
Setelah beberapa bulan berlalu, kini hubungan Sisil dkk serta Alvaro dkk semakin langgeng
Dan tinggal beberapa minggu kedepan mereka semua akan lulus sekolah
Di A'A COMPANY
Sekretaris tuan Andreaz
"Tuan besok kita akan ada meeting bersama dengan CEO Perusahaan S'F COMPANY dan A'V COMPANY, bertempat di perusahaan S'F COMPANY" Tutur Sekretaris
"Baik, terima kasih"
Di S'F COMPANY
Disana sudah ada Ale dan Dinda
"Besok kita meeting dengan situa bangka" Ucap Sisil tiba tiba
"Ngapain?" Tanya Dinda
"Menghancurkannya" Jawab Sisil dengan senyum
"Baiklah"
"Besok kau ikut Bang, langsung tarik saham yang ada, dan bawa Momy" Suruh Sisil serius pada Ale
"Ok"
Keesokan paginya
Kini Andreaz suudah berada didalam ruang meeting S'F COMPANY bersama dengan Sekretarisnya
Ale, Sisil, Dinda dan Momy Unna, juga Oca sebagai sekretaris masuk dalam ruang meeting dengan memakai topeng
Meeting dimulai dengan biasa
Kini Andreaz telah menandatangi file penarikan saham yanh dilakukan oleh Sisil dan Alvaro tanpa diketahui Andreaz
__ADS_1
"Kau keluarlah" Suruh Sisil pada Sekretaris Andreaz
"Tapi Nona sa.." Belum ia menyelesaikan ucapannya sudah dipotong terlebih dahulu oleh Ale
"Keluar!" Bentak Ale dingin
Mau tak mau Sekretaris Andreaz meninggalkan ruang meeting
"Kenapa mereka menyuruhnya keluar" Batin Andreaz yang tak tau apapun
"Baiklah kita mulai" Ucap Sisil dingin lalu duduk diikuti yang lain
Oca pun menyalakan pengeras suara dan menancapkan sebuah flashdisk pada laptoop dan mulai memutar rekaman suara dari Aida
"Beraninya kau mengancamku, seharusnya dulu aku meracuni mu dulu baru ayahmu yang bodoh itu, seharusnya dulu ayahmu juga lenyap dan aku bisa mengambil semua harta kekayaannya"
Andreaz yang mendengar suara Aida menjadi kaget dan marah, ia baru mengetahui bahwa Aida dan Salma hanya menginginkan hartanya saja
Namun ia juga bingug dengan siapa sekarang ia berhadapan
Sisil dan yang lainpun membuka topengnya dihadapan Andreaz
Yang membuat Andreaz terkejut
"Ka.. kalian" Kaget Andreaz
"Hai tuan Andreaz yang terhormat" Sapa Unna dengan tersenyum licik
"Se.. sebenarnya siapa kalian ini!?" Tanya Andreaz agak sedikit membentak
"Kami? Istri dan Anak yang telah kau telantarkan dan kau usir demi seorang ****** dan anaknya yang ingin mengambil harta kekayaanmu" Jawab Momy Unna
Membuat Andreaz malu dan menyesal karna memilih seirang ******
"Unna mohon maafkan aku, aku tidak mengetahui semua itu, kumohon kembalilah padaku, aku akan memberikan harta kekayaanku untukmu" Pinta Andreaz
"Hei tuan apa kau tidak punya malu?" Tanya Unna
__ADS_1
"Harta kekayaan apa tuan? Kau saja telah bangkrut sekarang" Ucap Sisil dengan tersenyum devil
"APA MAKSUDMU HAH!" Bentak Andreaz hendak menampar Sisil yang ditahan langsung oleh Ale
"Jauhkan tangan kotormu dari adikku" Ucap Ale dingin membuat Andreaz diam seribu bahasa
Lalu Dinda menyalakn TV yang telah disiapkan oleh bawahan Sisil dan menyalakannya
Diamana didalam TV tersebut terdapat berita bahawa perusahaan A'A COMPANY telah bangkrut dan tak kan bisa berdiri kembali
Andreaz yang melihat berita tersebut menjadi geram dan marah
"APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN PERUSAHAAN KU HAH!" Marah Andreaz
"Uuuu tuan kau ini, apa kau tak mengingat perkataan kakak ku diasat kau mengusir kita semua?" Tanya Dinda
"Ah ku rasa kau tidak mengingatnya, baiklah kalau begitu mari kuingatkan, BAHWA KAMI SEMUA AKAN MEMBALASKAN DENDAM DAN MEMBUAT MU HANCUR BERKEPING KEPING" Jelas Dinda dengan menekan kata kata nya diakhir kalimatnya
Membuat Andreaz mengingat semua kejadian dimana ia mengusir mereka
"Bagaimana?" Tanya Ale dengen menaikkan satu alisnya
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ
__ADS_1