
Sisil mengambil pistol dan mengarahkan pada sasaran dan
DOR
DOR
DOR
Bunyi tembakan beruntun yang dilakukan oleh Sisil tepat mengenai sasaran yang membuat Alvaro dkk terkagum kagum atas kemampuan Sisil
"Hebat" Batin Zidan memuji Sisil
"Nggak salah gw suka sama lo Sil, tapi apa lu juga suka ama gw?" Batin Alvaro
Setelah selesai latihan Alvaro dkk mengambilkan minum untuk para gadis
Devano memberikan minum pada Dinda yang disambut baik oleh Dinda
Aldo memberikan minum pada Disa
"Makasih" Ucap Disa tersenyum
Alvian memberikan minum pada Vera
"Nih minum" Ucap Alvian menyodorkan satu botol air pada Vera
"Kalo nggak iklas nggak usah" Cibir Vera tapi tetap mengambil air yang diberikan Alvian
Zidan juga memberikan minum pada Nindi
"Eneng Nindi pasti aus kan, nih babang Zidan yang tampan ambilin minum" Ucap Zidan menyodorkan air pada Nindi
"Narsis bat lo" Cibir Nindi
Alvaro juga memberikan air minum pada Sisil
"Nih minum" Ucap Alvaro memberikan air pada Sisil
"Makasih" Ucap Sisil tersenyum mengambil air
Deg
__ADS_1
Jantung Alvaro berhenti karna mendapat senyuman dari Sisil
"knp gw senyum kedia" Batin Sisil bertanya pada dirinya sendiri
Sedangkan Ale, Bastian dkk melihat ke 5 gadis tersebut diambilkan minum menjadi cemburu
"Elah mereka doang yang dikasih minum, kita kagak nih" Ucap Ale
"Tau tuh" Ucap Bastian dkk
"Bicit" Ucap Alvaro dkk serempak
Membuat Sisil dkk tertawa terbahak bahak (- Sisil & Alvaro)
Sisil menghampiri Satria
"Gimana bang?" Tanya Sisil pada Satria
"Balum" Jawab Satria
"Ck menyusahkan" Decak kesal Sisil lalu pergi dari ruang latihan
"Udah kalian diem aja, ntar juga tau sendiri" Ucap Satria lalu beranjak dari ruang latihan menyusul Sisil keruang dimana Aida disekap
DI RUANG AIDA DISEKAP
Sisil mengintrogasi Aida
"Masih tidak mau mengatakannya Nyona Aida?"Tanya Sisil
"Tii.. dak A Aku tidak akan mengatakannya" Ucap Aida lemas
"Baiklah" Sisil mengambil cambuk dan mulai mencambuk tubuh Aida
Diaruang itu hanya ada suara erangan kesakitan dari Aida
"KATAKAN, Atau..." Bentak Sisil sengaja menggantungkan kata katanya
"Atau apa, hah dasar bodoh" Ucap Aida percaya diri, padahal sebenarnya ia sangat takut
Sisil mengambil pistol dan mengarahkan nya pada kepala Aida
__ADS_1
"Atau aku akan membawa putri tersayangmu, dan melenyapkannya dihadapanmu" Ucap Sisil tersenyum devil
"Kau tidak akan berani melakulannya, Mafia Tiger White akan mencariku" Ucap Aida
"Tidak akan ada yang bisa mencarimu bodoh, kau tau diamana kau sekarang?" Ucap Sisil tersenyjum mengerikan
"Kau sekarang ada dimarkasku Blood Diamond Girl" Lanjutnya
Seketika Aida menjadi pucat dan gemetar karna ia baru tahu bahwa Sisil adalah penguasa dunia bawah
"Bagaimana Nyonya Aida, akan ku bawa putri tersayangmu Salma Aida, anak dari seorang ja1ang yang sedang bersekolah di SIHS disekolah milikku" Ancam Sisil
"Beraninya kau mengancamku, seharusnya dulu aku meracuni mu dulu baru ayahmu yang bodoh itu, seharusnya dulu ayahmu juga lenyap dan aku bisa mengambil semua harta kekayaannya" Ucap Aida
"Bagus" Ucap Sisil yang sudah mendapatkan bukti kejahatan Aida dengan merekam semua perkatannya
Namun Sisil tidak membunuhnya terlebih dahulu, ia pergi dari ruangan itu dengan senyum mengembang
"Bang awasi dia, jangan sampai mati sebelum waktunya" Ucap Sisil pada Satria
Satria yang melihat Sisil tersenyum ia tahu bahwa dia sudah mendapatkan apa yang ia inginkan dari wanita itu
"Baik" Ucap Satria
"Dan ini, tolong kau salin ke flash disk ku" Ucap Sisil memberikan rekaman suara pada Satria lalu pergi kekamar nya dimarkas
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ
__ADS_1