
Klinik semakin hari semakin ramai, warga lambat laun sudah tahu jika di klinik perusahaan Sandyakala Corp bisa dipakai oleh masyarakat umum jika ingin berobat.
Aksa beberapa kali memantau perkembangan klinik dan Aksa sangat senang dengan adanya klinik perusahaan ia bisa membantu warga sekitar Perusahaan yang membutuhkan pertolongan medis segera.
Ia juga berterimakasih kepada Langit, tidak salah ia memilih Langit sebagai penanggung jawab di kliniknya, Langit orang yang sangat gigih dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.
Aksa bermaksud ingin memberikan bonus kepada Langit atas kerja keras nya mengembangkan klinik perusahaan, tidak hanya karyawan perusahaan, warga masyarakat pun terbantu akan adanya klinik tersebut.
Langit sedang menangani pasien, Putra pun sama beberapa perawat pun membantu Langit dan Putra.
Disaat mereka sedang sibuk dengan pasien-pasien nya Pak Aksa datang ke klinik di dampingi oleh Asprinya, semua karyawan seketika mengangguk memberikan hormat, terkecuali para dokter yang memang sedang sibuk dengan pasien-pasien nya.
" Pak Aksa.. " Gilang yang melihat Aksa sudah duduk di Stasion Perawat terhenyak kaget, bagaimana pun Aksa adalah bos nya ia pemilik perusahaan dan klinik ini
" Kenapa Lang ? " tanya Lengga
" Ada pak Aksa " Gilang berbisik
" wah, mau sidak kah ? " tanya Lengga
" Ga tau.. tapi dia lagi duduk di Kursi Stasion "
Setelah selesai dengan pasien Lengga dan Gilang menghampiri atasannya.
" Siang Pak Aksa ... " Lengga dan Gilang
" Siang.. sibuk yaa.. banyak pasien hari ini ? " tanya Aksa
" Euh lumayan pak.. banyak nya pasien umum sih pak "
" oh yaa oke.. karyawan ada yang sakit ? "
" ada pak.. di divisi berapa ya tadi " Lengga sambil mengingat
" kenapa dia ? " tanya Aksa lagi sebelum Lengga melanjutkan bicaranya
" Diare pak, katanya sehari ini sudah ada 12 kali " Lengga menjelaskan
" ckkckckkc.. padahal makanan di kantin sudah terjamin bersihannya.. itu karena apa ya ? "
__ADS_1
" mungkin makanan atau minuman di luar kantin pak "
" hmm ya... oya dokter Langit masih dengan pasien ? "
" masih pak . sepertinya sekarang sudah selesai "
" oke saya tunggu disini aja, kalian kalo mau duduk, duduk aja, kenapa berdiri disitu ... kita sama kok... sama-sama manusia hahahha.. ga usah canggung gitu " Aksa kepada Lengga dan Gilang
" oh iya pak Terimakasih, kami disini saja takutnya dokter Langit atau dokter Gilang memanggil " Gilang dan Lengga
" okee.. " Aksa hanya tertawa kecil
Tidak lama Langit keluar dari ruang tindakan ia melihat Aksa langsung menghampiri nya.
" Pak Aksa ... "
" Eh.. dokter Langit, sudah selesai dengan pasiennya ? " tanya Aksa
" Sudah dok baru saja.. "
" oke.. oya rencana bulan depan perusahaan akan mengadakan seminar kesehatan lagi, tempatnya kemungkinan di aula sini saja dan saya minta dokter sebagai pembicara seperti biasa "
" Oke.. nanti saya coba koordinasi dulu dengan divisi yang lain "
" kalau begitu saya kembali dulu ke kantor "
" Silahkan pak, padahal jika bapak perlu saya, saya bisa keruangan bapak "
" ga masalah sekalian jalan-jalan bosen juga di ruangan terus.. " Aksa tersenyum
" oya satu lagi.. hmm.. nanti jika sudah selesai disini, dokter langit bisa ke ruangan saya ? " tanya Aksa
" Bisa pak tentu bisa "
" oke nanti saya tunggu ya, saya kembali.. permisi " Aksa berlalu meninggalkan klinik
" Silahkan pak "
...****************...
__ADS_1
Di stasion perawat..
" Pak Aksa lagi ngobrol ya itu sama dokter Langit.. kira-kira ngobrolin apa ya ? " Tanya Gilang
" Kepo.. ya biarian aja lah mereka mau ngobrolin apa, yang penting kita sebagai karyawan sejahtera " Lengga kepada Gilang
" hmm.. iya juga sih, sejauh ini Pak Aksa baik ya.. jarang loh dapet atasan begitu "
" iyaa.. yang penting ga pelit... heheheh "
Tidak lama Langit datang menghampiri mereka ke stasion perawat
" Dokter Putra mana Lang ? " tanya Langit ke Gilang
" Ada di ruang jaga seperti nya dok "
" oh oke .. "
" Dok, kenapa dokter putra suka ga mau gabung sama kita " tanya Lengga
" hmm.. bukannya ga mau gabung mungkin masih canggung "
" iya bener Lengga kan kamu cerewet jadi dokter Putra risih kali "
" Sembarangan loh... "
" Udah-udah.. berantem aja kaya anak kecil, kalo mau beli makan siang saya titip ya, oya saya tanya dokter Putra dia mau ga "
" Siap dok " Lengga ke Langit
Langit berjalan menuju ruang jaga dokter, ia menanyakan ke Putra, ternyata Putra pun mau makan siang bersama dan titip beli makan ke Lengga dan Langit.
Sudah 4 Bab ya hari ini... gimana ga striping nih hehehhee..
Selalu dukung Author yaa.. dan selalu dukung karya-karya Author.. π₯°π
πΈπΈπΈ
Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar π₯°π₯°ππ
__ADS_1