
Setelah makan siang Langit mendapati pesan masuk di ponselnya, ia langsung membuka pesan itu, pesan dari Developer penyedia properti.
" Selamat siang Pak Langit.. hari ini bapak sudah bisa mengambil kunci rumah Atas nama Senja Rinjani di Cluster Nirwana, rumah yang Anda inginkan sudah siap huni.. terimaksih - Admin Isa "
Langit merasa bahagia setelah mendapatkan pesan dari Developer, ia ingin segera mengambil kunci itu lalu pulang dan memberikannya kepada Senja, Senja belum tahu jika Langit sudah membelikan nya rumah.
Dalam waktu dekat ia akan pindah ke rumah barunya bersama Senja dan Bintang, Langit sengaja membeli rumah atas nama Senja, karena Senja sangat berharap memiliki rumah pribadi untuk keluarga kecilnya.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam pulang, klinik tidak buka sampai malam, jika jam kantor sudah tutup klinik pun akan ikut tutup, Langit bergegas untuk pulang namun sebelumnya ia akan pergi ke Cluster Nirwana terlebih dahulu untuk mengambil kunci rumahnya.
" Alhamdulillah ya Allah .. akhirnya aku bisa membelikan rumah untuk Senja, terimakasih Engkau telah mempertemukan ku dengan orang Sebaik Pak Aksa " Gumam Langit dalam perjalan menuju Cluster Nirwana
Sesampainya di Cluster Nirwana, Langit langsung menuju kantor pemasaran, ia langsung ke bagian pengambilan kunci rumah, Langit melihat dulu rumah yang ia beli untuk Senja, ia memilih rumah bergaya American Clasic namun dengan kearifan lokal dari depan rumah disuguhkan oleh tiang-tiang yang tinggi menjulang masuk kedalam rumah kanan kiri ada taman samping dan kolam renang di belakang sengaja Langit membuat taman kecil dan gazebo.
Sudah puas mengelilingi rumah yang sebagian sudah diisi oleh furniture, Langit bergegas untuk pulang ke rumah dalam perjalanan Senja menghubungi Langit karena sebentar lagi magrib, Senja khawatir karena sudah melewati waktu pulang Langit dari klinik.
__ADS_1
" halo kak .. dimana ? "
" ya hallo.. kakak dijalan pulang, agak macet ini, mungkin 15 menit lagi sampai "
" hmm.. oh gitu.. oke hati-hati dijalan "
" ya.. makasih ya.. "
" sama-sama kak "
Langit masih fokus mengemudi, perjalanan memang agak ramai karena waktu jam pulang kantor, biasa nya sekitar jam 4 sore Langit sudah sampai rumah jadi belum terjebak macet, hanya karena tadi Langit mampir ke Cluster Nirwana terlebih dulu jadi Langit terjebak macet.
Sekitar 15 menit setelah Senja menghubungi Langit, mobil Langit sudah masuk parkiran rumah mertuanya, Senja yang mendengar suara mobil suaminya datang ia langsung membukakan pintu rumah, ia berdiri di teras menunggu Langit turun dari mobil.
Senja menghampiri Langit mencium tangan Langit lalu mengajak Langit masuk.
__ADS_1
" Tumben banget loh kak sampai sore gini "
" ia tadi macet banget.. " Langit tersenyum
" kak mau makan dulu ? atau mandi dulu ? " tanya Senja
" kayanya mandi dulu deh, gerah udah ga enak, oya Bintang mana ? "
" oh tadi sama oma nya kak "
" hmm yaa.. "
Langit dan Senja menuju kamar, langit segera masuk kamar mandi untuk bersih-bersih, Langit akan memberitahu Senja kemudian setelah ia dan Senja santai, biasaya setelah shalat isya itu waktunya Senja, Langit dan Bintang berada di kamar, Senja dan Langit selalu menyempatkan untuk ngobrol, bertukar fikiran, apa saja yang mereka alami seharian tadi.
πΈπΈπΈ
__ADS_1
Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar π₯°π₯°ππ