
Bel istirahat berbunyi
Sisil dkk juga Alvaro dkk duduk satu meja dikantin
Pada saat Dinda sedang memesan makanan bersama dengan Devano tiba tiba Sisil mendengar suara yang sudah tidak asing lagi banginya
Lalu Sisil melihat ke segala arah yang membuat Alvaro yang tepat berada didepan Sisil menjadi bingung
"Kau kenapa?" Tanya Alvaro pada Sisil tapi tidak dihiraukan oleh Sisil
Sisil memandangi tembok balakang kantin, ia melihat seorang wanita mengarahkan pistolnya, ia melihat arah sasaran pistol dan betapa terkejutnya sasaran pistol adalah Dinda yang tengah memesan makanan
DOR
Suara pistol ditembakkan
Sisil pun langsung berdiri melemparkan HPnya kearah Dinda dan
KRAK
HP Sisil retak tepat di dahi Dinda
Membuat penghuni kantin kaget, bukan karna Sisil melempar HPnya kepada Sisil namun ada sebuah peluru yang mengenai HP tersebut
"Siapa orang itu"
"Berani sekali dia melakukan penembakan"
"Sampai Dinda terluka pasti Sisil marah besar"
Gumam murid dikantin
Membuat Dinda kaget dan menganga lebar
Devano dan Ale berlari menghampiri Dinda
Sedangkan Sisil mengejar sipenembak kebelakang tembok kantin diikuti yang lain (-Dinda, Devano dan Ale)
Sisil menembakkan pistolnya yang selalu ia bawa dibalik seragam sekolahnya, tepat mengenai kaki si penembak
"SIAPA KAU?" Bentak Sisil dengan aura membunuh sambil membuka topeng si penembak
Alvaro dkk yang sudah berada ditempat pun kaget ternyata yang menembak adalah Sifanya
Sisil yang sudah tersulut emosi pun memukuli Sifanya dengan brutal hingga Sifanya tersungkur tak berdaya
__ADS_1
Alvaro dkk yang baru pertama kali melihat kemarahan Sisil menjadi takut
"Vera telpon Bastian sekarang" Perintah Sisil
"Baik" Jawab Vera lalu menelpon Bastian
Selang 5 menit Bastian datang bersama 4 Mafioso
"Queen" Sapa Bastian
"Bawa dia kemarkas, jangan sampai mati" Perintah Sisil diangguki Bastian
Bastian lalu membawa Sifanya kemarkas dan mengurungnya
Sedangkan Sisil kembali kekantin
"Dinda kau tak apa?" Tanya Sisil khawatir
"Tidak kakak aku tidak apa" Jawab Dinda
"Dia juga sangat penyayang, baru pertama kali aku melihat dia begitu khawatir" Batin Alvaro
"Siapa dia kak? Apa dia sudah tertangkap?" Tanya Dinda
"Sudah" Jawab Sisil singkat lalu pergi ke rooftop diikuti yang lainnya
Sisil dkk duduk dibangku rooftop
Dinda dan Devano saling bermesraan
"Hei kalian, disini masih ada kita" Ucap Ale
"Apaan sih kakak, bisa diam tidak" Ucap Dinda
"Apa mereka pacaran?" Tanya Disa
"iya" Ucap Ale singkat padat dan jelas
"WHAT SEJAK KAPAN!?" Tanya Sisil dkk (-Sisil, Ale, dan Alvaro)
"Tadi malam" Ucap Devano
"Wah PJ nya mana nih, harus traktir ini mah" Goda Nindi
Sisil duduk bersebelahan dengan Alvaro, Sisil duduk dengan menutup matanya, tanpa sadar dia bersandar dibahu Alvaro yang membuat hati Alvaro tidak karuan
__ADS_1
"Aduh jantung gw, tapi dia cantik banget kalo tidur, gw suka liat lu gini Sil" Batin Alvaro menatap wajah Sisil
Sedangkan Disa dan Aldo duduk berhadapan
"Dis gw mau ngomong bentar sama lu, ikut gw bentar" Ucap Aldo membawa Disa menjauh dari yang lain
"Dis gw suka sama lu, lu mau nggak jadi pacar gw?" Ucap Aldo to the point
"emmm gw mau" Ucap Disa mengangguk
Aldo yang mendengar pun memeluk Disa
Saat kembali kerooftop menghampiri Sisil dkk
"Wah kayaknya ada pasangan baru nih" Ucap Vera menggoda
"Wuih traktiran dobel nih" Ucap Alvian
SISIL & ALVARO
Alvaro membelai rambut Sisil yang membuat Sisil tersadar dan membuka matanya
Pandangan mereka berdua pum bertemu yang membuat jantung ke 2 nya berdegup kencang
Sisil yang sadar pun mengalihkan pandangannya ke arah lain
"emmm Sil nanti malem lu ada acara nggak?" Tanya Alvaro
"Nggak" jawab Sisil singkat
"Kearena balap, balapan ama gw" Ajak Alvaro
"Hmmm" Jawab Sisil
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
__ADS_1
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIANππ