
Malam hari pukul 21.00 waktu setempat
Sisil keluar rumah dengan menggunakan baju serba hitamnya yang biasa ia gunakan saat balapan
"Lu mau kemana, Dek?" tanya Ale yang melihat Sisil malam malam akan keluar
"Balapan, Alvaro" jawab Sisil singkat melangkah pergi
"Wah ikut dong, Kak" sahut Dinda tiba tiba
"Gw juga" sahut Ale cepat
"Cepet!" perintah Sisil
Ale dan Dinda langsung saja berganti baju dan menyusul Sisil kedalam garasi mobil, kini Sisil menggunakan mobil warna kuning yang sudah lama bertender digarasi mobilnya
Sisil melesat dengan kecepatan penuh, diikuti Ale dan Dinda dibelakang
Saat sampai diarena balap ternyata Alvaro dkk sudah berada diarena
Sisil langsung saja mensejajarkan mobilnya disebelah mobil Alvaro
Alvaro langsung saja membukakan pintu untuk Sisil, Sisilpun menerimanya dengan senang hati
"Makasihπ" ucap Sisil tersenyum manis pada Alvaro
Alvaro langsung mengajak Sisil menepi dengan menggandeng tangan Sisil
"Wah King Racing dan Quenn Racing punya hubungan special ternyata" gumam para human yang ada diarena balap
Memang Sisil tidak lagi menyembunyikan identitas mereka lagi jika diarena
Sisil dan Alvaro tidak memperdulikan ucapan ucapan yang terlontar dari para mulud penonton
Dinda dan Ale menghampiri Devano dkk yang tengah berkumpul bersama Vera dkk serta Bastian dkk taklupa Bella dkk
Kini Bastian dkk juga Bella dkk sudah jadian sesaat sebelum Sisil sampai diarena
Devano menghampiri Dinda
"Beb, besok rencana orang tuaku akan kerumahmu" tutur Devano
"Ngapain?" tanya Dinda polos
__ADS_1
"Melamarmu" jawab Devano percaya diri
Membuat Dinda langsung membulatkan matanya sempurna
"Be... benarkah?" tanya Dinda kaget
"Iya, tunggu saja" tutur Devano sambil mencubit pelan pipi Dinda, membuat Dinda memalingkan wajahnya karna malu
Disisi Alvaro dan Sisil
"Sil" panggil Alvaro
"Iya"
"Ayo balapan" ajak Alvaro
"Taruhan?"
"Kalau kamu menang, kamu boleh minta apapun, tapi kalau aku menang kau akan menjadi milikku selamanya" tutur Alvaro
Sisil yang mendengar penuturan Alvaro menjadi malu dan bullshing
Tanpa menjawab Sisil langsung memasuki mobilnya diikuti Alvaro yang juga langsung masuk kedalam mobilnya
Seorang wanita berbaju minim membawa pistol
2
1
Dor
Alvaro langsung saja menginjak gas dengan kecepatan sedang, sedangkan Sisil melaju dengan kecepatan penuh mendahului Alvaro
Saat sudah dekat dengan garis finish Alvaro langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh hingga mengalahkan Sisil
"Wah adek gw kalah nih" ejek Ale
"Diem lu!" bentak Sisil
"Taruhannya Sayang" ucap Alvaro dengan senyum mengembang
"Hmmm baiklah" jawab Sisil pasrah
Alvaro langsung saja membuka pintu mobil disisih kemudi dan mengambil sebuah buket bunga
__ADS_1
Alvaro langsung memberikan bunga dan berlutut dihadapan Sisil dan mengeluarkan Cincin dari saku jaketnya
"Sisil will you marry me?" tutur Alvaro
Sisil kaget dengan penuturan Alvaro membuat jantungnya berdegup tak beraturan, namun ia berusaha menetralisir kekagetannya
"Yes, i will" jawab Sisil
Alvaro langsung saja menyematkan cincin dijari manis Sisil
Lalu memeluknya erat
Ale yang melihat adiknya tersenyum bahagiapun menjadi terharu
Vera dkk, Bastian dkk serta Balla dkk menghampiri Sisil dan Alvaro yang sedang berpelukan
"Weh udah napa pelukannya, masih ada orang nih" goda Ale
"Wah, Kakak ipar gw gais, keduluan gw" ucap Devano senang
"Apaansih kalian ganggu tau gakπ¬" gerutu Alvaro
"Wah wah, udah dilamar aja nih sahabat gw" goda Vera
"Alvian, noh kode keras" ucap Sisil membuat Vera malu setengah mati
"Siyap Beb, kalo perlu sekarang juga aku lamar kamu" jawab Alvian percaya diri
"Wah wah adek gw udah dilamar dong" Sorak Bastian heboh
"Nah lu kapan Bang lamar tu para curut?" tanya Sisil pada Bastian dengan menunjuk Bella dkk
"Nanti dulu dong, kita aja baru jadian" ucap Kenan merangkul bahu Sinta
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
__ADS_1
AUTHOR SAYANG KALIANππ