
" Langit.. katakan ada apa ? apa yang terjadi " ibu semakin tidak sabar
" Yah.. bu.. Alhamdulillah Senja dan bayinya selamat, cucu ayah dan ibu Laki-laki "
" Alhamdulillah... "
" Alhamdulillah.. "
Kedua orangtua Senja sujud syukur kepada sang maha kuasa, sang pembolak balik keadaan..
Langit masih terisak, ia melihat perjuangan istrinya untuk melahirkan anak mereka, Ayah menghampiri lalu memeluk kembali Langit.
" Selamat yaa nak.. kamu sudah menjadi seorang ayah sekarang "
" Alhamdulillah.. terimakasih ayah.. terimakasih ibu.. "
Keadaan masih mengharu biru, semua merasa bahagia sekarang, apa yang dikhawatirkan tidak terjadi, semua atas kuasa sang maha pencipta.
Salah satu perawat berdiri tepat di depan pintu masuk ruang operasi.
" Keluarga ibu Senja " perawat memanggil
Langit menghampiri perawat itu
" Iya sus, Dokter Langit silahkan kembali ke dalam, dokter Berliana, Sp. A ingin berbicara "
" iya sus "
" ayah, ibu Langit kedalam dulu ya "
" iya nak "
Langit kembali ke dalam ruang operasi, kedua orang tua Senja masih duduk menunggu Senja dipindahkan ke ruang perawatan, mereka berdua tak henti-hentinya mengucap syukur.
__ADS_1
Di dalam ruang operasi Senja masih di berikan perawatan, bayinya pun sedang diberikan perawatan karena usia kehamilan senja yang masih 34 minggu, sehingga ada sedikit masalah dengan bayi nya.
" Dokter Langit, sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat atas kelahiran bayi kalian, namun ada satu hal yang harus saya sampaikan, karena anak dokter dilahirkan nya usia 34 minggu itu termasuk kategori Moderately Paterm, bayi lahir prematur itu ada beberapa resikonya dok, salah satunya gangguan pernafasan, karena paru-paru nya belum matang dan memiliki elastisitas yang rendah sehingga memicu gangguan suplai oksigen ke organ-organ tubuh lainnya, itu yang sekarang dialami oleh bayi dokter Langit, semampu kami semaksimal kami, akan berikan perawatan terbaik untuk bayi dokter Senja dan dokter Langit, setelah ini mungkin bayi dokter akan kami pindahkan ke ruang Neonatal Intensif Care Unit, karena kami masih harus memantau perkembangan bayi dokter " Dokter Berliana menjelaskan
" Ya dok, berikan perawatan yang terbaik untuk anak saya, bagaimana dengan Senja ? "
" Untuk dokter Senja, nanti dokter Ayesha yang akan menjelaskan "
" Oke terimakasih dok "
" sama-sama dokter Langit, saya permisi kedalam "
Setelah dokter Berliana kembali masuk kedalam, perawat memanggil kembali Langit
" Dokter Langit silahkan untuk mengadzani bayinya "
" oya terimakasih sus "
Langit mengadzani bayinya ia melihat bayi mungil itu masih dipenuhi oleh alat-alat bantu pernafasan, sebelahnya terpasang monitor untuk memantau pernafasan dan denyut nadinya, Langit bahagia namun disisi lain ia pun sedih melihat bayi kecilnya harus bertaruh nyawa untuk tetap bertahan hidup.
" dokter Langit .. "
" Ya .. "
" Selamat ya dok.. Alhamdulillah ibu dan bayi selamat, Alhamdulillah keadaan dokter Senja juga sudah berangsur membaik, semua tanda tanda vital sudah kembali normal, tinggal pemulihan dan sebentar lagi dokter Senja sudah bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa hanya saja mungkin karena keadaan bayi nya masih harus dipantau secara intensive, jadi kami belum bisa melakukan rawat gabung untuk bayi dan ibu nya "
" ya dok.. Alhamdulillah kalau istri saya semuanya sudah kembali normal.. saya percayakan perawatan anak kami kepada rumah sakit ini.. semoga anak kami bisa berangsur pulih.. "
" Aamiin dok aamiin... kalau begitu saya permisi, karena sebentar Lagi dokter Senja sudah bisa dipindahkan ke ruang perawatan "
" Iya dok, terimakasih "
" sama-sama dokter Langit, jangan sungkan "
__ADS_1
Langit kembali ke ruang dimana Senja masih terbaring, Senja masih merasakan efek anastesi tadi namun ia sudah dapat merespon dengan baik
" Sayang... "
" Kak... "
" anak kita gimana ? tadi aku dengar dia tidak menangis "
" anak kita baik-baik aja, dia sedang menjalani perawatan "
" memang nya dia kenapa ? " tanya Senja
" tadi dia sempat sesak nafas, namun setelah ditangani, Alhamdulillah kembali normal "
" hmm.. Alhamdulillah "
" Dokter Senja, sekarang kita pindah ke ruang perawatan ya.. "
" Iya sus "
" Mari pak dokter, saya dorong bagian belakang "
" ya silahkan "
Senja dibawa ke ruang perawatan saat keluar ruangan operasi, kedua orangtua Senja langsung menghampiri Langit dan Senja.
" Nak... Alhamdulillah ya allah... "
" Bu.. yah.. "
" Bu.. yah ... Senja akan dipindahkan ke ruang perawatan " Langit kepada kedua mertuanya
" Oh ya.. ayo bu " Ayah mengajak ibu untuk ikut bersama ke ruang perawatan Senja.
__ADS_1
πΈπΈπΈ
Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar π₯°π₯°ππ