
"Bang, lu telpon Kak Oca suruh kesini" pinta Sisil
"Ngapain?" tanya Ale bingung
"Lamar" jawab Sisil singkat
"Tapi kan Oca...." Belum Ale meneruskan ucapannya Sisil lebih dahulu memotong ucapan Ale
"Lu suruh kesini atau gw kirim Kak Oca ke luar negeri" ancam Sisil
"Iya iya gw suruh kesini, daripada gw nggak bisa ketemu dia lagi"
Lalu Ale menjauh untuk menelpon Oca
"Kak, emang Kakak udah ada cincinnya, kan mendadak" tanya Dinda
"Nih" jawab Sisil mengeluarkan Cincin dari salah satu paper bag
Memang saat di mall tadi Sisil membeli satu cincin untuk diberikan pada Oca
Tak lama Oca pun datang kemansion Sisil
"Nak, Oca kamu duduk sini sama Momy" perintah Unna
Oca yang baru datangpun bingung dan hanya menurut saja apa yang dikatakan oleh Unna
"Woi Bang, lu ngapain didalem lama amat, kagausah grogi" teriak Alvaro memanggil Ale
Alepun keluar dan langsung duduk berhadapan dengan Oca
Semua pandangan tertuju pada Ale
Ale yang dipandangpun mengerti dan memulai ucapannya
"Ca, aku manggil kamu kesini buat ngelamar kamu," ucap Ale
"Will you marry me?" sambung Ale
Oca pun kaget dan menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya, kaget karna tiba tiba ia dilamar tanpa sepengetahuannya
__ADS_1
"Yes, I will" jawab Oca
Ale langsung mengambil cincin yang diberikan oleh Sisil dan memasangkannya dijari manis Oca
"Nah sekarangkan udah pada tunangan semua nih, lu pada kapan bro?" tanya Devano pada Zidan, Aldo, Alvian yang sedari tadi menonton
Vera dkk yang mendengar pertanyaan dari Devano menjadi malu
Sedangkan Zidan dn yang lain menjadi kikuk
"Udah yuk, sekarang kan udah siang, kita makan siang aja bersama rame rame" ajak Unna
"Yaudah aku panggil Sena dan yang lain" ucap Sisil lalu pergi ketaman belakang mansion diikuti Alvaro dibelakang Sisil
"Sena, Serena, Kelvin, Karin, Iel, ayo makan diang dulu" ajak Sisil
"Iya Kak" jawab Sena dkk kompak lalu masuk kedalam mansion
"Iya, Ma" jawab Gabriel berlari menghampiri Sisi
"Iel jangan lari nanti jatuh sayang"
"Yaudah yuk masuk, makan" ajak Sisil lalu menggendong Baby Iel
Dimeja makan semua tengah makan bersama Sisil menyuapi Baby Iel
Alvaro yang melihat Sisil menyuapi Baby Iel sedangkan ia belum makan pun mendekatkan kursinya pda Sisil lalu menyuapi Sisil
"Udah Al, aku makan nanti aja" tolak Sisil
"Nggak, ayo makan aaaa"
Sisil hanya bisa pasrah dan membuka mulutnya
Alvaro juga makan bekas dari sendok Sisil begitu juga sebaliknya tanpa ada rasa jijik
"Uh mereka serasi banget sih" puji Disa
"iya udah kaya keluarga bahagia" puji Vera
__ADS_1
"Iya kelihatan harmonis" imbuh Nindi
Sisil dan Alvaro hanya mengabaikan ucapan Disa, Vera dan Nindi
"Bagaimana kalau pernikahan kalian diadakan 1 minggu lagi" usul Unna
Membuat Sisil, Oca dan Dinda batuk
"Uhuk uhuk" batuk mereka bertiga
"Aduh sayang, kalo makan hati hati, ini minum dulu" ucap Alvaro memberikan minum pada Sisil
Ale dan Devano juga sama
"Momy, apa nggak kecepetan?" tanya Sisil
"Nggak juga, kalian kan satu minggu lagi lulus kan"
"Iya" jawab mereka kompak
"Yaudah setelah lulus itu aja langsung nikah" ucap Unna
"SETUJU!" sorak para orang tua
"TERSERAH" ucap Ale, Alvaro, Devano, Dinda, Oca, Sisil kompak
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ
__ADS_1