SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
66


__ADS_3

Ale dan yang lain sudah sampai dirumah sakit


"DOKTER SUSTER TOLONG TUNANGAN GW" triak Alvaro sambil menggendong Sisil


"WOY DOKTER SUSTER BURUAN" teriak Ale


Dokter dan Suster lari tergopoh gopoh dengan membawa brankar


"Jer buruan tolong adek gw" pinta Ale pada Dokter Jerry


Jerry adalah teman Ale yang bekerja menjadi dokter


"Iya, lu tunggu, gw periksa didalem" ucap Jerry lalu berlari masuk, untuk memeriksa Sisil


Momy Unna dan yang lain sudah sampai dirumah sakit, disana juga ada orang tua Alvaro


"Ale gimana keadaan Sisil?" tanya Unna khawatir


"Belum tahu Mom, Sisil masih diperiksa" jelas Ale


Taklama Jerry keluar ruangan


"Gimana Jer?" tanya Ale


"Gini peluru diperut Sisil harus segera dioperasi, dan dia membutuhkan donor darah" jelas Jerry


"Oprasi cepat, ambil darah gw" ucap Ale


"Tapi Sisil membutuhkan 7 kantung darah"


"Ambil darah gw" sahut Alvaro


"Yaudah, mari ikut saya untuk mengambil darah" ajak Suster


Ale dan Alvaro mengekori Suster


Setelah mengambil darah Ale dan Alvaro kembali


Mereka semua menunggu didepan ruang operasi


Alvaro terlihat pucat karna ia mendonorkan 4 kantung darah

__ADS_1


Momy Unna yang melihat Alvaro pucat pun mengambilkan minum untuknya


"Al minumlah dulu" ucap Unna memberikan satu botol air


"Makasih Mom" ucap Alvaro lalu meneguk air yang diberikan oleh Momy Unna


Alvaro hanya menangis dalam diam begitu juga dengan Ale


Mama Alvaro mencoba menenangkan Alvaro agar tidak menyalahkan dirinya sendiri


Vera dkk juga menangis namun Devano dkk mencoba menenangkan mereka


"Ma, Kak Sisil akan baik baik saja kan?" tanya Serena pada Bibi Rosa


"Kak Sisil pasti akan baik baik saja" ucap Bibi Rosa mencoba menenangkan Sena dkk


"Hiks hiks Mama" tangis Baby Iel


"Sayang jangan menangis, Mama pasti akan baik baik saja" ucap Momy Unna menenangkan Baby Iel agar berhenti menangis


Namun Baby Iel tak berhenti menangis


Alvaro berdiri dan menghampiri Baby Iel


"Hust cup cup anak baik nggak boleh nangis, Mama pasti baik baik saja" ucap Alvaro menggendong Baby Iel


Baby Iel lalu diam dan memeluk Alvaro erat


Alvaro membawa Baby Iel duduk kembali dan memangkunya


Jerry keluar dari ruang operasi


"Gimana Dok, keadaan anak saya?" tanya Momy Unna pada Jerry


"Operasi berjalan dengan lancar, sekarang Sisil akan dipindahkan keruang rawat, namun ia akan bangun dalam 2 atau 3 hari kedepan, atau kemungkinan juga ia akan koma" jelas Jerry


"VVIP" ucap Ale diangguki Jerry


Lalu Suster membawa brankar Sisil dan memindahkannya dari ruang operasi kedalam ruang rawat VVIP


"Sini Al, Baby Iel biar Mama aja yang gendong" ucap Mama Alvaro

__ADS_1


"Baby Iel sama Grandma dulu ya" sambungnya


Lalu Alvaro memberikan Baby Iel pada Mamanya


Diruang VVIP, Alvaro memegangi tangan Sisil berharap ia akan bangun


"Al, Momy sama yang lain pulang dulu ya, kasihan Sena dkk" pamit Momy Unna diangguki Alvaro


"Ayo Ros" lanjutnya


"Kakak, Kakak bangun dong" ucap Dinda yang tak tega melihat Sisil terbaring lemah


"Udah ya Sayang, nanti pasti Kak Sisil bangun kok, sekarang kamu pulang dulu aja, aku anterin kasihan kamu kecapean" ucap Devano mengelus punggung Dinda


"Iya"


"Bang, kita pulang dulu ya" pamit Vera dkk


"Iya mending kalian pulang aja dulu, pasti kalian cape, eh lu curut anterin pulang sono" ucap Ale pada Zidan dkk


"Kaga lu suruh juga kita anterin" ucap Aldo lalu pergi keluar


Kini tinggallah Ale, Alvaro, Baby Iel juga Mama Papa Alvaro


"Mah, Pah kalian pulang aja dulu, itu kasihan Baby Iel" pinta Alvaro


"Iya Papah sama Mamah pulang dulu, ini Baby Iel biar sama Mamah aja dulu" ucap Papa Alvaro lalu pergi dari ruangan


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰


BYE~

__ADS_1


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2