SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
60


__ADS_3

"Bang, lu telpon Kak Oca suruh kesini" pinta Sisil


"Ngapain?" tanya Ale bingung


"Lamar" jawab Sisil singkat


"Tapi kan Oca...." Belum Ale meneruskan ucapannya Sisil lebih dahulu memotong ucapan Ale


"Lu suruh kesini atau gw kirim Kak Oca ke luar negeri" ancam Sisil


"Iya iya gw suruh kesini, daripada gw nggak bisa ketemu dia lagi"


Lalu Ale menjauh untuk menelpon Oca


"Kak, emang Kakak udah ada cincinnya, kan mendadak" tanya Dinda


"Nih" jawab Sisil mengeluarkan Cincin dari salah satu paper bag


Memang saat di mall tadi Sisil membeli satu cincin untuk diberikan pada Oca



Tak lama Oca pun datang kemansion Sisil


"Nak, Oca kamu duduk sini sama Momy" perintah Unna


Oca yang baru datangpun bingung dan hanya menurut saja apa yang dikatakan oleh Unna


"Woi Bang, lu ngapain didalem lama amat, kagausah grogi" teriak Alvaro memanggil Ale


Alepun keluar dan langsung duduk berhadapan dengan Oca


Semua pandangan tertuju pada Ale


Ale yang dipandangpun mengerti dan memulai ucapannya


"Ca, aku manggil kamu kesini buat ngelamar kamu," ucap Ale


"Will you marry me?" sambung Ale


Oca pun kaget dan menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya, kaget karna tiba tiba ia dilamar tanpa sepengetahuannya

__ADS_1


"Yes, I will" jawab Oca


Ale langsung mengambil cincin yang diberikan oleh Sisil dan memasangkannya dijari manis Oca


"Nah sekarangkan udah pada tunangan semua nih, lu pada kapan bro?" tanya Devano pada Zidan, Aldo, Alvian yang sedari tadi menonton


Vera dkk yang mendengar pertanyaan dari Devano menjadi malu


Sedangkan Zidan dn yang lain menjadi kikuk


"Udah yuk, sekarang kan udah siang, kita makan siang aja bersama rame rame" ajak Unna


"Yaudah aku panggil Sena dan yang lain" ucap Sisil lalu pergi ketaman belakang mansion diikuti Alvaro dibelakang Sisil


"Sena, Serena, Kelvin, Karin, Iel, ayo makan diang dulu" ajak Sisil


"Iya Kak" jawab Sena dkk kompak lalu masuk kedalam mansion


"Iya, Ma" jawab Gabriel berlari menghampiri Sisi


"Iel jangan lari nanti jatuh sayang"


"Yaudah yuk masuk, makan" ajak Sisil lalu menggendong Baby Iel



Dimeja makan semua tengah makan bersama Sisil menyuapi Baby Iel


Alvaro yang melihat Sisil menyuapi Baby Iel sedangkan ia belum makan pun mendekatkan kursinya pda Sisil lalu menyuapi Sisil


"Udah Al, aku makan nanti aja" tolak Sisil


"Nggak, ayo makan aaaa"


Sisil hanya bisa pasrah dan membuka mulutnya


Alvaro juga makan bekas dari sendok Sisil begitu juga sebaliknya tanpa ada rasa jijik


"Uh mereka serasi banget sih" puji Disa


"iya udah kaya keluarga bahagia" puji Vera

__ADS_1


"Iya kelihatan harmonis" imbuh Nindi


Sisil dan Alvaro hanya mengabaikan ucapan Disa, Vera dan Nindi


"Bagaimana kalau pernikahan kalian diadakan 1 minggu lagi" usul Unna


Membuat Sisil, Oca dan Dinda batuk


"Uhuk uhuk" batuk mereka bertiga


"Aduh sayang, kalo makan hati hati, ini minum dulu" ucap Alvaro memberikan minum pada Sisil


Ale dan Devano juga sama


"Momy, apa nggak kecepetan?" tanya Sisil


"Nggak juga, kalian kan satu minggu lagi lulus kan"


"Iya" jawab mereka kompak


"Yaudah setelah lulus itu aja langsung nikah" ucap Unna


"SETUJU!" sorak para orang tua


"TERSERAH" ucap Ale, Alvaro, Devano, Dinda, Oca, Sisil kompak


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•

__ADS_1


__ADS_2