
Sisil dan Alvaro masih dipantai
Mereka mampir kesebuah warung didekat area pantai
Mereka meninggalkan mobilnya diparkiran pantai agak jauh dari posisi mereka sekarang
Saat hendak pulang tiba tiba hujan turun
"Yah kok hujan sih" gerutu Sisil
"Yaudah kita tunggu disini aja dulu ya Sayang" ucap Alvaro
Sisil yang mendengar Alvaro memanggilnya Sayang menjadi malu dan membuat pipinya merah merona
"Ish gausah malu gitu dong" ucap Alvaro menggoda Sisil
"Aden, Neng kalian mau mesen apa?" tanya sipemilik warung menghampiri Sisil dan Alvaro yang sedang duduk bersandar di tembok
"Mbok jual apa?" tanya Alvaro
"Oh, ini Mbok jual gorengan, kopi sama jajanan ringan aja" jawab si Mbok
"Oh yaudah kita pesen gorengan aja Mbok" pinta Sisil
"Saya mau kopi Mbok" pinta Alvaro
"Iya, Mbok buatin dulu, ditunggu ya" ucap si Mbok lalu pergi membuatkan gorengan dan kopi
"Al dingin tau" ucap Sisil kedinginan karna hujan
"Dingin ya, sini" ucap Alvaro menggeser tubuhnya lalu memeluk Sisil
Sisil yang merasa nyaman dipelukan Alvaro menenggelamkan wajahnya didada bidang Alvaro, tanpa disadari Sisil malah tertidur
Si Mbok datang membawa 1 piring berisi gorengan dan 1 cangkir kopi panas
"Ini Den, kopi sama gorengannya" ucap si Mbok sembari menaruh piring dan cangkir didepan Alvaro
"Iya makasih ya, Mbok" ucap Alvaro
"Aden teh mau nunggu disini sampai hujannya reda?" tanya si Mbok
"Kayaknya sih gitu Mbok" jawab Alvaro ramah
"Yasudah si Mbok temenin disini aja ya, lagian si Mbok juga kalau hujan tidur disini sekalian" tutur si Mbok
"Mbok, tidur disini sama siapa?" tanya Alvaro
__ADS_1
"Mbok tidur disini sama suami, Den, Suami Mbok lagi tidur didalam, biasa gantian jaga warung" jawab si Mbok
"Anak si Mbok kemana?" tanya Alvaro yang tidak melihat anak dari si pemilik warung
"Oh, itu Den, anak si Mbok udah nikah, jarang kesini paling kesini cuman sejam duajam" jawab si Mbok
"Yang sabar ya, Mbok"
"Iya Den, ini si Eneng teh istrinya?" tanya si Mbok
"Oh nggak kok Mbok, dia tunangan saya" jawan Alvaro tersenyum
"Itu si Eneng nya tidur, mending kedalem aja Den, nanti kedinginan kasihan" pinta si Mbok
"Nggak usah Mbok, biar disini aja, lagian ini udah dipeluk nanti juga anget" jawab Alvaro
"Ada ada saja Aden ini, yaudah si Mbok masuk dulu" pamit si Mbok
Si Mbok masuk kedalam warungnya, sedangkan Alvaro masih memeluk Sisil
Alvaro meminum kopinya, tak lama si Mbok keluar dengan membawa selimut
"Ini Den, Mbok bawain selimut" tutur si Mbok memberikan selimut untuk Alvaro
"Ah, makasih ya Mbok" jawab Alvaro lalu menyelimuti dirinya serta Sisil
ππππππππππππππππ
Pagi hari Sisil bangun terlebih dahulu
Ia melihat kearah wajah Alvaro yang masih tidur sembari memeluk dirinya
Sisil membelai wajah Alvaro sekilas
Alvrao yang merasa terganggupun membuka matanya
"Emmm udah bangun kamu"
"Udah" jawab Sisil
CUP
Alvaro mengecup dahi Sisil
"Morning Kiss"
Sisilpun membalas kecupan Alvaro
__ADS_1
CUP
Sisil mengecup pipi Alvaro
"Morning to"
"Udah yuk bangun pulang, pasti Momy khawatir sama kamu" ucap Alvaro
"Iya, ayo"
"Yaudah yuk, kita pamit sama si Mbok dulu" ucap Alvaro sembari berdiri
"Mbok kita pulang dulu ya" pamit Alvaro
"Ah iya Aden, Eneng besok besok mampir lagi ya"
"Iya Mbok, gorengan sama kopinya berapa Mbok?" tanya Alvaro
"50 ribu saja, Den"
"Ini Mbok" ucap Sisil mengulurkan uang 10 lembar uang seratus ribuan
"Eh! Eneng ini kebanyakan" tolak si Mbok
"Ambil aja Mbok, kita ikhlas" ucap Alvaro
"Yasudah ini Mbok terima, terima kasih ya Aden, Eneng"
"Panggil aja Alvaro, Sisil Mbok"
"Iya Den Al, Neng Sisil"
"Yasudah kami permisi, Mbok" pamit Sisil
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
__ADS_1
AUTHOR SAYANG KALIANππ