SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
47


__ADS_3

Di Mansion Sisil


Momy Unna mengajak Bibi Rosa ke restoran untuk makan siang


"Ros, ayo buruan udah siang nih" Ajak Momy Unna


"Iya iya bentar" Jawab Bibi Rosa


Saat perjalanan ada mobil yang mengikuti mobil Momy Unna sampai di restoran


Namun sang pemilik mobil tidak keluar dari mobil, melainkan hanya mengawasi momy Unna dan bibi Rosa dari dalam mobil


Saat momy Unna dan bibi Rosa masuk kedalam restoran tak sengaja momy Unna menabrak seorang pria paruh baya


BRUK


"Auh" Pekik Unna terjatuh


"Eh eh maaf saya tidak sengaja" Ucap sang pria meminta maaf lalu menjulurkan tangannya menolong Unna berdiri


"Unna kau tak apa?" Tanya Rosa memastikan


"Ah aku tidak apa Rosa" Jawab Unna


Unna dan pria tersebut saling menatap


"KAMU?!" Ucap mereka berdua


"Oh hallo tuan Andreaz Alexander" Sapa Unna dengan senyum licik


Ya pria tersebut adalah mantan suami Unna, Andreaz Alexander


"Unna, kau?" Kaget Andreaz


"Ya! ini aku tuan Andreaz, kenapa kau sendiri disini, kemana ja1ang dan anaknya?" Tanya Unna dengan senyum yang sulit diartikan


"Mereka sudah 2 minggu menghilang tanpa jejak"


"Aku sudah mencarinya kemana mana, sampai meminta bantuan pada mafia White Tiger, namun tak ada hasil" Jelas Andreaz memelas


"Bagaimana bisa ditemukan kalau mereka telah habis ditanganku dan anak anak ku" Batin Unna menyunggingkan senyum

__ADS_1


"Ouh selamat tuan Andreaz" Ucap Unna, yang membuat Andreaz naik pitam


"APA MAKSUDMU UNNA?!" Tanya Andreaz dengan membentak


"Hei tuan, kau ini, kenapa berteriak" Ucap Unna dengan tersenyum


Andreaz yang gerampun menampar pipi Unna


PLAK


Tamparan mendarat dipipi Unna membuat Rosa geram


"Hei tuan, jaga tangan kotormu itu" Bentak Rosa


"SIAPA KAU BERANI IKUT CAMPUR" Bentak Andreaz


"DAN SIAPA KAU BERANI MENAMPAR UNNA" Bentak Rosa tak mau kalah, membuat Andreaz tambah geram


"Aku sua.." Belum Andreaz menyelesaikan perkataannya sudah dipotong oleh Unna


"MANTAN SUAMI" Potong Unna membentak Andreaz, membuat Andreaz diam membisu


2 orang yang ada didalam mobil yang sudah mengikuti Unna dan Rosa sedari tadi melihat pertengkaran antara Unna dan Andreaz pun keluar dari mobil dan menghampiri mereka


"Dan anda juga tak apa nyonya?" Tanya Satria pada Rosa


"Kami tak apa" Jawab Unna


"Kalian siapa?" Tanya Unna


"Kami tangan kanan Sisil yang diperintahkan menjaga anda nyonya" Jawab Satria


"Kau tuan Andreaz, ini peringatan pertama dan terakhir untukmu, jika kau berani menganggu, apalagi menampar nyonya nasib anda akan sama dengan mereka" Ancam Bastian


"Mereka?" Tanya Andreaz yang tak mengerti


"Ya mereka, ke 2 wanita yang telah kau cari cari" Jelas Satria


"Sebenarnya siapa kalian ini?" Tanya Andreaz agak sedikit membentak


"Hei tuan turunkan nada bicaramu, dan kau tak perlu mengetahui siapa kami" Jelas Bastian

__ADS_1


Andreaz yang sudah malupun meninggalkan Unna dan yang lain dari restoran


"Nyonya anda masuk saja, kami akan mengawasi kalian dari jauh" Ucap Bastian


"Baiklah" Ucap Unna lalu masuk dengan menggandeng tangan Rosa


Diluar restoran Bastian dan Satria mengawasi Unna dan Rosa


"Sat, lu laporan gih sama Sisil, ntar kalo dia nggak dikasih tempe kita yang jadi tempe, dibejek bejek" Ucap Bastian mendramatisir


"Apaan sih lu lebay, eh tapi Sisil kan lagi liburan, ntar ganggu" Jelas Satria


"Tapi ntar kalo nggak dikasih tau, ngamuknya ama kita" Jelas Bastian


Lalu Satria mengabari Sisil lewat telepon genggamnya


"Halo Sil"


'........'


"Lapor tadi Momy sama Bibi ke resto, dia ketemu sama Andreaz"


'........'


"Tadi sempet berantem, Andreaz nampar Momy Unna"


'........'


"Baik" Ucap Satria lalu menutup telponnya


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰

__ADS_1


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2