SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
31


__ADS_3

Pagi Hari


Sisil dan Dinda berangkat kesekolah seperti biasa, sedangkan Ale keperusahaan untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh Sisil tadi malam


MALAM HARI SEBELUM TIDUR


Sisil masuk kekamar Ale


"Ada apa dek?" Tanya Ale


"Besok lu ke perusahaan bang, tanam saham ke perusahaan A'A COMOANY atas nama kak Oca" Ucap Sisil


"Itu perusahaan Dady?" Tanya Ale


"iya" Ucap Sisil


"Dek gw boleh mendirikan perusahaan nggak?" Tanya Ale


"Boleh, diriin aja bang" Ucap Sisil menyetujui perkataan Ale


DI PERUSAHAAN A'F COMPANY


Ale memasuki ruangan bertuliskan Direktur


Ale dan Oca berada diruangan itu


"Ca gimana lu udah tanam saham ke perusahaan A'A COMPANY?" Tanya Ale


"Udah kok, sekarang kita sudah memiliki saham sebesar 51% diperusahaan A'A COMPANY" Ucap Oca


"Bagus kalo gitu, tinggal nunggu tanggal mainnya" Ucap Ale


"Yaudah udah siang nih, kita makan siang bareng aja" Ajak Ale pada Oca, yang diangguki Oca


Ale mengajak Oca makan siang disebuah restoran didekat kantor, mereka berdua saling ngobrol dan sesekali melempar candaan


"Eh Ca gw mau bangun perusahaan, ntar gw namain A'V COMPANY bagus nggak?" Ucap Ale meminta saran pada Oca


"Hmmm bagus bagus aja sih, tapi ngapain lu bangun perusahaan kan ini udah gede, cabangnya aja ada dimana mana" Ucap Oca


"Iya sih Ca, tapi gw kepingin bangun perusahaan aja sih, ntar gw juga mau nanam saham di perusahaan Bokap gw, terus gw bangkrutin" Ucap Ale


Obrolan Ale dan Oca terus berlangsung hingga jam istirahat kantor berakhir


SORE HARI DIMANSION SISIL


Semua sedang menonton TV Sisil, Ale dan Dinda turun dari tangga memakai pakaian serba hitam


"Abang, Kakak mau kemana?" Tanya Serena


"Ada urusan sebentar, Mom nanti kita pulang kalau semua sudah selesai" Ucao Sisil diangguki Momy Unna

__ADS_1


Momy dan Bibi yang sudah mengetahui apa yang akan dialakukan oleh anak anaknya hanya bisa mendukung


SKIP MARKAS BDG


Disana semua mafioso sudah berkumpul untuk melakukan penyerangan terhadap Mafia White Tiger


Disana juga ada Alvaro dkk yang ikut membantu


Semua berangkat kemarkas WT Sisil, Ale, dan Dinda yang menggunakan topeng dan juga jubah kebesarannya, tak lupa Alvaro dkk juga bastian dkk yang menggunakan jubah dan topeng tangan kanan, para penjaga sudah dilumpuhkan oleh para mafioso Sisil


Dimarkas WT hanya ada suara teriakan orang orang dan bunyi tembakan dan pukulan


Para mafioso Sisil membukakan jalan untuk Queennya menuju ruang diamana Leader WT sedang bersenang senang


Saat sudah berada dilantai atas dimana ada 2 ruangan Sisil memberikan perintah pasa Nindi dan Dinda


"Kalian berdua fto apa yang mereka lakukan didalam" Ucap Sisil


"Baik"


Lalu Sisil mendobrak pintu yang bertuliskan Leader


BRAK


Didalam ada sebuah adegan dimana Salma dkk sedang memuaskan Leader dan tangan kanan Mafia WT


Nindi dan Dinda yang sudah siap dengan camera HPnya mengambil gambar apa yang mereka lakukan


"MALAIKAT MAUT MU" Ucap Sisil dengan aura membunuh


Salma dkk malu dan bersembunyi dibalik almari


Sisil mendekat pada Bryn yang dalam keadaan telanjang


"MAU APA KAU BOCAH" Bentak Bryn tidak sadar akan situasinya saat ini


"MEMBUNUHMU!" Ucap Sisil bernada tinggi dan menembak lengan Bryn


DOR


"Akh Sial" Ucap Bryn kesakitan


Bryn hendak berdiri dan memukul Sisil tapi dengan cepat Ale menembak kaki Bryn


DOR


DOR


2 tembakan melayang terkena kaki Bryn


"KAU BENAR BENAR" Ucap Bryn yang geram

__ADS_1


"Benar benar apa tuan Bryn" Ejek Dinda


"HEI PARA MAFIOSO CEPAT HABISI MEREKA" Teriak Bryn


"Sstttt tuan apa kau ini sangat bodoh, mafioso apa? pasukanmu telah mati"


"Dan sekarang giliranmu" Ucap Sisil lalu maju menebas Kaki Bryn


"Akh.... Dasar kau iblis, Aku tidak pernah mengganggumu" teriak Bryn kesakitan


"Karna kau telah membantunya, dan membantu ayah tirinya" Ucap Dinda menunjuk Salma yang berada dibalik pintu almari


Ale pun maju dan menebas tangan Bryn


"Akh.... lepaskan aku, aku akan mengabdi padamu" erang Bryn lemas


"Apa aku tidak salah, kau ingin menjadi bawahan kami sedangkan tibuhmu saja sudah tidak lengkap" Ucap Dinda tertawa renyah


Devano yang menyaksikan kesadisan kekasihnyapun bergidik ngeri


Sisil maju dan memenggal kepala Bryn dan melemparkannya pada Salma dkk


Salma dkk yang melihatpun menjadi ketakutan


"Kalian pergi dari sini atau tempat ini kuledakkan bersama dengan kalian" Ucap Sisil dengan menyunggingkan senyum


Salma dkk pun lari terbirit birit, mereka bersyukur karna telah selamat


Setelah Sisil dkk keluar dari markas WT dan


BUMB


Markas WT meledak hebat


Karna Satria meletakkan peledak


Setelah penyerangan para mafioso dan Bastian dkk kembali ke markas sedangkan Sisil dkk serta Alvaro dkk kembali kerumah masing masing


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰


BYE~

__ADS_1


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2