
Saat masuk kedalam mansion Alvaro dikagetkan oleh keberadaan kedua orang tua Devano juga ada orang tuanya
Namun mereka yang didalam juga kaget karna Alvaro menggendong Baby Iel
"Loh Mamah, Papah ngapain disini?" tanya Alvaro yang melihat kedua orang tuanya berada dimansion Sisil
"Oh, ini Mamah sama Papah cuman berkunjung kerumah calon besan" jawab Mamah Alvaro
"Om, Tante juga ngapain?" tanya Alvaro pada kedua orang tua Devano
"Kita disini mau melamar Dinda sebagai calon mantu kita" jawab Papah Devano
"Itu Sisil?" tanya Mamah Alvaro menunjuk Sisil
"Iya Tante, saya Sisil" jawab Sisil sopan
"Ahh calon mantu Mamah, jangan panggil tante dong, panggil Mamah"
"Iya Ma" jawab Sisil
"Papa, Mama mereka siapa?" tanya Baby Iel
"Nereka Grandpa sama Grandma Sayang" jawab Sisil lembut
"HAH! MAMA PAPA" Kaget mereka semua tanpa terkecuali Ale dkk
"Lo kapan punya anak, Dek?" tanya Ale
"Kakak, punya anak kita kok nggak tau?" tanya Dinda
"Kamu punya anak sama Alvaro, Sayang?" tanya Unna
"Wah parah lu Al, ternyata lu nggak sepolos yang gw kira" tutur Zidan mendramatisir
"Apaansih kalian ini, nanya bisa satu satu nggak" bentak Sisil dingin yang membuat semua orang yang ada dimansion Sisil diam membisu
"Al, kamu jelasin" perintah Sisil pada Alvaro
Alvaropun membuang nafasnya kasar dan mulai menjelaskan kejadian di episode 58 awal
"Jadi gini, bla... bla... bla.. bla" jelas Alvaro
__ADS_1
"Gitu" imbuh Sisil
"Oh kirain kamu hamil duluan, Dek" lega Ale
"Lu kalo ngomong sekate kate ya Bang~ke" ucap Sisil yang sebal akan ucapan Ale
"Sayang nama kamu siapa?" tanya Unna pada Baby Iel
"Nama aku Gabriela Faraqueen Grandma" jawab Baby Iel
"Sini sayang, sama Grandma" ajak Unna memangku Baby Iel
Bibi Rosa turun bersama Sena dkk
Sena dkk melihat ada Baby Iel dipangkuan Unna
"Momy itu siapa?" Tanya Sena
"Ah dia adik kalian Gabriela Faraqueen, anaknya Kak Sisil dan Kak Al" jawab Unna
"Hallo, Gabriel" sapa Sena dkk
"Hallo, Kakak" sapa balik Baby Iel
"Dia, Ucle kamu, namanya Uncle Ale" ucap Unna menunjuk Ale, Ale pun tersenyum pada Baby Iel
"Kalau dia, Aunty kamu namanya Dinda" tunjuk Unna pada Dinda
"Iya Grandma, Iel ingat" jawab Gabriel
"Kalau mereka (tunjuk Unna pada Vera dkk juga Devano dkk) teman teman Mama sama Papa kamu"
Gabriel hanya mengangguk paham
"Iel ayo main sama Kakak, kita ketaman belakang mansion" ajak Serena
"Iya" jawab Gabriel lalu pergi bersama Sena dkk ketaman belakang mansion untuk bermain
"Yasudah kalau begitu kita mulai saja acaranya" ucap Mama Devano
"Kedatangan kami kesini adalah untuk melamar anak ibu Dinda Zara Alexandra untuk putra kami Devano Danendra" ucap Papa Devano
__ADS_1
"Kalau itu saya serahkan jawabannya pada anak saya Dinda, karna dia yang akan menjalaninya" jawab Unna
Devano maju kehadapan Dinda dan berucap
"Dinda, aku memang bukan manusia yang sempurna, tetapi aku bisa menjadi suami dan ayah dari anak anak kita nanti, apakah kamu bersedia menikah denganku?" ucap Devano
Dinda menjadi terharu akan perkataan Devano
Dinda pun mengangguk pertanda setuju, Devano segera melingjarkan cincin kejari manis Dinda
"Nah sekarang kalian resmi bertunangan, jadi kalian harus saling menjaga dan menyangi serta harus bisa berkomitmen" nasihat Mama Devano
"Iya Ma" jawab Devano dan Dinda kompak
"Mamah ama Papah kok tau kalau aku ngelamar Sisil sih?" Tanya Alvaro pada kedua orang tuanya
Orang tua Alvaro langsung melirik Devano, Devano yang dilirik hanya bisa menyengir menunjukkan deretan gigi putihnya
"Oh iya semalaman lu nggak pulang kemana aja?" Tanya Ale pada Sisil dan Alvaro
"Pantai" jawab Sisil dan Alvaro kompak
"Buset kompak bener" ejek Vera dkk juga Devano dkk
"Suka suka" kopak Sisil dan Alvaro lagi
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
__ADS_1
AUTHOR SAYANG KALIANππ