SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
37


__ADS_3

Setelah Devano ganti celana kini mereka berada di depan rumah hantu



Kini mereka semua masuk rumah hantu bersama sama dengan menggandeng pasangan masing masing


Sisil menggandeng Karin dan Serena dan Alvaro yang menggandeng Sena dan Kelvin


"HUA.... TEMPAT APAAN NIH SEREM" Teriak Devano histeris sambil mengenggam tangan Dinda


Saat salah satu hantu kepala menggelinding Zidan berteriak


"WAAAA PALA GLINDING KASIHAN HUAAA" Teriak Zidan histeris, yang langsung dijitak oleh Nindi


PLAK


"Apaan sih yank main jitak aja" Protes Zidan


"Lu tuh cowok apa cewek liat gituan doang treak treak"


"WOY SETAN KELUAR LO PADA" Tantang Aldo


Saat setannya keluar Aldo yang pertama berteriak keras


"HUAAAAAA SETAN" Teriak Aldo


"Hahahahahaha, gila tuh anak" Tawa Ale melihat tingkah Aldo


Sudah sekian lama mereka menyusuri rumah hantu kini mereka keluar dari rumah hantu dan hendak ingin pulang


"Kalian nginep aja, lagian besok juga hari Minggu" Ucap Ale, diangguki semua


SKIP MANSION


Mereka semua masuk kedalam mansion


Disana mereka sudah ditunggu oleh Momy Unna dan Bibi Rosa


"Eh kalian udah pulang?" Bibi Rosa


"Iya Bi" Ucap Dinda


"Kalian nginep aja ya" Tawar Bibi Rosa


"Iya bi" Ucap Alvaro dkk


Momy yang melihat Ale menggandeng Oca pun tersenyum


"Ale, itu siapa?" Tanya Momy Unna


"Oca Mom"


"Calon mantu Mom" Goda Dinda


"Wah Calon mantu Momy ternyata" Ucap Momy Unna


"Iya tante saya Oca sekretaris Sisil" Ucap Oca memperkenalkan diri


"Jangan panggil tante dong, panggil Momy"


"Em iya Mom" Oca

__ADS_1


"Kalian makan malam dulu gih, udah disiapin dari tadi" Ucap Bibi Rosa


Semua pun menuju ruang makan untuk makan malam


Setelah makan malam, semua menuju kamar masing masing untuk membersihkan diri dan tidur karna lelah sudah banyak bermain.


🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝🌝


Pagi pagi sekali Sisil turun dari kamar ingin pergi ke markas bersama Ale dan Dinda


Saat turun dari tangga Sisil melihat Ale dan Dinda sudah menungunya di ruang tamu, disana juga ada Momy Unna


"Mom kita kemarkas dulu" Pamit Dinda


"Loh temen temen kalian belum bangun loh"


"Cuman sebentar doang Mom, cuman mau ngasih pelajaran tikus kecil" Ujar Sisil


"Nanti kalau mereka udah bangun, bilang aja kita keluar ada urusan" Ucap Ale


"Iya udah" Ucap Momy Unna lalu Ale, Sisil dan Dinda pergi dari mansion


DI MARKAS BDG


Ale, Sisil dan Dinda sudah disambut oleh Bastian dkk


"Dimana?" Tanya Sisil to the point


"Diruang penyiksaan" Jawab Kenan


Tanpa basa basi Sisil langsung keruang penyiksaan diikuti Ale dan Dinda


BRAK


Suara pintu yang ditendang mengagetkan mereka ber 3


"LEPASKAN KAMI" Teriak mereka ber 3


"Lepaskan?" Tanya Dinda dengan nada mengejek


"Siapa kalian, kenapa kalian menangkap kita" Tanya Salma (Mereka adalah Salma dkk, yang telah menembak Sisil)


"Siapa kita" Ucap Sisil lalu membuka topengnya diikuti Ale dan Dinda


"Ka.... ka... kalian" Ucap Salma dkk takut


"Ya Blood Diamond Girl" Ucap Ale, Sisil dan Dinda serempak


Salma yang mendengar mafia BDG pun menjadi gemetar terutama Nela dan Mela karna mereka tengah mengandung


"LEPASKAN" Bentak Salma


Prok prok prok


Suara tepuk tangan dari Ale


"Setelah yang lo lakuin ke adek gw, lo minta kita nglepasin kalian, MIMPI" Bentak Ale


"Maafkan kami Sisil, kami hanya menuruti perintah dia" Ucap Nela menunjuk Salma


"Iya, kumohon lepaskan kami, kami tidak melakukan apapun" Ucap Mela

__ADS_1


"Baiklah aku akan melepaskan kalian berdua, tapi aku akan mengirim kalian ke negara K, dan kalian jangan pernah kembali" Ucap Sisil dingin


"I.. iya kami akan menuruti mu" Ucap Mela bersyukur karena masih mendapatkan kesempatan untuk hidup


"Bastian" Panggil Sisil


"Iya Queen"


"Urus dia, kirim kenegara K sekarang juga"


"Baik Queen" Ucap Bastian lalu membawa Nela dan Mela keluar dari ruang penyiksaan


Lalu Sisil mendekat pada Salma


"MAU APA KAU" Bentak Salma


"Stttttt kau ini kenapa teriak teriak" Ucap Sisil yang membuat Salma terdiam


"Satria" Panggil Sisil


"Iya Queen"


"Panggil 6 mafioso kesini" Perintah Sisil


"Baik Queen" Ucap Satria lalu pergi memanggil 6 mafioso


"MAU APA KAU" Bantak Salma


"Menghukummu dengan nikmat" Ucap Sisil dengan tersenyum devil, yang membuat Salma takut


6 mafioso yang dipanggil Sisil pun datang


"Kalian semua puaskan dia sampai malam nanti" Perintah Sisil


"KAU GILA, AKU TIDAK MAU" Bentak Salma


"Dan kau lebih gila" Ucap Dinda lalu pergi mengikuti Sisil keluar dari ruangan itu membiarkan Salma bersama 6 mafioso


Saat keluar dari ruangan itu Sisil bertanya pada Satria


"Bagaimana dia?"


"Dia baik baik saja Queen" Jawab Satria


"Dek lu yakin ngehukum Salma kayak gitu?" Tanya Ale


"Dia kan Ja1ang, pasti dia sudah terbiasa" Ucap Sisil santai diangguki Ale


"Yaudah kita pulang"


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰

__ADS_1


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2