SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
62


__ADS_3

πŸ“£Pengumuman untuk semua siswa dan siswi SIHS untuk bisa berkumpul dilapangan saat jam istirahat, terima kasih


"Lah ngapain tuh Bang Raihan nyuruh kumpul segala." Batin Sisil yang baru sadar dari tidurnya


Saat bel istirahat berbunyi semua siswa siswi berbondong bondong pergi kelapangan.


"Ngapain si Raihan nyuruh kumpul dah?" tanya Ale


"Udah sih Bang, ikut aja" jawab Dinda


Sisil dan Alvaro berjalan terlebih dahulu kelapangan diikuti yang lain


Saat telah tiba dilapangan Raihan selaku kepala sekolah sudah ada ditengah lapangan memberikan pengumuman


"Anak anak semuanya, Bapak ingin mengumumkan bahwa kurang satu minggu lagi kita akan mengadakan acara kelulusan untuk kelas XII, untuk itu Bapak minta kalian untuk berpartisipasi agar bisa membuat acara semakin meriah" ucap Raihan ditengah lapangan


"Pak, berpartisipasi contohnya apa?" tanya Siswi A


"Kalian bisa menyalurkan keahlian kalian, seperti menyanyi, bermain musik, menari dll, untuk pendaftaran bisa melalui anggota osis," jawab Raihan


"Minggu depan juga acara akan dihadiri oleh pemilik sekolah, jika tidak ada yang ditanyakan lagi, kalian bisa istirahat" imbuhnya


"Wah pemilik sekolah akan hadir"


"Iya, kita harus menampilkan yang terbaik"


"Iya, besok kita buat grub nyanyi aja"


Gumam para murid


Sisil dkk istirahat dikantin, seperti biasa mereka duduk dibangku paling pojok, bedanya sekarang sudah tidak ada pengganggu lagi karna sudah disingkirkan oleh Sisil


"Dek, lu beneran mau ngenalin dirilu sebagai pemilik nih sekolah?" tanya Ale


"Iya"


"Kita besok nampilin apa nih?" tanya Vera pada ciwi ciwi


"Gimana kalo kita nyanyi sambil ngedance?" ususl Disa


"Boleh, gw, Dinda, Vera, Disa, Nindi, nyanyi sambil ngedance" ucap Sisil meyetujui


"Yaudah ntar selesai istirahat gw daftarin ke anggota osis" ucap Disa


"Kalau kalian para cowo ngapain?" tanya Nindi pada para cowo


"Kita sama aja sama kalian" jawab Alvian

__ADS_1


"Nggak tau tuh kalo, Bang Ale" ucap Aldo karna ia belum tahu Ale mau bergabung atau tidak


"Nggak, gw nonton aja, males gw giti gituan" tolak Ale


"Yaudah" all


"Kalo gitu besok kita latihan aja" usul Vera


"Boleh" all


Sedari tadi Alvaro hanya melamun memikirkan kejutan yang akan diberikan pada Sisil saat hari kelulusan


"Gw nanti kalau hari kelulusan buat surprise buat Sisil gimana ya? Tapi apa? Oh gw tau itu aja bagus kayaknya." Batik Alvaro bertanya pada dirinya sendiri


"Al lu kenapa?" tanya Zidan yang melihat Alvaro sedari tadi hanya bengong


"Ah, enggak gw nggak papa" jawab Alvaro spontan


"Yaudah bentar lagi masuknih, gw ama Disa ke ruang osis dulu mau daftar, ntar gw nyusul" pamit Aldo menggandeng Disa keruang osis


Semua berjalan menuju kelas, saat dilorong Sisil melihat ada yang mencurigakan, ia melihat 10 orang berbaju hitam tengah mengintai mereka


Seketika Sisil menghentikan langkahnya


"Ada apa?" tanya Dinda


"WOI KELUAR LU PADA" teriak Sisil


"Cih, mafia BLACK SHAWN" gumam Sisil


"Serahkan dirimu, karna kau telah dikepung" perintah salah satu tangan kanan mafia BLACK SHAWN


"Untuk?" tanya Sisil santai


"Karna kau telah melenyapkan nona Sarah, keponakan leader kami" jelas tangan kanan BS


"Untung cuman keponakan bukan leadernya yang gw lenyapin" ucap Sisil santai, membuat mafia BS geram


"Kalin semua mundur, biar gw aja" perintah Sisil pada Alvaro dn yang lain


"Tapi Sil" tolak Alvaro


"MUNDUR!" bentak Sisil


Mau tak mau Alvaro dan yang lain menjauh


Kini tinggallah Sisil dengan 10 mafioso BS

__ADS_1


"SERANG" perintah tangan kanan BS


Sisil menangkis dan melawan semua anak buah BS dengan tangan kosong, hingga anak buah BS lemah tak berdaya


"Siapa sebenarnya gadis ini, kenapa anak buahku tepar semua." Batin tangan kanan BS


"Bagaimana? Sekarang giliranmu" ucap Sisil maju kehadapan tangan kanan BS


Tangan kanan BS mengarahkan pistol dan menembak Sisil, namun dengan cepat Sisil menghindar


"Si...siapa sebebarnya kau" tanya tangan kanan BS gemetar ketakutan


Sisil langsung memukuli tangan kanan BS hingga babak belur, tapi ia tidak membunuhnya


Sisil berjongkok dan menarik rambut tangan kanan BS dan berbisik


"Jika kau tidak tau siapa lawanmu jangan pernah gegabah" nasihat Sisil


"Si.. si... a pa.. kau?" tanya tangan kanan BS


"Blood Diamond Girl" bisik Sisil lalu berdiri


Tangan kanan BS yang mendengar mafia BDG menjadi tambah takut dan gemetar lalu pingsan


"Cih lemah" cibir Sisil


Alvaro dan yang lain menghampiri Sisil


"Sil, kamu nggak papa?" tanya Alvaro khawatir


"Udah jangan khawatir, aku nggak papa Al" jawab Sisil


"Yaudan yuk kekelas, udah masuk dari tadi" ajak Ale


"Yuk" all


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰

__ADS_1


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2