SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
S2~ 19


__ADS_3

Pagi harinya semuanya bersiap untuk berangkat berlibur kepulau pribadi milik Sisil dan Alvaro. Semua ikut tanpa terkecuali.


Diperjalanan semua duduk rapi didalam mobil.


Dimobil 1 ada keluarga Alvaro, Sisil, dan adik Gabriel.


Dimobil 2 ada Ale, Oca dan sang buah hati mereka.


Dimobil 3 ada Devano, Dinda juga anak mereka satu satunya.


Dimobil 4 ada Momy Unna, Bibi Rosa dan Gabriel. Memnag Gabriel bergabung kedalam mobil sang Nenek karna Momy Unna lah yang memintanya, "Biar ada bahan mainan" katanya.


Dimobil 5 ada Sena, Serena, Kelvin dan Karin dengan Sena yang menyetir.


"Sen, kalo lu capek sini buar gw yang nyetir, minggir dulu aja." Suruh Kelvin yang duduk dibelakang bersama Karin.


"Boleh, capek juga gw, masih jauh juga." Ucap Sena sembari mengarahkan mobilnya ketepi jalan untuk berganti kemudi dengan Kelvin. Jadilah Kelvin yang menyetir didepan dengan Serena duduk disampingnya.


Saat menyetir Serena terus memandangi wajah Kelvin yang duduk disampingnya.


"Nih anak ganteng juga." Ucap Serena dalam hati.


"Iya, gw tahu gw ganteng, tapi jangan diliatin mulu." Ucap Kelvin yang mengetahui sedari tadi Serena memandanginya yang mampu membuyarkan pandangan Serena terhadapnya, Serena langsung mengalihkan pandangannya kedepan menatap jalan.


"Apaan sih lu, kepedean." Ucap Serena salah tingkah sendiri.

__ADS_1


"Yeeeee orang ganteng mah bebas." Sombong Kelvin.


"Lu!" kesal Serena.


"Lu berdua kenapa dah, dari tadi ribut mulu." Ucap Sena yang sedari melihat keributan Kelvin dan Serena sang adik.


"Ini nih, orang sok ganteng." Ucap Serena menunjuk Kelvin.


"Emang gw ganteng." Sombongnya lagi.


"Lu berdua minta dikawinin." Celetuk Karin yang sedari tadi hanya menyimak.


"BIG NO!" Ucap Serena dan Kelvin bergeleng kepala.


"Nah tuhkah orang kalo udah kepepet mah barengan mulu." Ucap Sena mengejek Serena dan Kelvin.


"Wet, apaan lu." Sanggah Sena. "Udah sono lu fokus nyetir, jangan sampe nabrak mobil Momy, ntar disuruh ganti, bangkrut gw." Imbuhnya juga mengalihkan topik.


"Iya juga, kalo gw nabrak mobil Momy, ****** gw, bisa bisa dompet gw kering." Ucap Kelvin mengiyakan.


Perjalanan terus berlanjut, kini dalam mibil sudah hening tak ada suara, Karin yang merasa mengantuk menyandarkan kepalanya dan mulai menutup matanya hendak tidur, tak selang beberapa lama ia langsung tertidur. Namun tanpa sadar kepalanya terjatuh kebahu Sena yang duduk disebelahnya.


Sena yang merasa ada beban berat dibahunya langsung menoleh dan mendapati Karin tertidur.


"Lah tidur." Gumamnya pelan sambil membenarkan posisi kepala Karin agar ia merasa lebih nyaman, ia menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah Karin dan mengelus wajah Karin pelan.

__ADS_1


"Cantik." Ucapnya dalam hati mengagumi dan mengakui kecantikan Karin.


Tanpa Sena sadari, sedari tadi Kelvin memperhatikannya melalui kaca spion dalam mobil. Ia tersenyum melihat Sena begitu menyayangi Karin, meskipun ia jarang menunjukkannya.


"Gw tahu dan sadar sesuatu." Ucap Kelvin dalam hati kembali mengalihkan pandangannya, ia melihat Serena yang juga sudah tertidur dengan nyenyak.


"Lu, kalo ngantuk tidur aja Sen." Suruh Kelvin. "Yang lain juga udah tidur." Imbuhnya.


"Kaga, ntar kalo gw tidur, lu juga ngantuk, terus ga fokus, terus nabrak." Balas Sena.


"Yaudah" Jawab Kelvin cuek.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


~BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰


BYE~

__ADS_1


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2