
ππππππππππππππππ
Pagi hari Sisil dan Oca terbangun lebih dulu
"Kak bahan makanan didapur masih banyak?" Tanya Sisil pada Oca
"Masih deh kayaknya, semalem aku gunainnya cuman dikit" Jawab Oca
"Yaudah" Ucap Sisil beranjak pergi kedapur
"Sil mau kemana?" Tanya Oca
"Ke dapur" Jawab Sisil singkat
"Ngapain?" Tanya Oca
"Punya kakak ipar satu pinternya melebihi rata rata ya gini, nanya mau kedapur ngapain, ya masak lah" Jawab Sisil malas
"Yah kan kirain mau motong rumput" Timpal Oca
"Sini lu mau gw potong" Jawab Sisil dengan senyum aneh, membuat Oca bergidik ngeri
"Eh kaga kaga, gw masih mau hidup, ntar kalo gw mati yang jadi sekretaris lu siapa dong"
"Yaudah gw bantuin" Ucap Oca mengikuti Sisil pergi kedapur
Di dapur
Sisil dan Oca mengolah bahan makanan yang ada di kulkas
Sisil memotong bawang, namun di tengah memotong bawang ia menggerutu tidak jelas
"Hiks elah nih bawang kaga ada akhlak bikin gw nangis aja" Gerutu Sisil
Oca yang melihat Sisil yang menangis pun menjadi bingung
"Loh Sil lu napa nangis, kalo ada masalah cerita ama gw"
"Nih masalahnya" Jawab Sisil dengan menunjuk bawang yang telah dipotongnya
"Bhahahahaha gw kira apaan, ternyata bawang hahah" Tawa Oca melihat tingkah Sisil
"DIEM LU" Bentak Sisil, Oca pun diam
__ADS_1
Sisil dan Oca telah memasak sarapan paginya
"Kak lu bangunin noh para cowok, gw mau keatas" Suruh Sisil
"Ok"
Sisil membangunkan Sena dkk juga Vera dkk
Setelah mereka semua bangun Sisil turun dan juga sudah melihat para laki laki dimeja makan, namun belum ada Alvaro
"Lah Alvaro mana?" Tanya Sisil
"Noh dikamar masih ngebo" Jawab Ale yang memang satu kamar dengan Alvaro
Tanpa basa basi Sisil langsung saja pergi kekamar Alvaro dan membangunkannya
"Al bangun udah pagi nih" Ucap Sisil membangunkan Alvaro, namun tidak ada jawaban dari Alvaro
"Dasar kebo" Gumam Sisil
"Al bangun atau gw siram" Ucap Sisil setengah berteriak
Alvaro yang mendengarpun menarik pergelangan tangan Sisil yang membuat wajah mereka sangat dekat
Alvaro mengecup pipi Sisil
"Morning Kiss" Ucap Alvaro dengan suara khas bangun tidur
"Ish Al apaan sih masih pagi juga udah nyosor aja" Gerutu Sisil, Alvaro pun hanya tersenyum melihat tingkah Sisil
"Udah ayo kemeja makan udah ditungguin tuh, mau sarapan nggak?"
"Iya iya ayo" Jawab Alvaro berjalan bersama Sisil ke maja makan
Dimeja makan hanya ada dentingan sendok dan garpu yang ber adu
"Wuih nih masakan siapa? Enak banget" Tanya Devano setelah makananya habis
"Iya dah ini makanan enak banget" Tambah Alvian
"Tuh masakan Sisil" Jawab Oca
"HAH" Kaget semuanya
__ADS_1
"Iya kenapa dah pada kaget?" Tanya Sisil
"Nggak mungkin ini masakan lu dek, orang lu aja kaga pernah masak kalo dirumah" Bantah Ale
"Iya kak" Tambah Dinda yang tak percaya
"Nggak percaya yaudah" Ucap Sisil singkat
"Kalian ini, itu emang masakan Sisil, orang tadi aku yang bantuin" Bela Oca
"Wah ternyata kakak ipar bisa masak juga hebat hebat" Puji Devano
"Tapi ya tadi ada yang lucu tau" Ucao Oca agak sedikit tertawa
"Apa kak?" Tanya semuanya penasaran
Sisil hanya menatap Oca dengan malas, ia tahu apa yang ada di pikiran calon kakak iparnya ini
"Masa tadi Sisil ngiris bawang nangis yang dimarahin bawangnya" Ucap Oca dengan tertawa
Sontak membuat semua orang tertawa terbahak bahak
"Ada ada aja lu dek" Ucap Ale yang sudah berhenti tertawa
"Udah puas ketawanya?" Tanya Sisil dengan nada dingin, membuat manusia yang ada diruang makan itu menjadi takut dan diam
"U udah" Jawab mereka
"Yaudah" Jawab Sisil singkat lalu pergi kekamar untuk membersihkan diri dan bersiap untuk joging
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
__ADS_1
AUTHOR SAYANG KALIANππ