
"NGGAK MUNGKIN" teriak Alvaro lalu membuka matanya
Hosh hosh hosh, Alvaro mencoba menetralkan nafasnya
"Cuman mimpi" gumamnya
Lalu ia melihat Sisil dan menatap ptient monitor dan bernafas lega karna jantung Sisil masih berdetak
Beberapa menit Ale datang dan melihat Alvaro masih terjaga, padahal ini sudah tengah malam
"Al lu istirahat aja dulu, biar gw yang jagain Sisil, nanti lu cape malah sakit" bujuk Ale
"Hmmm, iya Bang, gw istirahat dulu bentar ya" ucap Alvaro lalu berpindah kesofa dan berbaring
Kini Ale lah yang duduk didekat brankar Sisil, dan memegangi tangan Sisil
"Dek, lu bangun dong, lu nggak lupa kan dua hari lagi gw sama Oca mau nikah loh, kalo lu nggak bangun gimana gw mau nikah, Dek" ucap Ale lirih pada Sisil
Sedangkan Sisil hanya diam tanpa merespon
"Ish percuma gw ngomong sama lu, lua aja nggak dengerin gw ngomong" kesal Ale, karna Sisil tak kunjung sadar
Tanpa sadar Ale ikut tertidur, ia meletakkan kepalanya diujung brankar Sisil
Pagi hari Alvaro bangun terlebih dahulu
Ia melihat Ale yang tidur dikursi
Ia langsung pergi kekamar mandi untuk mandi, setelah mandi Alvaro membangunkan Ale
"Bang, bangun udah pagi" ucapnya menggoyangkan tubuh Ale
"Emmmm udah pagi yah, yaudah deh gw mandi dulu" ucapnya lalu pergi kekamar mandi
"Sayang kamu belum bangun yah" gumam Alvaro memegangi tangan Sisil
Sisil pun mengerakkan jarinya
Alvaro yang melihat Sisil menggerakkan jarinya pun berbinar dan memanggil dokter
"Dok, Dokter" penggil Alvaro
"Iya ada apa?" tanya Jerry
"Dok, jari Sisil gerak, Dok" ucapnya senang
"Sebentar saya periksa" ucap Jerry lalu memeriksa keadaan Sisil
Saat Jerry memeriksa keadaan Sisil, Ale baru saja selesai mandi
"Sisil sebentar lagi mungkin akan sadar, tunggu sebentar lagi" jelasnya, lalu pergi meninggalkan ruangan Sisil
Sisil lalu membuka matanya perlahan menyesuaikan penerangan dalam ruangan
"Sayang, kamu udah sadar" ucap Alvaro senang
"Dek, lu udah sadar, gimana ada yang sakit nggak?" tanya Ale
__ADS_1
"Air Al" pinta Sisil
Alvaro langsung saja memberikan minum pada Sisil
"Makasih" ucapnya
"Gimana ada yang sakit?" tanya Alvaro khawatir
"Nggak ada" jawab Sisil ingin duduk, Ale membantu Sisil duduk
"Bang berapa hari gw tidur?" tanyanya pada Ale
"Cuman 1 hari 1 malem doang," jelasnya
"Yaudah sekarang gw kabarain dulu yang lain kalu lu udah sadar" sambung Ale lalu mengambil Handphonenya dan menghubungi Momy Unna
"Alvaro, aku laper" keluh Sisil imut
"Ish imutnya, kamu mau makan apa? Biar aku pesenin" tanya Alvaro
"Emmm aku mau sup daging aja" pinta Sisil
"Iya nih udah aku pesenin, tunggu bentar" ucapnya
Taklama ada seorang kurir membarikan pesanan Alvaro
"Ini supnya udah dateng, aku suapin ya" pinta Alvaro yang sedang membuka bungkusan sup, lalu menyuapkannya kemulut Sisil
Sisil memakannya dengan lahab
juga Vera dkk
"Sayang kamu udah sadar?" tanya Momy Unna
"Udahlah Mom pasti, liat aja orang lagi makan gitu, kaga kayak orang sakit" cibir Ale
"Sekate kate lu bang, gw pingsan lagi nih, pingsab nih" ucap Sisil hendak tidur lagi
"Eh enggak enggak, becanda kali" ucap Ale cepat
"Gimana keadaan kamu, Sayang?" tanya Mama Alvaro
"Udah nggak papa kok, Mah" jelas Sisil
"Kak Sisil" sorak Sena dkk mendekati Sisil
"Kak Sisil nggak papa?" tanya Karin
"Nggak, Kak Sisil nggak papa" jelas Sisil
"Mama, Papa" sahut Baby Iel yang digendong Mama Alvaro
Mama Alvaro pun memberikan Baby Iel pada Sisil
"Mama, peluk" pinta Baby Iel, Sisil lalu memluk Baby Iel
"Mama doang yang dipeluk, Papa nggak nih" ucap Alvaro pura pura ngambek
__ADS_1
"Eh iya, Papa juga mau peluk" ucap Baby Iel lalu memeluk Alvaro
"Hahaha, udah kayak keluarga bahagia" ejek Papa Alvaro
"Biarinππ" ejek Alvaro
Yang membuat semua tertawa terbahak bahak
"Eh iya bang, lu kan sama kak Oca dua hari lagi nikah" ucap Sisil tiba tiba
"Iya"
"Udah ada persiapan?" tanya Sisil
"Udah sih" jawan Ale
"Lah kak Oca mana?" tanyanya
"Diperusahaan lu lah, orang dia lu suruh hendle perusahaan lu, semalem dia udah kesini lu belum sadar" jelas Ale
"Sisil, kamu punya perusahaan?" tanya Papa Alvaro
"Punya Pa" jawab Sisil
"Apa?" tanyanya lagi
"S'F COMPANY" jawabnya santai
"HAH! Berarti kamu orang terkaya dan pengusaha muda tersukses sedunia itu dong" kaget Mama dan Papa Alvaro
"Biasa aja kali Mah, Pah"
"Hebat menantu Papa" puji Papa Alvaro
"Kalau perusahaan kamu apa Ale?" tanya Mama Alvaro
"A'V COMPANY, Ma" jawab Ale
"Wah hebat ya, Adiknya peringkat 1, Kakaknya peringkat 2, kita aja peringkat 3" puji Mama Alvaro
"Biasa aja kali Ma, orang Ale bisa kayak gini juga karna bantuan Sisil" jelas Ale
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ
__ADS_1