
Kini tinggallah Alvaro dan Ale yang menjaga Sisil
Ale beristirahat disofa, sedangkan Alvaro masih setia menunggu Sisil didekat brankar Sisil
"Segitu sayangnya lu Al sama Sisil, semoga lu nggak pernah ngecewain Sisil, gw percaya sama lu" Batin Ale menatap Alvaro
"Gw kasih tahu Oca aja" gumam Ale
Lalu menghubungi Oca
Setelah menghubungi Oca, Ale beristirahat
Sore hari
Momy Unna dan Mama Alvaro datang membawa beberapa pakaian Ale dan Alvaro
Mama Alvaro juga membawa makanan untuk Alvaro, karna ia tahu pasti Alvaro belum makan
"Ale, ini Momy bawain pakaian ganti buat kamu" ucap Momy Unna memberikan satu tas berisi pakaian Ale
"Iya Mom, makasih"
"Al ini Mama bawain pakaian kamu, dan ini ada makanan, kamu makan pasti kamu belum makan" ucap Mama Alvaro
"Iya Ma, taruh situ aja, nanti Al makan kalau mau" ucap Alvaro
"Harus mau dong" bujuk Mama Alvaro
"Baby Iel gimana?" tanya Alvaro pada Mamanya
"Baby Iel tadi sama Papa, mungkin sekarang udah tidur, kamu jangan khawatir Baby Iel pasti baik baik aja sama Mama" jelas Mama Alvaro
Tak lama Oca datang dengan membawa makanan untuk Ale
"Eh ada Momy, Mama" sapa Oca
"Iya Sayang" ucap Momy Unna menyapa Oca
"Yaudah kalau gitu Mama pulang duluan ya" pamit Mama Alvaro
"Iya Momy juga, kalian jagain Sisil ya" pinta Momy Unna
"Iya Mom" jawab Ale dan Alvaro
__ADS_1
Momy Unna dan Mama Alvaro pun pulang bersama
"Ale, ini aku bawain makanan, pasti kamu belum makan" ucap Oca memberikan makanan pada Ale
"Iya, makasih" ucap Ale lalu memakan makanan yang dibawa oleh Oca
"Alvaro, kamu nggak makan?" tanya Oca yang melihat Alvaro terus saja memandangi wajah Sisil
"Nggak Kak" jawab Alvaro lemas
"Kamu harus makan Al, kalau Sisil tahu kamu nggak makan pasti dia sedih" bujuk Oca
Lalu Oca berdiri mengambilkan makanan yang dibawa oleh Mama Alvaro dan memberikannya pada Alvaro
"Ini dimanakan dulu, biar kamu juga nggak ikut sakit" suruh Oca
"Iya, makasih Kak" ucapnya
Lalu Alvaro memakan makanan yang dibawakan Mamanya
"Udah malem nih, aku pulang dulu" pamit Oca
"Aku anter" pinta Ale
"Yaudah"
"Iya"
Ale mengantar Oca pulang
Alvaro memegangi tangan Sisil
"Sayang kamu kapan bangunnya? Nggak kangen sama aku?" tanya Alvaro memandangi Sisil yang terbaring lemah, tanpa sadar Alvaro meneteskan air matanya
"Sayang bangun dong, kita bentar lagi mau nikah loh" ucapnya, sambil menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi dan mejamkan matanya
Tiba tiba
Titt........ titt....
Bunyi petient monitor berbunyi
Alvaro langsung saja memanggil Dokter
__ADS_1
"DOK DOKTER TOLONG" teriak Alvaro
"Tolong anda keluar sebentar biar saya periksa" suruh Jerry
Alvaro langsung saja keluar ruangan dan menunggu diluar
Sedangkan Jerry berusaha menangani Sisil
Setelah beberapa menit Jerry keluar dari ruangan Sisil
"Gimana, Dok?" tanya Alvaro
Jerry tidak menjawab pertanyaan Alvaro, ia hanya menunduk dengan wajah sedih
"Gw tanya gimana keadaan Sisil?!" bantak Alvaro
"Maaf, tapi Sisil sudah meninggalkan dunia ini" jelas Jerry dengan menunduk, ia tidak berani menatap mata Alvaro
"Nggak nggak mungkin!" teriak Alvaro histeris masuk kedalam ruangan rawat Sisil
"Nggak nggak mungkin, Sayang kamu nggak ninggalin aku kan?" teriak Alvaro mengguncangkan tubuh Sisil
"Sayang bangun?!" teriak Alvaro
Ale yang baru datang membuka pintu dan mendapati Alvaro berteriak
"Al kenapa?" tanya Ale
"Bang Sisil udah pergi, Bang" ucap Alvaro menangis
"Nggak nggak mungkin, lu kuat Dek, lu kuat, lu nggak boleh ninggalin kita kayak gini" tangis Ale
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
__ADS_1
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ