
Setelah para pelamar selesai menerima pengarahan, mereka menandatangani kontrak kerja selama 1 tahun, dengan masa percobaan 3 bulan. Setelah 1 tahun, maka mereka kontrak mereka bisa diperpanjang, atau diangkat menjadi pegawai tetap. Semua itu tergantung dari kinerja kerja mereka.
"Marisa, Anantha ..... Kimberly," Satu persatu mereka dipanggil untuk menerima nametag yang telah disiapkan.
Ooo jadi ini yang namanya Kimberly. Cantik, tapi jauh lebih cantik diriku. Ada hubungan apa sebenarnya antara wanita ini dengan Tuan Jeremy? - Melisa.
Setelah menerima nametag, mereka dipersilakan menuju ke divisi masing masing, sesuai pembagian yang telah diberitahukan saat pengarahan.
"Kenalkan, aku Marisa, biasa dipanggil ica. Aku akan mengisi posisi di bagian staf HRD."
"Aku Anantha, Aku di bagian keuangan."
"Wah Anantha, kamu sama denganku. Aku juga di bagian keuangan. Kenalkan namaku Kimberly," Kimberly mengulurkan tangannya tangannya, untuk menyalami rekan rekan kerjanya.
Marisa, Anantha, dan juga Kimberly menjadi teman dengan cepat. Selain karena posisi duduk mereka yang berdekatan saat pengarahan, ruangan divisi HRD dan divisi keuangan juga bersebelahan.
*****
"Bagaimana hari pertamamu?" tanya Anthony saat mereka makan siang bersama.
"Belum ada yang terlalu istimewa, hanya saja aku sudah mendapatkan teman."
"Wow, Kim. Kamu memang cepat sekali kalau mencari teman."
Kalau saja kamu mau menjadikanku teman hidupmu, sungguh aku pasti akan sangat bahagia. - Anthony.
"Mudah mudahan aku betah ya, Kak. Megatech merupakan salah satu perusahaan besar dan akan sangat bagus untuk referensi kerjaku. Aku juga ingin karirku berkembang di sini."
"Kalau kamu tidak betah, pindahlah ke kantorku. Hansel pasti akan senang sekali. Apalagi sahabat sahabatmu," ucap Anthony sambil tersenyum.
"Maksudnya?"
__ADS_1
"Mulai hari ini, Kristy dan Lady secara resmi sudah bekerja di kantorku."
"Wahhh benarkah? Tapi bisa bisa aku tidak bekerja, aku malah akan tertawa seharian bersama mereka," ucap Kimberly terkekeh.
Mengapa saat bersama Kak Lee, jantungku semakin lama semakin tak bisa diajak kompromi. Ini sama terjadi saat aku bersama dengan William dulu. Apa aku sudah jatuh hati padanya? tidak! tidak! tidak boleh, Kim. Kak Lee sudah memiliki wanita yang ia cintai, kamu tidak boleh jadi orang ketiga. Ingat itu!
"Oya, bagaimana kalau akhir minggu ini kita berkumpul?"
"Ada acara apa, Kak?"
"Hanna sedang berada di kota ini. Kamu juga sudah lama kan tidak bertemu dengannya?" Kimberly pun mengangguk, "Baiklah, nanti untuk tempat dan waktu pastinya, akan kukabari ya."
Mereka melanjutkan makan siang dengan obrolan dan candaan ringan, hingga akhirnya waktu yang memisahkan mereka.
*****
"Bu," sapa Max yang saat ini sedang berada di depan kantor dan melihat ibunya sedang keluar.
"Apa ibu baik baik saja?"
"Ibu baik baik saja, Max. Hanya sedikit kelelahan."
"Aku akan bicara dengan Dokter Ben agar mengurangi pekerjaan ibu."
"Tidak perlu, Max. Dokter Ben tidak pernah memberikan pekerjaan yang berat pada ibu. Hari ini memang ada acara bersih bersih, dan Suster Maria lah yang justru lebih banyak bekerja. Ibu malu sebenarnya menerima gaji cukup besar dari mereka, tapi ibu malah seperti tidak mengerjakan apa apa."
"Tapi wajah ibu terlihat lelah."
"Sebentar lagi sudah jam pulang kok. Hari ini sebenarnya klinik tutup, tapi karena Dokter Ben pulang, maka Suster Maria meminta ibu menemaninya di sini, sambil membersihkan klinik. Dan selama 4 hari ke depan, ibu akan berada di rumah beristirahat, karena klinik akan tutup sementara."
"Kenapa ditutup, bu?"
__ADS_1
"Ooo, ada Nak Hanna."
"Hanna? Siapa dia bu?" tanya Max.
"Nak Hanna adalah sepupu Dokter Ben, dan ia akan tinggal bersama dengan Dokter Ben. Ia juga akan membantu Dokter Ben di klinik nantinya, karena semakin lama klinik semakin ramai. Apalagi Dokter Ben berencana menambah dokter spesialis anak," Max menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
"Baiklah, Bu. Max kembali dulu bekerja. Hari ini Max tidak lembur dan bisa pulang cepat. Nanti kita makan bersama ya bu."
"Iya."
"Ibu tidak usah memasak, nanti aku akan membeli pecel ayam kesukaan kita," Max pun langsung menyeberang jalan dan masuk ke dalam kantornya setelah melihat ibunya masuk ke dalam. Dari atas, King memperhatikan aktivitas yang terjadi di depan klinik tersebut.
*****
Menyebalkan!! Kemana Sam pergi? ia sudah mengambil cuti selama 2 hari, dan tidak memberikan kabar sama sekali padaku. Kalau saja King sudah terjerat denganku, aku tidak akan membutuhkan Sam untuk memuaskanku. - Fika.
"Nona Fika, apa surat keluar masuk barang sudah disiapkan oleh tim purchasing?" tanya Max.
"Ooo sudah. Ini suratnya," Fika memberikan sebuah map kepada Max.
"Max, memangnya Sam pergi kemana? Aku mendengar dia mengambil cuti," tanya Fika saat Max baru saja akan menuju ruangan King.
"Maaf Nona, saya kurang tahu."
"Baiklah."
Max pun mengetuk pintu ruangan King dan masuk ke dalam setelah dipersilakan.
"Ini surat yang anda minta, Tuan," Max meletakkan map di atas meja, kemudian berbalik akan keluar.
"Max ... "
__ADS_1