Amel mau cari makan siang "


" oh ya silahkan.. eh sebentar ki.. saya kok ngerasa aneh ya ini kok sering banget ada yg kirim makanan terus ini saya dikirim dasi mickey mouse.. "


" Mickey mouse dok ? " Rizki menahan tawa


" Iya.. saya bingung ini dari siapa ? "


" hmm... mungkin penggemar dokter kali ... "


" kamu... ada-ada aja.. serius loh saya "


" ckckckkc ah.. fans terus... fans apa saya bukan artis "


" hmm.. siapa ya dok.. saya juga bingung ... "


" yasudah ... kamu kalo mau ke kantin silahkan "


" terimakasih dok, oya dokter mau pesan apa nanti sekalian "


" boleh deh, nanti kamu hubungi saya ya menu makanan nya apa aja "


" Siap dok " Rizki berlalu meninggalkan langit menyusul Amel yang sudah menunggu di luar klinik

__ADS_1


...****************...


Di kantin...


Setelah memberi kabar kepada Langit mengenai menu makan siang, Rizki dan Amel langsung memesan makan siang mereka, karena hari ini yang berdinas sebagai perawat hanya Rizki dan Amel, Gilang da Lengga libur hari ini dokter Putra pun sama, karena Langit penanggung jawab klinik ia akan masuk setiap hari di klinik, terkecuali hari sabtu dan minggu ia akan libur dan istirahat bersama keluarga di rumah.


Rizki dan Amel masih menunggu pesanannya selesai


" Ga.. kamu tau ga kira-kira siapa yang suka ngirim makanan ke dokter Langit ? " tanya Rizki memulai obrolan


" hmmm.. nah itu dia siapa ya.. aku juga jadi ikut berfikir itu siapa .. hahaha "


" penggemar rahasia kayanya .. hahahha " susul Rizki


" eh tapi dokter Langit udah ada calon atau belum sih, apa udah nikah ? kita ga berani sih ya nanya-nanya kaya gitu ke dokter Langit, takut disangka ga sopan, iya ga sih "


" iyalah.. ga sopan banget.. kecuali dia yang ngomong sendiri "


" iya bener.. mungkin ga karyawan disini yang fans gitu ke dokter Langit "


" ga tau juga ya bisa jadi sih " Lengga ke Rizki


Tidak lama pesanan mereka sudah siap, Rizki dan Amel kembali ke klinik, karena disana Langit sudah menunggu untuk makan siang.


🌸🌸🌸


Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2