
DI SEKOLAH SISIL
Sisil yang berada dikelas tidur dengan santai karna kelas Sisil sedang jam kosong
Tiba tiba telpon Sisil berbunyi, Sisil pun bangun dan mengangkat telepon nya
"Hallo Mom"
'.....'
"Ada apa emangnya?"
'.....'
"Iya Sisil kesana sekarang"
Sisil yang hendak pergi ditahan oleh Dinda
"Kakak mau kemana?" Tanya Dinda
"Kesekolah Sena, nanti izinin guru" Ucap Sisil lalu pergi
SKIP DISEKOLAH SENA
Sisil menendang ruang kepsek
BRAK
Suara pintu ditendang sontak membuat orang yang berada didalam kaget
"Ada apa?" Tanya Sisil dingin
"Kakak" Ucap Sena dkk kompak
"Ini nak, mereka menuntut kami karna Sena dn yang lain membela Piko yang dibully tadi, anak mereka terluka, mereka tidak terima dan memanggil polisi" Jelas Bibi Rosa
"Diamana Fahri?" Tanya Sisil yang tidak melihat keberadaan Fahri
"Maaf nona pak Fahri sedang ada kepentingan diluar, jadi saya yang menggantikan" Ucap pak Dudung
"Siapa kalian berani memnuntut saya?" Tanya Sisil dengan tatapan membunuh sontak membuat para wali murid takut
__ADS_1
"Sa sa saya orang terkaya no 15, dan saya akan menuntut anda, karna adik anda anak saya terluka" Ucap salah satu wali murid
"Baru 15 aja bangga" Cibir Sisil
Sontak membuat wali murid menjadi geram ingin menampar Sisil namun ditepis oleh Sisil
"Keluarkan mereka ber tiga, dan kalian meminta kompensasi berapa untuk pengobatan anak kalian 5 atau 10 juta? Saya kasih cek 20 juta" Ucap Sisil dingin sambil mengeluarkan 3 cek bernilai 20 jt
"Jika anak kalian berani menyentuh sehelai rambut adik saya, maka kalian akan tau akibatnya" Sambung Sisil sambil tersenyum Simrik
Yang membuat para wali murid kaget dan takut, karna Sisil mengeluarkan uang 60 jt seperti memberi uang recehan, mereka juga tidak tau siapa yang mereka hadapi saat ini
Para wali murid yang tadi bernyali besar kini menciut dan tidak berani membantah, dan keluar dari ruang kepala sekolah dengan perasaan malu juga kesal
"Momy dan Bibi pulang saja dulu" Ucap Sisil diangguki Momy dan Bibi, lalu pergi meninggalkan sekolah
"Sena, Serena, Kelvin, Karin ayo kakak antar ke kelas" Ucap Sisil
"Kakak tidak marah oada kami?" Tanya Karin menunduk takut
"Untuk apa kakak marah?" Tanya Sisil
"Tidak, kakak tidak marah, kalian benar, kalau kalian salah pasti kakak Sisil marahi, sudah ayo kakak antar kekelas" Ucap Sisil
"Sebentar kakak, Piko ayo ikut sekalian" Ucap Kelvin lalu menarik Piko, sedangkan Piko hanya menurut saja
Sampai di depan kelas 5A
"Belajar yang rajin ya" Ucap Sisil
"Iya kakak, pasti dong" Jawab Serena
"Dan kamu Piko, jangan mau di bully lagi ya, cowok harus kuat" Ucap Sisil
"Iya kakak, Piko tidak akan cengeng lagi" Ucap Piko
"Sudah sana masuk, kakak mau kembali ke sekolah" Ucap Sisil
"Dada kakak Sisil" Ucap Sena dkk lalu masuk kelas
Sisil pun pergi dari sekolahnya dan kembali kesekolahnya.
__ADS_1
Saat sudah sampai dikelas ternyata sudah ada guru yang mengajar, tanpa takut Sisil masuk dab berjalan santai didepan kelas
"Kamu sudah terlambat malah santai" Ucap bu guru
Namun tidak digubris oleh Sisil, Sisil tetap berjalan dengan santai masuk kekelas lalu duduk disamping Alvaro
Alvaro yang melihat Sisil datang pun tersenyum
Entah kenapa hatinya senang melihat Sisil datang
Semua murid yang melihat Sisil datang lalu masuk kelas dengan santai pun terkejud
"Wih udah telat, masih santuy"
"Calon istriku"
"Halu lo buriq"
Batin para murid
"Gaya amat sih tuh anak, ga tau malu" Cibir Salma dkk
"IRI BILANG BOSS!" Seru anak kelas 11 IPA 1 membuat Salma dkk menjadi malu
"SUDAH SEMUA DIAM, Kita lanjutkan pelajarannya" Bentak guru yang mengajar
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ
__ADS_1