
Pagi menjelang seperti biasa Deni sudah bersiap untuk ke rumah dinas Langit, ia berjalan menyusuri jalan Desa, saat melewati rumah pak Kades ia mendengar ada seseorang yang memanggilnya.
" Den... Deni... " Panggil Kinan
Deni menoleh ke arah sumber suara
" ada apa teh Kinan ? " tanya Deni
" Kamu pasti mau ke rumah pak dokter kan ? "
" iyalah , saya kan kerja untuk pak dokter "
" Den.. den.. mau bantuin ga ? "
" bantuin apa ? " tanya Deni mengernyitkan dahi
Kinan menghampiri Deni lalu ia membisikkan sesuatu kepada Deni.
" Haahhh..... engga ah, gila ya si teteh mah " Deni kaget, karena Kinan meminta untuk didekatkan dengan dokter Langit
" Ih.. Deni.. masa bantuin gitu aja ga mau, selama ini pak dokter jarang ngerespon aku Den "
" Iyalah ga pernah respon, pak dokter itu udah punya istri dikota, sebentar lagi istrinya akan melahirkan ! " ucap Deni tegas
" ahh.. sekata-kata kamu, bohong mana mungkin, Pak Dokter masih muda gitu, bilang aja kamu ga mau bantuin aku " Kinan mendengus
" Teh Kinan, Deni kasih tau yaa dan Deni ingetin juga, jangan sekali-kali menggoda Pak Dokter, Pak Dokter udah punya istri di kota, lagian juga kaya nya pak dokter ga akan mungkin tergoda sama perempuan lain, karena istri pak dokter jauh lebih cantik ! Punten teh Deni mau ke rumah pak dokter dulu " Deni berlalu meninggalkan Kinan kembali berjalan menuju rumah Dokter Langit
Kinan merasa kesal dengan ucapan Deni barusan.
__ADS_1
"Apa benar pak dokter sudah memiliki istri ? " batin Kinan
" ckkk.. masa sih.. aku akan cari tahu sendiri, Deni ga dapat dipercaya .. " Kinan mendengus kembali masuk kedalam rumah bu kades
...----------------...
Dalam perjalan Deni memikirkan ucapan Kinan tadi yang dibisikkan ke telinganya
" Apa-apaan sih Teh Kinan teh, bisa-bisanya minta di deketin sama pak dokter, ck....ck... Pak Dokter kan udah punya istri, walaupun saya belum tahu istri pak dokter itu seperti apa wajahnya " Batin Deni
" Memang tidak salah pasti banyak yang menyukai dokter Langit,selain ramah ia juga tampan, saya bertekad untuk menjaga dokter langit dari para wanita yang ingin menggodanya .. hehehe " Deni tersenyum sendiri
Sesampainya di rumah Dinas Langit, Deni melihat Pak Mail masih berjaga di rumah Dinas, ia sedang menyapu halaman.
" Assalamu'alaikum pak Mail "
" Iya pak, Pak Mail jadi rajin sekarang hehe " tanya Deni menggoda
" Ahh .. Deni.. suka begitu, saya malu Den, Pak Dokter sangat baik, jadi ya sebisa saya meringankan pekerjaan beliau "
" Iya Pak Mail, oya pak Dokter nya sudah ke ruang praktik ? "
" Sepertinya sudah, coba saja Lihat "
" iya pak, Deni tinggal Ya.. "
" Iya Den " Pak Mail kembali menyapu halaman sambil bersenandung yang hanya terdengar oleh dirinya sendiri
Deni masuk kedalam ruang Praktek ia melihat Dokter Langit sudah ada disana
__ADS_1
" Assalamu'alaikum dok "
" Waalaikumusalam, Den sini masuk "
" Iya Pak dokter, sudah siap semua pak ? "
" Sudah Den "
" Buka saja pak ? " tanya Deni Lagi
" Iya, Silahkan, oya Den sepertinya saya harus ke kota, karena beberapa obat sudah hampir habis, karena orang yang biasa menyuplai obat-obatan ia sedang sakit jadi tidak bisa mengantarkan nya kesini "
" oh begitu pak dokter, berapa lama bapak di kota ? "
" Paling hanya satu dua hari, sekalian saya menemui istri saya Den, kehamilan dia semakin besar sudah menghitung hari untuk melahirkan "
" Iya pak dokter "
" Hari ini kita buka praktek dulu saja, kemungkinan siang atau besok pagi saya ke kota, lihat situasi saja lah, oya Den kamu mau menemani saya ke kota ? " tanya Langit
" Mau pak mau.. mau sekali... "
" Oke.. nanti kita naik motor saya saja biar lebih cepat "
" Siap pak dokter " Deni merasa senang dan bersemangat karena akan diajak ke kota oleh Langit, Deni benar-benar merasa beruntung ia bekerja membantu Langit dan Deni akui Langit memang orang yang sangat baik.
πΈπΈπΈ
Terimakasih yang sudah mampir.. jangan lupa vote,like dan koment ya.. tetep stay untuk ikuti kelanjutannya ... aku suka seneng loh baca komentar-komentar π₯°π₯°ππ
__ADS_1