Senja Untuk Langit

Senja Untuk Langit
BAB 37


__ADS_3

Di ruangan Poli Kebidanan


" Halo dokter Langit... Silahkan " Dokter Ramzie mempersilahkan


" Siang Dokter Ramzie, mohon ijin "


" Gimana ada keluhan apa ? " tanya Dokter Ramzie


" ini dok, Senja sedang mengandung dari hasil tespek sih positif dok "


" Alhamdulillah..kalian sudah diberi amanah oleh yang maha kuasa, ayo tidur dulu di bed "


" Terimakasih dok "


Senja berjalan menuju bed dibantu oleh perawat disusul oleh Langit, ia merebahkan tubuhnya di bed pemeriksaan. Perut Senja diolesi gel oleh perawat, lalu dokter mulai menggerakkan alat USG nya.


Alat USG digerakkan ke kanan, kiri depan belakang, sambil beberapa kali dokter membidik hasil USG yang terlihat pada layar.


" ini kantung janin dan titik ini adalah bakal janin nya, kehamilan sekitar 5-6 minggu sesuai usia kehamilan ya " dokter ramzie menjelaskan


Setelah pemeriksaan USG Senja dan Langit kembali ke meja periksa


" Selama dokter Langit dan dokter Senja, kehamilannya 5-6 minggu, jangan terlalu capek ya, karena kehamilan usia muda masih sangat rentan, masih internship kah dokter Senja ? " tanya dokter ramzie


" emhh masih dok hanya mungkin untuk beberapa minggu kedepan saya cuti dulu, karena pusing mual muntah badan saya lemas dok"


" Jangan di paksakan lebih baik cuti dulu, fokus pada kehamilan dulu yaa.. Internship masih bisa dilaksanakan setelahnya "


" iya baik dok "


" ada keluhan lain selain mual pusing dan muntah ? "

__ADS_1


" engga dok, hanya sedikit lebih sensitif indra penciuman saya, suasana hati juga sangat tidak stabil "


" heheheh itu biasa terjadi pada ibu hamil, rileksasikan tubuh itu bisa membantu "


" baik dok "


" oke, untuk vitamin mau beli sendiri atau saya resepkan ? " tanya dokter Ramzie


" resep dokter saja dok " Senja kepada dokter ramzie


" oke, ini resepnya vitamin dan anti mual, kontrol 4 minggu lagi ya " dokter ramzie menyerahkan resepnya


" oya.. tolong jaga istrinya, karena suasana hatinya mudah berubah " dokter ramzie ke Langit


" Siap dok siap "


Dokter ramzie hanya tertawa mendengar ucapan Langit


" Jam 11 dok, saya langsung pulang karena sudah ada janji dengan Senja untuk periksa kehamilan nya "


" oyaa.. "


"kalau begitu kami permisi dok, terimakasih banyak "


" ya sama-sama, sehat-sehat ya "


Perawat mengantarkan Langit dan Senja sampai depo pengambilan obat, Senja dan Langit kembali menunggu untuk mengambil vitamin dan obat mual yang sudah di resepkan dokter Ramzie kepadanya.


...----------------...


Sesampainya di rumah Senja langsung menuju kamar, ia mengganti pakaianya langsung merebahkan tubuhnya di kasur, ia merasa badannya sangat ringkih, ia tidak kuat berlama-lama duduk atau melakukan aktifitas lain.

__ADS_1


Langit menyusul Senja yang sudah berada di kamar.


" kamu mau makan apa ? kakak buatkan susu ya ? "


" engga kak, aku baru mencium aromanya aja udah enek banget "


" ya selain itu kamu mau apa, harus makan, kasian loh anak kita "


" nanti deh kak, aku istirahat dulu sebentar ya "


" oke "


" oya kak, aku harus menyerahkan surat cuti ke rumah sakit "


" tenang aja, kakak yang urus, benar kata dokter ramzie kamu fokus pada kehamilan dulu sekarang ya "


" iya kak " Senja mengangguk


" besok sekalian kakak kerja, kakak akan memberikan surat cuti ke rumah sakit, kamu ga perlu khawatir Surat rekomendasi dari dokter Ramzie kita lampirkan juga "


" iya kak, kakak makasih banyak ya... "


" iya sama-sama "


" oya kak, ibu sama ayah mau kesini kalo ga besok lusa "


" iya sayang.. kakak kebelakang dulu ya "


Langit berlalu ke dapur membuat susu untuk Senja bagaimana pun harus ada yang ia makan atau minum walaupun sedikit.


🌸🌸🌸

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜


__ADS_2