
Tiba tiba
Ada segerombolan mafia BS yang anggotanya sekitar 200 orang menyerang sekolah Sisil
Bastian dan Satria yang sedari tadi sudah bersiaga menjaga keluarga Sisil dkk pun mengamankan mereka
Sedangkan Kenan dan Vian mengamankan para orang tua wali murid
Sisil dkk juga Alvaro dkk keluar dengan sudah mengganti baju dan mengenakan topeng, hingga tidak ada murid dan wali murid yang mengenali mereka lagi
Baju yang dikenakan Alvaro dkkπ
Baju yang dikenakan Sisil dkkπ
"Pukul mundur pasukanmu atau nyawamu melayang" ucap Sisil pada Leader mafia BS
"Ck ck ck bocah, tidak sebelum aku melenyapkanmu" tantang leader BS
"SERANG!" teriak leader BS
Seketika terjadi baku hantam antara mafia BS dengan mafia BDG
Meskipun anggota BDG kalah jumlah itu tidak menyulitkan Sisil
DOR
SRING
DUG
SRAK
BUGH
Suara pukulan dan hantaman saling beradu
Kini mafioso BS sudah mati semua diatangan mafioso Sisil
Kini tinggallah leader dan 2 tangan kanan mafia BS
__ADS_1
"Sekarang giliranmu pak tua" ucap Sisil dengan seringainya
"Tidak semudah itu" ucap leader BS dengan percaya diri
Alvaro dan Ale bertarung dengan ke 2 tangan kanan BS
Sedangkan yang lain membantu Bastian dkk menangani para murid dan wali murid yang ketakutan dan membawa mereka kelantai atas sekolah
Sisil mulai menyerang leader BS dengan brutal, hingga leader BS kewalahan menghadapi Sisil
Alvaro dn Ale sudah selesai membereskan kedua tangan kanan BS
"Bagaimana pak tua? Kau sudah puas atau kau masih mau lagi" ucap Sisil tersenyum miring
"Aku tidak akan menyerah dengan mudah, kau telah membunuh keponakanku" ucapnya
"Hei dasar bodoh, jika keponakan tersayangmu itu tidak mengusikku mungkin sekarang dia masih bisa bernafas" ucap Sisil
Leader BS menyerang Sisil, tanpa disangka ia mengarahkan tembakan pada Alvaro yang tengah lengah
Sontak Sisil langsung menghadang tembakan leader BS
Alhasil Sisil lah yabg tertembak dibagian perutnya
"SISIL" teriak Ale dan Alvaro
Leader BS ingin kabur namun dengan cepat Sisil menembak kedua kakinya
DOR
DOR
Dua tembakan tepat mengenai kedua kaki leader BS
Leader BS langsung terjatuh
Ale langsung mdekati leader BS dan menghujaninya dengan puluhan peluru, hingga leader BS mati mengenaskan
"SISIL" teriak Alvaro mangkap Sisil yang hendak jatuh, ia langsung membuka topengnya dan topeng Sisil
Sontak para murid dan wali murid tercengang melihat yang melawan leader BS adalah Sisil
Momy Unna serta yang lain pun turun dan menghampiri Sisil yang tergeletak didekapan Alvaro
"Sisil, kumohon bertahanlah, aku akan membawamu kerumah sakit" ucap Alvaro sambil menekan perut Sisil agar tidak banyak mengeluarkan banyak darah
__ADS_1
"Hei tenanglah, aku tak apa" ucap Sisil tersenyum menahan sakit
"Kakak!" teriak Sena dkk
"Kakak, hiks hiks" tangis Sena dkk
"Hei, jangan menangis, Kakak baik baik saja" ucap Sisil tersenyum pada Sena dkk
"Mama, hisk" tangis Baby Iel
"Sayang, jangan menangis, Mama baik baik saja" ucap Sisil mengelus pipi Baby Iel
"Bertahanlah Sayang" ucap Momy Unna
Devano dan Ale sedang mengambil mobil dari parkiran sekolah untuk membawa Sisil ke RS
"Al, aku mengantuk" ucap Sisil yang pandangannya mulai kabur
"Tidak tidak jangan kau tutup matamu" pinta Alvaro histeris
"Maaf" ucap Sisil lirih lalu menutup matanya
"Sisil bangun please bangun" tangis Alvaro mengguncang guncangkan tubuh Sisil
Ale dan Devano membawa mobil
Langsung saja Alvaro mengendong Sisil masuk kedalam mobil
Diikuti yang lain dari belakang
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ
__ADS_1