SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
38


__ADS_3

DI MANSION SISIL


Saat Ale, Sisil dan Dinda masuk ke dalam mansion ternyata teman temannya sudah menunggunya


"Kalian sudah pulang" Sapa Oca


"Iya" Jawab Sisil singkat lalu pergi kekamarnya untuk membersihkan dirinya


Setelah membersihkan diri Sisil turun dan bergabung dengan yang lain


"Kak Sisil udah turun tuh, yuk makan" Ajak Serena lalu beranjak keruang makan


"Dek kata Raihan minggu depan kita ada ujian kenaikan kelas" Ucap Ale


"Hah minggu depan?" Tanya Vera kaget


"Iya minggu depan, santai aja kali" Sahut Ale


"Yee lu mah bisa sante bang, lah gw orang otak aja pas pasan" Ujar Vera


"Pffftt hahahahah ada ada aja lu yank" Ucap Alvian pada Vera


"Apalo ketawain gw sekali lagi gw lempar kemulut lo" Ancam Vera sambil mengangkat centong sayur


"Iya deh iya nggak"


"Huh untung sayang" Batin Alvian


SKIP MALAM HARI


"Mom nanti ikut kita kemarkas" Ucap Sisil pada Momy Unna


"Markas? Ngapain?" Tanya Momy Unna


"Udah Momy ikut aja nanti juga tau" Ucap Ale


"Emang kalian tahu mau ngapain?" Tanya Momy Unna


"Kami juga tidak tahu mom, yang tahu hanya kak Sisil" Jelas Dinda


"Ah baiklah" Setuju Momy Unna

__ADS_1


Mereka semua menuju ke markas BDG


Disana Momy Unna juga mengenakan topeng yang sama seperti yang digunakan oleh Dinda


Sisil membawa Ale, Dinda dan Momy Unna kedalam ruangan dimana Aida disekap


Aida yang mendengar kedatangan seseorang pun terbangun dari tidurnya.


"LEPAS LEPASKAN AKU" Teriak Aida


"Ssstt kau ini kenapa teriak teriak jika bisa berbicara dengan sopan, apa kau mau LIDAHMU KU POTONG" Bentak Sisil membuat Aida bungkam


Ale, Dinda dan Momy Unna yang melihat Aida didepan matanya pun mengingat masa lalu yang mereka hadapi karna orang itu


"HEI KAU SISIL ANAK JA1ANG, LEPASKAN AKU" Barontak Aida


Momy Unna yang mendengar pun maju mendekatkan dirinya pada Aida


"SIAPA KAU, LEPASKAN AKU" Teriak Aida


Momy Unna pun menampar pipi Aida, yang membuat Sisil, Ale dan Dinda kaget karna baru pertama kali melihat momynya marah


"BERANI SEKALI KAU MENYEBUTKU JA1ANG HAH" Bentak Unna


"Ka... ka.. kau" Ucap Aida terbata bata karna takut


"YA AKU INI AKU UNNA" Ucap Unna lalu membuka topengnya


"BERANI BERANINYA KAU MENYEBUTKU JA1ANG DENGAN MULUT KOTORMU ITU" Bentak Unna


"Terserah mau momy apakan dia" Tutur Sisil membuat Unna tersenyum senang


"Gile momy gua bisa gitu yak" Batin Ale


"Pantes kak Sisil kejam, orang momy aja ternyata begini" Batin Dinda


"Bukan momy gua" Batin Sisil


"Satria" Panggil Sisil


"Ya Queen"

__ADS_1


"Bawa dia kemari" Perintah Sisil


"Dia? Siapa?" Batin Ale, Dinda, dan Unna


Lalu Satria datang dengan menyeret Salma masuk kedalam


Aida yang melihat Salma dengan luka lebam yang ada disekujur tubuhnya menjadi kaget


"SALMA" Teriak Aida yang melihat putrinya


"MOMY" Teriak Salma melihat Aida


"Auduh yaampun mata gw ngeliat drama kotor" Ucap Dinda dengan nada jijik


"Sekarang kita mulai" Ucap Sisil maju dengan aura membunuh yang sangat kental memenuhi ruangan


"Emm tubuhmu ini sangat mulus, bagaimana jika ku lukis saja" Ucap Sisil memainkan pisau lipatnya dan menyayat nyayat kulit Salma


"Akh sakit lepaskan aku" Ucap Salma kesakitan


"Salma, kumohon lepaskan putri ku, aku mohon lepaskan dia" Ucap Aida memohon


"Lepaskan? orang yang sudah melukai adikku tidak akan pernah kulepaskan" Ucap Ale maju dengan membawa cambuk dan mulai mencambuki tubuh Salma


Momy Unna yang tak ingin kalah pun mengambil cambuk dan mencambuki tubuh Aida dengan brutal karna mengingat masalalunya yang ia lewati bersana anak anaknya


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•

__ADS_1


__ADS_2