SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
S2~ 20


__ADS_3

Sementara dimobil Sisil dan Alvaro.


"Gimana Kelvin dan Karin, semalam kamu mau cerita, tapi malah ketiduran." Ucap Alvaro meminta kejelasan.


"Iya iya maaf, kan aku cape." Jawab Sisil.


"Iya, bener kalo itu mereka, mereka juga udah nyari informasi tentang Karin dan Kelvin melalui hacker, dan hebatnya mereka bayar hacker BDG." Ucap Sisil menjelaskan.


"Nah terus informasinya?" Tanya Alvaro.


"Nama mereka aja, yang lain nggak." Jawab Sisil.


"Terus gimana, pasti mereka juga udah ngerencanain sesuatu kan." Ucap Alvaro mulai khawatir akan keselamatan Kelvin dan Karin.


"Tenang saja, kemungkinan besar mereka sudah merencanakan sesuatu, tapi mereka tidak akan berani menyakiti Kelvin maupun Karin, sebelum mereka mendapatkan apa yang mereka mau, dan sebelum mendapatkan apa yang mereka mau, mereka akan bersikap baik kepada Kelvin dan Karin." Jelas Sisil panjang lebar.


"Setelah mereka mendapatkan apa yang mereka mau, apa yang akan mereka lakukan pada Kelvin dan Karin?" tanya Alvaro.


"Entahlah aku juga tak mengerti." Jawab Sisil. "Tapi yang jelas, kita hanya perlu melindungi Kelvin dan Karin agar mereka tidak dimanfaatkan oleh mereka." Imbuhnya.


"Memang dasar om dan tante yang brengsek." Umpat Alvaro.


"Hei! berani beraninya kau mengumpat didepan baby." Marah Sisil memukul lengan Alvaro pelan.

__ADS_1


"Eh iya iya maap, nggak sengaja, ini mulut juga nggak bisa dikontrol." Ucap Alvaro cepat.


"Maafin Papa, sayang." Ucap Alvaro pada baby. Baby hanya tersenyum seakan mengerti dengan apa yang dikatakan dang Papa.


Perjalanan terus berlanjut hingga pada saatnya mereka semua telah sampai dipulau pribadi Sisil dengan keadahan hari yang sudah menjelang petang.


"Queen, anda sudah tiba." Sapa anak buah Sisil yang ditugaskan untuk menjaga pulau pribadinya.


"Iya, siapkan kamar, dan bersihkan ruang tengah." Suruh Sisil yang langsung dituruti oleh semua anak buahnya.


Semua langsung turun dari dalam mobil menurunkan koper masing masing dan memasukkannya kedalam villa.


"Gimana nih, mereka masih tidur." Ucap Sena setelah memasukkan koper kedalam villa.


"Iya kebo banget." Cibir Kelvin. "Angkat ajalah, bawa masuk, kasihan juga Kalo ditinggalin dimobil." Imbuh Kelvin muali mengangkat tubuh Serena. Yang langsung diikuti Sena mengangkat tubuh Karin dan membawanya masuk kedalam villa.


"Tidor." Jawab Sena.


"Oh, udah sono, masukin kekamar, ntar kalo udah malam, turun makan bareng." Suruh Oca. Yang hanya diangguki Sena dan Kelvin.


Kelvin merebahkan tubuh Serena kekasur, Serena hanya meringkuk memeluk guling yang ada disebelahnya.


"Dasar nih anak kebo juga." Gumam Kelvin mencibir Serena yang tertidur.

__ADS_1


Sedangkan Sena sudah merebahkan tubuh Karin dengan pelan dikamarnya, ia lalu duduk diranjang samping Karin dan hanya memandangi wajah damai Karin tanpa berkata apapun.


"Gw tahu lu lagi ada masalah, tapi lu jangan khawatir, gw pasti bakal bantu dan melindungi lu dari semua irang yang pingin ngejahatin lu." Batin Sena, ia langsung beranjak pergi kekamarnya yang tepat disamping kamar Karin.


Malam harinya, semuanya duduk dimeja makan dan mulai menyantap makanan mereka.


"Suka deh gw, kalo rame gini." Ucap Ale.


"Iya, jadi berasa keluarga besar." Imbuh Oca


"EMANG KELUARGA BESAR OGEB." Semprot semuanya. Oca hanya menanggapinya dengan senyum kudanya.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


~BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰

__ADS_1


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2