SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
46


__ADS_3

🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞


Siang hari semua tengah duduk diruang tengah


Ada yang nyemil, nobar, mabar


Sisil hanya menonton tv dengan Alvaro yang tidur dipaha Sisil


Sedangkan yang lain


Nindi, Vera, Disa menonton drakor


Alvian, Zidan dan Aldo sedang mabar


Sedangkan Ale, Oca, Dinda dan Devano menemani Sena dkk bermain didekat kolam renang


"Woe maju" Teriak Zidan


"Maju maju" Gusar Aldo


"WOE LU PADA BISA MAIN KAGA" Teriak Alvian


"BISA DIEM GA" Bentak Alvaro yang merasa terganggu


"IYA!" Jawab mereka kompak dengan berteriak


Sisil yang melihat tingkah mereka hanya bisa memutar bola matanya malas


Lalu ia mengambil gorengan yang tadi dibeli dan memakannya


Alvaro melihat Sisil memakan gorengan dengan tenang pun hanya menatapnya dengan senyum mengembang


Sisil yang melihat Alvaro menatapnya pun menaikkan satu alisnya pertanda 'Apa'


"Cantik" Ucap Alvaro menatap Sisil


"Ish apaan sih Al" Gerutu Sisil malu


"Yeee malu nih ye" Goda Alvaro mencoel pipi Sisil


Sisil yang geram pun menyumpal gorengan kedalam mulut Alvaro, yang membuat Alvaro diam dan mengunyah gorengan itu

__ADS_1


Jadilah acara suap suapan antara Sisil dan Alvaro


SKIP MALAM HARI


Malam hari turun hujan membuat udara semakin sejuk


Semua duduk didepan villa menikmati suasana dan suara gemercik air hujan


"Ayang Nindi dingin ya, ini pakek jaket babang Zidan" Ucap Zidan yang melihat Nindi kedinginan, dan memakaikan jaket pada tubuh Nindi


"Makasih" Ucap Nindi tersenyum pada Zidan


Sisil dan Alvaro duduk bersebelahan dengan Alvaro merangkul pundak Sisil, dengan Sisil bersandar pada bahu Alvaro


Sedangkan Ale dan yang lain menikmati air hujan dengan menjulurkan tangannya agar terkena air hujan


"Ca" Panggil Ale


"Iya Al"


"Ca, gw suka suasana kayak gini, bisa lihat adek adek gw tersenyum, dan...." Gantung Ale


"Dan?" Tanya Oca


"Iya, gw juga seneng bisa lihat mereka pada senyum, melupakan masalah mereka sejenak" Tutur Oca, membuat Ale tersenyum


Sisil yang bersandar dibahu Alvaro merasa nyaman dan menutup matanya menikmati suasana


"Sil?" Panggil Alvaro


"Iya Al, kenapa?" Tanya Sisil


"Aku suka kamu yang kaya gini" Tutur Alvaro


"Kaya gini gimana?" Tanya Sisil


"Ya kaya gini, kamu yang tenang, senyum, nggak kaya dulu yang dingin, cuek" Tutur Alvaro membelai wajah Sisil dengan satu tangan


Devano dan Dinda yang melihat mereka bermesraan pun menghancurkan moment


"Ehem ehem serasa dunia milik berdua nih" Goda Dinda

__ADS_1


"Iya yah yank, yang lain cuman numpang" Imbuh Devano ikut menyindir Sisil dan Alvaro


"Apaan sih kalian" Ucap Alvaro ketus


"Tau tuh ganggu aja" Imbuh Sisil dengan nada dinginnya


"Iye iye kaga dah kaga" Ucap Devano takut pada Sisil


Sena dkk yang sudah merasa mengantuk pun berpamitan pada Ale dkk


"Kak kita ngantuk" Ucap Sena


"Iya kak, kita udah ngantuk, kita kekamar dulu ya" Pamit Kelvin


"Iya udah yuk kakak anter kekamar" Ajak Oca


"Iya, yuk abang anter juga" Imbuh Ale


Berjalan mengantar Sena dkk kekamar mereka meninggalkan Sisil dkk


Vera, Disa, Nindi yang juga sudah mengantuk pun pergi masuk kedalam villa untuk istirahat diikuti Alvian, Aldi dan Zidan


Kini tinggallah Sisil, Alvaro, Dinda dan Devano diluar villa


"Yank masuk yuk, udah malem, nanti kamu sakit" Ajak Devano


"Iya, yuk masuk, nanti kamu juga sakit" Setuju Dinda lalu masuk menggandeng tangan Devano


Sisil dan Alvaro masih di luar villa


"Sil masuk yuk" Ajak Alvaro, namun tidak ada jawaban dari Sisil


Alvaro pun melihat wajah Sisil dan ternyata ia tengah tertidur


Alvaro yang melihat Sisil tidur pun membelai wajah Sisil dan menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah Sisil


"Kamu cantik Sil kalo tidur" Gumam Alvaro, lalu ia menggendong Sisil pelan agar tidak mengganggu tidurnya, dan membawa Sisil kekamar


Dikamar Sisil sudah ada Oca dan Dinda yang tengah menunggu Sisil


"Loh Al Sis..." Ucap Oca terpotong oleh Alvaro

__ADS_1


"Hussttt, dia tidur" Potong Alvaro lalu merebahkan Sisil diatas kasur, lalu pergi kekamarnya


__ADS_2