
Sementara disisi lain. Sebelum Sena dkk datang kemansion Sisil.
Pasangan suami istri yang sudah ditolong Sena dkk waktu itu, mulai mencari informasi tentang Kelvin dan Karin dengan membayar seorang hecker yang juga merupakan anggota hacker dari mafia Sisil.
Sebelum sang hecker melaksanakan tugasnya, ia meminta izin terlebih dahulu kepada Sisil, bahwa ia akan mencari tahu siapa Kelvin dan Karin sebenarnya.
"Queen, saya menerima tugas dari seseorang untuk mencari informasi tentang adik adik Queen, Kelvin dan Karin."
Tuturnya melalui ketikan pesan, yang langsung dibuka oleh Sisil.
"Laksanakan, tapi beritahu saja namanya dan jangan beri tahu apapun selain itu."
Balas Sisil.
"Baik, Queen."
Didalam rumah pasangan suami istri tersebut, sang hecker membawa tas berisi laptop.
"Akhirnya kau datang, aku sudah menunggumu." Ucap sang suami melihat sang hecker datang.
"Serahkan uangnya terlebih dahulu, dan jangan macam macam, aku membawa dua anak buah ku diluar." Ucap sang hecker meminta imbalannya dan mengancam pasangan suami istri tersebut, berjaga jaga jika mereka melakukan sesuatu padanya.
"Baiklah, ini." Jawab sang suami memberikan satu koper penuh uang lembaran berwarna merah.
__ADS_1
"Bagus."
"Siapa yang perlu aku cari tahu?" Ucapnya pura pura bertanya.
"Ini." Ucap sang istri menyodorkan foto Kelvin dan Karin, entah mereka dapat dari mana. Sang hecker mengambilnya dan menyunggingkan senyumnya.
"Kau menyuruhku mencari informasi tentang adik queen, aku tidak akan memberitahu, meskipun kalian membayarku dengan uang satu truk."
Ucapnya dalam hati, lalu membuka laptopnya dan mulai menggerakkan jari jemarinya menyusuri tiap inci keyboard, hingga diruangan tersebut hanya terdengar suara hentakan keyboard.
"Huh, sangat sulit, informasinya sangat tertutup rapat, aku sampai tak bisa membobol keamanannya, yang ku dapat hanya," Ucapnya sengaja menghentikan kalimatnya, hingga membuat penasaran sepasang suami istri yang sedang menunggu hasil.
"Hanya apa?" tanya sang istri penasaran, berharap informasi yang ia inginkan adalah mereka (Kelvin dan Karin).
"Siapa namanya?" tanya sang suami.
"Kelvin dan Karin." Jawab sang hecker yang membuat mata sepasang suami istri tersebut berbinar. "Jangan senang dulu, nama itu juga banyak ditemukan didunia ini, tidak hanya satu." Imbuhnya.
"Tidak masalah, kita sudah yakin, merekalah yang kita cari." Senang sang istri.
"Terserah kalian saja, aku sudah menyelesaikan tugasku, sekarang aku permisi." Pamit sang hecker mengemasi laptopnya lalu membawanya keluar bersama dengan satu koper uang yang sudah disiapkan untuknya.
"Aku punya rencana untuk menyekap dan mengendalikan mereka." Ucap sang suami dengan senyum yang tak bisa diartikan lagi. Ia lalu menjelaskan rencananya pada sang istri dengan rumus matematika panjang kali lebar kali tinggi sama dengan volume.
__ADS_1
Sang hecker langsung kembali dengan senyum mengembang karna sudah berhasil menjalankan apa yang diperintahkan Sisil juga berhasil mengambil uang yang diberikan pasangan suami istri tadi.
"Aku harus memberitahukan ini pada queen." Gumamnya dalam mobil, lalu mengeluarkan hand phonenya dan mulai mengetikkan pesannya.
"Queen, saya sudah menyelesaikan tugas dari Queen, mereka sangat terlihat senang setelah mendengar nama Tuan muda Kelvin dan Nona muda Karin, mereka sepertinya merencanakan sesuatu Queen."
Isi pesan yang diberikan untuk Sisil. Disebrang sana Sisil membuka pesannya dengan senyum smriknya, ia juga akan melakukan sesuatu untuk melindungi Kelvin dan Karin.
"Bagus." Balas Sisil disebrang sana.
πππππππππππππππ
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
__ADS_1
AUTHOR SAYANG KALIANππ